Alasan Dokter Terus Mengkampayekan Pencegahan Penyakit Hepatitis A

Health

Penyakit hepatitis A sebenarnya bukan bukan kasus baru di Indonesia. Bahkan, sudah ada anti virusnya. Namun, kenapa dokter terus kampanye untuk melakukan pencegahan?

Ada banyak alasan mengapa dokter masih terus mengkampayekan pencagahan utnuk penyakit hepatitis A. Hal ini dikarenakan masih banyak orang yang terinfeksi penyakit ini.

Dokter sudah tahu bagaimana cara mengobati penyakit yang satu ini. Namun, mereka tidak ingin masyarakat terus menerus harus menghadapi permasalahan yang sama. Makanya, mereka terus melakukan penyuluhan untuk pencegahan hepatitis A.

Baca juga: Komplikasi Akibat Penyakit Zika yang Wajib Diwaspadai

Dikarenakan banyaknya kasus ini, dokter melihat ada hal yang bisa berbahaya dialami oleh pasien. Memang sudah ada obatny, tapi, jika lengah pasien bisa mengalami hal yang buruk sekali. Perawatan di rumah sakit bisa menghabiskan banyak uang. Beruntung jika pasien memiliki asuransi penyakit hepatitis A. Bagaimana jika pasien tidak memiliki perlindungan apapun dan harus mengeluarkan biaya yang cukup besar dalam kurung waktu yang cepat?

Kenapa Penyakit Hepatitis A Berbahaya?

Penyakit Hepatitis A Berbahaya

Setidaknya ada tiga alasan mengapa dokter terus mengkampanyekan agar semua orang bisa terhindar dari penyakit hepatitis A.

Mudah Menyerang

Seperti yang sudah dijelaskan bahwa penyakit Hepatitis A memang sudah ada obatnya. Namun, penyakit ini mudah sekali menyerang. Khususnya orang Indonesia yang memiliki kebiasaan kurang bersih. Pasalnya, penyakit ini bisa menyerang orang-orang yang sering makan di tempat yang kurang higienis.

Secara umum, ada banyak sekali lapisan masyarakat yang kurang peduli dengan apa yang mereka konsumsi. Apakah makanan benar-benar bersih atau higienis? Lalu, bagaimana dengan alat makan yang digunakan?

Hal inilah yang disinyalir memicu tingginya angka kasus hepatitis A. Banyak orang yang kurang peduli dengan kehigienisan makanan yang mereka konsumsi. Akibatnya, hepatitis A mudah sekali menyerang mereka.

Mudah Menular

Hepatitis A tidak hanya mudah menyerang tapi juga mudah menular. Tinggal satu rumah dengan pasien hepatitis A bisa tertular. Apalagi bagi pasangan suami istri. Jika salah satunya terkena hepatitis A, maka pasangannya juga bisa terkena. Hepatitis A ini bisa menular ketika pasangan suami istri melakukan hubungan intim.

Sebenarnya inilah yang memicu para dokter untuk mewaspadai hepatitis A. Para dokter menyarankan agar pasien dipisahkan dengan orang-orang yang sehat. Jika memungkinkan, pasien hepatitis A langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan ruangan dan perawatan khusus.

Baca juga: Manfaat dan Biaya Medical Check Up di Rumah Sakit

Lamanya Proses Penyembuhan

Berapa waktu penyembuhan yang diperlukan? Ini sangat tergantung pada kondisi setiap orang. Jika sistem kekebalannya bagus, maka tidak butuh waktu lama untuk bisa sembuh. Akan tetapi, secara umum penyakit ini bisa benar-benar sembuh setelah 6 bulan. Hal ini disebabkan hepatitis A termasuk ke dalam golongan penyakit akut.

Namun, bukan berarti pasien hepatitis A harus berada di rumah sakit selama 6 bulan penuh. Perawatan di rumah sakit mungkin hanya beberapa minggu. Selebihnya, pasien bisa melakukan rawat jalan.

Hal itulah yang membuat biaya pengobatan hepatitis A sangat mahal. Beruntung sekali sekarang ini sudah ada asuransi penyakit hepatitis A yang bisa memberikan santunan harian sehingga meringankan beban finansial Anda.

