Penyakit Paru-paru yang Umum Diderita Manusia

Health

Penyakit paru-paru sangatlah beragam jenisnya. Namun, dari sekian banyak, nyatanya terdapat 5 penyakit yang umum diderita manusia.

Paru-paru adalah salah satu organ yang sangat penting bagi tubuh makhluk hidup, tak terkecuali manusia. Organ satu ini berfungsi sebagai tempat bertukarnya karbondioksida (CO2) dan uap air (H2O) dengan oksigen (O2).

Di dalam paru-paru terjadi proses pertukaran antara gas oksigen dan karbondioksida. Setelah membebaskan oksigen, sel-sel darah merah menangkap karbondioksida sebagai hasil metabolisme tubuh yang akan dibawa ke paru-paru. Kemudian, karbondioksida dan uap air dilepaskan dan dikeluarkan dari paru-paru melalui hidung.

Dilihat dari fungsinya, tak heran jika kita menyebut paru-paru sebagai salah satu organ yang memiliki peran vital pada tubuh manusia. Sebagaimana organ tubuh lainnya, paru-paru pun terbilang rentan terserang penyakit. Penyakit paru-paru beragam jenisnya. Namun, umumnya penyakit paru-paru tergolong dalam penyakit menengah dan berat. Maka dari itu, penanganan yang baik dan sesuai medis sangatlah diperlukan agar terbebas dari penyakit paru-paru.

Dari sekian banyak jenis penyakit paru-paru, nyatanya ada 5 jenis penyakit yang umumnya diderita orang-orang. Apa saja? Ini dia!

Baca juga: Apakah yang Dimaksud Asuransi Penyakit Kritis?

Penyakit Paru-paru yang Paling Umum Diderita Manusia

Pneumonia

beragam Penyakit Paru-paru

Pneumonia atau radang paru-paru merupakan penyakit yang menular. Penyebab seseorang terkena penyakit ini tak lain adalah karenaadanya infeksi akibat paparan virus, bakteri, dan jamur. Umumnya, bakteri yang paling sering menyebabkan Pneumnoia  adalah jenis Streptococus dan Mycoplasma penumoniae yang dapat menyebabkan infeksi jaringan paru atau parenkrim.

Gejala utama yang ditimbulkan oleh penderita penyakit jenis ini adalah batuk dengan dengan dahak berdarah, sesak napas, nyeri dada, dan demam tinggi dengan kesadaran menurun.

Penyakit Legionnaries

Penyakit Legionnaries disebabkan bakteri legionella pneumophilia. Bentuk infeksinya mirip dengan pneumonia. Bakteri legionella yang menyebabkan penyakit ini merupakan bakteri berbentuk batang yang ditemukan di sebagian besar sumber air.

Bakteri ini berlipat ganda dengan sangat cepat. Umumnya, bakteri penyebab penyakit jenis ini terdapat di sistem pipa ledeng atau di mana pun tempat air bisa menggenang. Gejalanya mirip pneumonia atau radang paru-paru, namun penderita penyakit satu ini juga biasanya terserang diare, nyeri perut, atau ikterus. Penyakit ini terjadi biasanya pada orang berusia menengah atau lebih tua dan dapat menjadi serius atau bahkan menyebabkan kematian pada orang pada yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah.

Tuberkulosis

penyebab Penyakit Paru-paru

Tuberkulosis atau TB merupakan salah satu penyakit pernapasan yang paling mematikan. Faktanya, cukup banyak orang meninggal dunia akibat terkena penyakit satu ini. penyakit satu ini disebabkan oleh infeksi yang menyerang jaringan paru-paru.

Penyebab seseorang mengidap TB adalah bakteri mycobacterium tuberculosis. Sebagian besar orang memiliki mikroba TB di dalam tubuhnya, tapi mikroba ini hanya menyebabkan penyakit di beberapa orang saja, biasanya jika imunitas atau kekebalan tubuh orang itu menurun. Gejala yang ditimbulkan pada penderita penyakit ini meliputi demam dan batuk terus-menerus, nafsu makan menurun, dan tubuh yang melemah.

