Penyakit Leukimia: Ini Gejala, Penyebab, dan Cara Mengobati!

Health

Penyakit leukimia atau yang sering disebut kanker darah merupakan salah satu penyakit yang ditakuti manusia karena keganasannya yang bisa berdampak pada kematian jika tidak dilakukan pengobatan sedini mungkin.

Pada umumnya, penyakit ini mempengaruhi produksi dan fungsi sel darah putih dalam melawan infeksi. Sel darah putih adalah salah satu jenis darah yang diproduksi dalam sumsum tulang belakang tubuh manusia. Sel darah putih memegang peranan sangat penting, yaitu mampu melindungi tubuh dari infeksi hingga kondisi medis lain yang mungkin tak terdeteksi, bila masih dalam jumlah yang wajar.

Namun, sayangnya jika sel darah putih ini berkembang terlalu banyak secara abnormal, tentu bisa menyebabkan suatu masalah besar, yaitu kanker darah. Sel-sel kanker leukemia ini berkembang dan bertumbuh dengan sangat cepat, hingga melebihi jumlah yang dianjurkan. Kondisi ini membahayakan tubuh karena meningkatkan risiko tubuh terpapar selain infeksi, juga anemia hingga pendarahan.

Kanker darah adalah kanker yang paling banyak menyerang anak-anak dan remaja. Namun, penyakit mematikan ini tidak menutup kemungkinan juga bisa menyarang orang dewasa. Oleh karena itu, berapa pun umur Anda sekarang harus tetap wasapada dengan mengetahui gejala, penyabab, dan juga cara mencegah agar tubuh Anda terhidar dari kanker leukimia. Untuk lebih jelasnya lagi, berikut ini ulasan selengkapnya.

Baca juga: Informasi Lengkap Seputar Pembuluh Darah!

Gejala Penyakit Leukimia yang Wajib Diwaspadai

Meskipun hingga saat ini masih belum terdekteksi gejala pasti dari leukimia, namun, ada beberapa peneliti yang sudah menyimpulkan beberapa ciri dibawah ini bisa dijadikan gejala dari kanker leukimia, di antaranya:

Darah Sulit Membeku

Kanker leukimia terjadi dikarenakan adanya sel darah putih yang belum matang sehingga mengacaukan trombosit darah penting dalam proses pembekuan darah. Oleh karena itu, hal ini yang membuat pasien leukimia sering mengalami perdarahan. Pada umumnya jika seseorang terluka, maka darah yang keluar akan segera menggumpal dan aliran darah pun akan berhenti. Namun jika yang terluka dan berdarah adalah penderita leukimia, maka aliran darah akan sangat sulit dihentikan. Bukan hanya itu, jika diperhatikan penderita kanker darah akan mengeluarkan darah berwarna merah muda bukan merah pekat seperti pada umumnya.

Baca juga: Tangani Penyakit Serius dengan Pengobatan Rawat Jalan

Sering Berdarah dan Memar

Gejala berikutnya dari kanker ini adalah seringnya terdapat memar di beberapa bagian tubuh. Hal ini terjadi dikarenakan akibat kekurangan trombosit. Trombosit adalah fragmen sel atau sel yang membantu darah untuk membeku. Rendahnya jumlah trombosit dalam tubuh mengakibatkan keterlambatan pembekuan darah. Oleh karena itu, jangan heran jika seringnya muncul bintik-bintik merah atau bahkan keunguan yang disebut petechiae akibat adanya perdarahan minor di dalam kulit.

Rentan Terkena Infeksi

Leukimia terjadi karena sel darah putih yang abnormal, akibatnya berbagai macam kuman yang menyerang tubuh tidak bisa dilawan oleh sel darah putih. Hal ini membuat tubuh jadi rentan terkena infeksi dan sering mengalami demam. Pada umumnya, demam yang dialami oleh penderita leukimia sering terjadi dan berlangsung selama beberapa hari dengan kenaikan suhu yang mencapai lebih dari 38 derajat celsius.

Nyeri Sendi dan Tulang

Gejala selanjutnya yang harus diperhatikan adalah seringnya merasakan nyeri pada persendiannya atau di bagian tulang belakang. Bahkan rasa nyeri yang luar biasa ini bisa membuat penderita mengalami demam tinggi. Selain nyeri di bagian sendi dan tulang belakang, penderita leukimia juga sering merasakan nyeri di bagian perut akibat organ hati atau limpa mengalami pembengkakan.

Anemia

Meksipun terkesan biasa, tetapi anemia menjadi salah satu gejala leukimia. Pasalnya anemia terjadi karena seseorang kekurangan sel darah merah. Nah, jika Anda atau kerabat sering mengalami anemia, segara periksakan ke dokter. Pada umumnya, ciri dari penderita leukimia yang mengalami anemia, yaitu sesak napas, warna kulit pucat, lemah, letih, dan lesu.

Sebenarnya masih adalagi gejala lain yang harus diperhatikan, yaitu sering mimisan, peradangan gusi, mual, demam, menggigil, sakit kepala, nafsu makan menurun, mengalami penurunan berat badan secara drastis dan keringat berlebih di malam hari.

Baca juga: Pahami Gejala dan Pengobatan Penyakit Hepatitis

Penyebab Penyakit Leukimia

Meskipun belum diketahui pasti, tetapi ada beberapa ilmuan yang dapat menyimpulkan penyebab dari kanker darah ini. Berikut ini ulasannya.

  1. Adanya penyakit keturunan seperti down syndrome.
  2. Adanya penyakit keturunan gangguan pada imun tubuh.
  3. Memiliki seorang saudara kandung atau kembaran dengan leukemia.
  4. Riwayat paparan radiasi, kemoterapi, benzena dengan takaran yang tinggi.
  5. Riwayat pada sistem imun seperti transplantasi organ.

Cara Mengobati Penyakit Leukimia

Hingga saat ini masih belum banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengobati kanker darah ini. Jika Anda ataupun kerabat dekat ada yang mengalami  gejala-gejala di atas, salah satu caranya adalah dengan melakukan pemeriksaan ke dokter secepat mungkin. Hal ini dilakukan agar ada penangan lebih lanjut dan pengobatan lebih cepat dari penyakit yang diderita.

Pada tahap awal pengobatan, biasanya dokter akan menanyakan gejala-gejala yang belakangan ini sering dialami. Lalu untuk memastikan lebih lanjut, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan pemeriksaan labolatorium seperti tes darah dan biopsi dengan melakukan sampel pada sumsum tulang belakang.

Setelah semua pemeriksaan menunjukan bahwa Anda positif menderita penyakit ini, biasanya dokter akan memulai pengobatan berdasarkan jenis penyakit leukimia yang dialami, usia pasien, dan keadaan kesehatannya. Agar bisa mendapatkan perawatan yang paling efektif, pasien harus mendapatkan perawatan intensif dan terpusat di mana dokter yang menangani memang benar-benar memiliki pengalaman dan terlatih dalam merawat pasien leukemia. Pengobatan dini leukimia akan memperkecil risiko seseorang terkena kanker darah stadium lanjut.

Comments are closed.