Pasalnya, jika Anda memiliki polis asuransi ini, pihak tertanggung akan mendapatkan banyak sekali benefit. Salah satunya adalah berupa uang pertanggungan sebesar Rp1 juga. Selain itu, Anda tidak harus menjadi tertanggung. Misalnya saja Anda hanya ingin menanggung anak karena sang buah hati lah yang paling rentan. Maka Anda bisa hanya sebagai penanggung, tidak wajib menjadi tertanggung.

Akan tetapi, akan lebih baik jika Anda juga mendapatkan perlindungan. Jadi, seluruh Anda anggota keluarga Anda bisa menjadi tertanggung. Anda bisa daftar asuransi penyakit hepatitis A ini secara online melalui situs Futuready.

Sekarang sudah jelas betapa berbahayanya penyakit hepatitis A ini, bukan? Diharapkan dengan informasi ini, Anda menjadi lebih waspada. Anda pun tidak lagi menyepelekan pentingnya menjaga kebersihan dan kehigienisan makanan yang Anda konsumsi setiap hari.

Apa yang Harus Anda Lakukan?

pencegahan penyakit hepatitis A

Hal-hal yang menjadi masalah sekarang adalah bagaimana jika Anda atau salah satu anggota keluarga Anda terkena hepatitis A? Ada beberapa hal yang perlu Anda pelajari lagi mengenai penyakit yang satu ini.

Memahami Gejala-Gejala Penyakit Hepatitis A

Apakah Anda yakin ada gejala hepatitis A? Sebelum Anda ke dokter atau ke rumah sakit, ada baiknya Anda melakukan diagnosis sendiri. Cari tahu terlebih dahulu apakah yang Anda rasakan termasuk gejala hepatitis A.

Gejala yang paling awal muncul biasanya adalah demam. Ada juga yang disertai dengan mual dan muntah. Ini menjadi reaksi pertama tubuh ketika virus hepatitis A menyerang tubuh.

Selanjutnya, akan muncul gejala lain. Misalnya saja urin berwarna gelap. Ketika Anda buang air besar, warnanya agak pucat. Jika gejala tersebut muncul, ada kemungkinan Anda terkena hepatitis A.

Segera ke dokter. Karena dokter akan melakukan diagnosis lebih lanjut. Pasalnya, gejala-gejala tersebut mirip dengan gejala penyakit tropis lainnya, seperti demam berdarah. Maka dari itu, dokter tidak akan melakukan tindakan pengobatan sebelum melakukan observasi sendiri.

Ada beberapa hal yang bakal dilakukan oleh dokter. Misalnya saja mengukur suhu tubuh serta melakukan tes darah. Observasi ini dilakukan agar dokter tidak memberikan obat yang salah.

pengobatan penyakit hepatitis A

Mengetahui Pencegahannya

Selain tahu gejala, akan lebih baik jika Anda juga memahami cara pencegahannya. Dari penjelasan sebelumnya, cara mencegah hepatitis A itu cukup mudah. Pertama, perhatikan kehigienisan makanan serta alat makan yang Anda gunakan. Kedua, jaga kebersihan lingkungan di mana Anda tinggal. Terakhir, hati-hati dengan orang yang terkena hepatitis A.

Mengerti Cara Mengobatinya

Bagaimana jika Anda dinyatakan positif terinfeksi hepatitis A? Tentu saja Anda harus ke dokter. Anda akan mendapatkan perawatan dan pengobatan. Anda akan diberi suntik antivirus hepatitis A. Ini semacam imunisasi terhadap virus hepatitis A.

Selain itu, obat lain juga diberikan, yaitu obat yang sesuai dengan gejala yang muncul. Misalnya saja gejalanya adalah demam, maka dokter akan memberikan paracetamol dengan dosis yang sesuai dengan kondisi badan.

Tak kalah penting adalah memperbaiki asupan nutrisi. Karena virus hepatitis A itu hanya bisa dilumpuhkan oleh antibodi dan sistem kekebalan tubuh yang kuat. Maka dari itu, tubuh harus mendapatkan nutrisi yang cukup.

Baca juga: Penyakit Campak yang Tidak Boleh Dibiarkan!

Pencegahan harus dilakukan dan asuransi penyakit hepatitis A menjadi perlindungan penting yang bisa Anda miliki. Karena dengan cara ini, Anda bisa mendapatkan perawatan terbaik ketika terinfeksi penyakit yang satu ini.

Comments are closed.