Pneumotoraks

Pneumotoraks adalah salah satu penyakit yang menyerang selaput paru atau biasa disebut pleura. Penyakit jenis ini terjadi jika satu atau kedua membran pleura tertembus dan udara masuk ke dalam rongga pleura yang menyebabkan paru-paru mengempis. Jika lebih banyak udara yang masuk ke dalam rongga tapi tidak dapat keluar, tekanan di sekitar paru-paru semakin tinggi yang dapat mengancam jiwa.

Pneumotoraks spontan dapat terjadi akibat pecahnya alveolus yang membesar secara abnormal di permukaan paru-paru atau akibat kondisi paru-paru, seperti asma. Penyebab lain terjadinya Pneumotoraksi adalah patah tulang rusuk dan luka dada. Terjadinya penumotoraks memicu dada sesak, nyeri, dan sesak napas.

Asma

Asma atau sesak napas merupakan gangguan paru-paru di mana kondisi paru mengalami penyempitan saluran udara. Pada sebagian besar anak, pemicu penyakit satu ini adalah reaksi alergi terhadap benda asing, atau alergen, yang dapat berupa partikel kecil terhirup, seperti polen, jamur dari kotoran tungau debu rumah, dan partikel-partikel dari rambut atau bulu hewan.

Kasus lain disebabkan oleh alergi makanan atau minuman, obat tertentu, stres, infeksi saluran napas, dan aktivitas berat dalam cuaca dingin. Serangan asma pada setiap orang berbeda-beda kondisinya. Beberapa orang mengalami serangan ringan yang jarang, ada yang cenderung menderita sesak napas berat yang mengancam jiwa dan beberapa penderita lain mendapat serangan yang bervariasi dan tak terduga setiap hari.

Tip Menjaga Kesehatan Agar Terhindari dari Penyakit

Agar terhindar dari penyakit pernapasan yang menyerang paru-paru, tentu hal yang perlu dilakukan adalah menjaga kesehatan paru-paru. Caranya sangatlah sederhana dan sejatinya tidaklah sulit. Simak di bawah ini!

Kurangi atau Berhenti Merokok

Asap rokok mengandung zat kimia berbahaya yang jika menggumpal di dalam paru-paru dapat merusak paru-paru. Jika gumpalan asapnya tidak segera disedot, maka dapat menimbulkan penyakit yang sangat serius seperti kanker paru dan obstruktif kronis.

Cara mudah untuk membersihkan paru-paru adalah dengan mengurangi jumlah rokok yang dihisap. Kalau perlu, berhentilah merokok agar kondisi paru-paru membaik dari hari ke hari.

Kurangi atau Berhenti Minum Minuman Beralkohol

Sadar atau tidak, alkohol yang Anda konsumsi dalam sebotol minuman dapat menyebabkan penyumbatan pada paru-paru, sehingga pernapasan dapat terganggu. Hal ini jelas dapat memicu Anda terkena berbagai penyakit pernapasan yang telah disebutkan di atas. Oleh karena itu, kurangi konsumsi minuman beralkohol.

Sebagai gantinya, Anda dapat memperbanyak minum air putih, jus-jus segar, atau susu agar gumpalan asap rokok pada paru-paru bersih seperti semula.

Rutin Olahraga Pagi

mencegah Penyakit Paru-paru

Jadilah orang yang aktif. Aktif dalam arti rutin berolahraga agar kinerja paru-paru semakin meningkat. Dengan olahraga teratur, kinerja jantung akan meningkat secara otomatis sehingga suplai oksigen yang masuk ke dalam tubuh akan bertambah banyak. Dan hasilnya, Anda terhindar dari penyakit pernapasan. Hal ini akan membuat penyakit enggan menghampiri.

Olahraga tidak perlu terlalu lama. Dengan durasi 10 hingga 20 menit setiap hari sudah cukup untuk meningkatkan kinerja paru-paru dan membuat tubuh semakin sehat. Untuk jenis olahraganya sendiri bebas, seperti lari, senam, pilates, atau zumba.

Kita sudah tahu bahwa penyakit bisa menyerang siapa dan kapan saja. Maka dari itu, agar terhindar dari penyakit tersebut, alangkah baiknya kita menerapkan tips di atas. Selain menjaga pola hidup, jangan lupa berikan proteksi kesehatan terbagi keluarga lewat produk dari Futuready.  Nah, sudah siap untuk hidup sehat?

Baca juga: Simak Langkah Memulai Pola Hidup Sehat Sejak Dini!

Comments are closed.