Penyakit Varises: Bukan Hal Remeh, Ketahui Faktornya!

Health

Selain mengurangi keindahan penampilan, penyakit varises juga berisiko bagi sebagian orang yang menderitanya, ingin tahu faktor risikonya?

Varises adalah pembuluh darah vena yang membengkak dan tampak dekat dari permukaan kulit. Pembuluh vena membawa darah dengan rendah oksigen dari sel dan jaringan kembali ke jantung, di mana darah bisa kembali mendapatkan oksigen.

Masalah pada pembuluh vena ini dapat terjadi di bagian mana pun pada tubuh Anda. Namun, paling sering terjadi pada kaki. Kondisi ini sangat umum dihadapi banyak orang, dan kerap disebut penyakit varises. Kadang tidak berbahaya, namun perlu penanganan dokter ketika gejala yang ditimbulkan cukup mengganggu atau berisiko menyebabkan komplikasi.

Baca juga: Alasan Ditolak BPJS Kesehatan Ketika Berobat

Kondisi yang menyebabkan terlihatnya pembuluh vena di permukaan kulit memang sangat umum. Hampir 30% orang dewasa memiliki masalah ini. Terutama, orang lanjut usia, wanita, orang yang kelebihan berat badan, dan orang yang aktivitasnya menghabiskan waktu lama untuk berdiri.

Tanda & Gejala Penyakit Varises

mengobati penyakit varises

Tanda dan gejala varises yang umumnya dialami, antara lain:

  • Pembuluh vena dapat terlihat di permukaan kulit menyerupai serabut atau garis-garis berwarna biru keunguan
  • Nyeri kaki atau kaki terasa berat, khususnya setelah berdiri atau duduk dalam waktu yang lama
  • Vena terlihat menonjol dan membengkak sepanjang paha, mata kaki, atau lutut
  • Kulit terasa gatal, terutama di area tungkai bawah dan pergelangan kaki
  • Terjadi perubahan warna kulit, kulit jadi lebih tipis, dan terbentuk luka atau infeksi jaringan lunak di dekat mata kaki
  • Kaki atau area yang terjadi pembengkakan vena terasa berdenyut atau kram

Kemungkinan ada tanda-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

Penyebab Varises

Varises disebabkan karena katup vena melemah dan tidak mampu menahan akumulasi darah. Penyakit ini tidak menular ataupun diturunkan namun varises biasanya terjadi dalam satu keluarga.

Awalnya, vena yang bertugas membawa darah dari jaringan tubuh ke jantung. Pembuluh darah ini memiliki katup satu arah yang membantu menjaga darah mengalir ke jantung Anda.

Jika katup lemah atau rusak, darah dapat kembali dan menyatu di pembuluh darah Anda. Ini menyebabkan pembuluh darah vena membengkak, menonjol, dan terlihat di permukaan kulit.

Faktor-faktor Risiko Varises

Ada banyak faktor yang dapat meningkatkan seseorang terkena masalah pada pembuluh vena ini, meliputi:

Riwayat keluarga Penderita Penyakit Varises

Memiliki anggota keluarga dengan masalah ini dapat meningkatkan risiko Anda memiliki kondisi yang serupa. Hampir setengah dari orang dengan kondisi ini ternyata memiliki anggota keluarga dengan masalah yang sama.

Usia

Risiko masalah pada pembuluh vena ini dapat meningkat seiring bertambahnya usia. Semakin tua, pembuluh darah dan katupnya akan melemah dan fungsinya menjadi kian memburuk sehingga dapat menyebabkan pembengkakan di vena.

Jenis kelamin

Wanita cenderung mengalami masalah pada pembuluh vena lebih sering daripada pria. Perubahan hormon yang terjadi selama pubertas, kehamilan, dan menopause (atau dengan penggunaan pil KB) dapat meningkatkan risiko seorang wanita untuk mengalami kondisi ini.

Kehamilan

obat penyakit varises

Selama kehamilan, pertumbuhan janin memberi tekanan pada pembuluh darah di kaki ibu. Itulah sebabnya, masalah pada pembuluh vena sering terjadi pada ibu hamil. Untungnya, kondisi ini dapat membaik dalam waktu 3 hingga 12 bulan setelah melahirkan.

Kegemukan atau obesitas

Kelebihan berat badan atau obesitas dapat memberikan tekanan ekstra pada pembuluh darah Anda. Ini dapat menyebabkan pembuluh darah vena membengkak dan menimbulkan masalah.

Tidak aktif

Berdiri atau duduk dalam waktu lama, terutama dengan kaki ditekuk atau disilangkan dapat meningkatkan risiko masalah pada pembuluh vena. Ini karena tetap dalam satu posisi untuk waktu yang lama dapat memaksa pembuluh darah Anda untuk bekerja lebih keras untuk memompa darah ke jantung Anda.

Pernah memiliki trauma di kaki

Mengalami pembekuan darah sebelumnya atau kerusakan traumatis pada katup di pembuluh darah dapat melemahkan kemampuan pembuluh untuk memindahkan darah kembali ke jantung. Ini dapat meningkatkan risiko terjadinya masalah di pembuluh vena.

Pengobatan Untuk Varises

Kadang-kadang varises menyebabkan rasa sakit, pembekuan darah, luka pada kulit, atau masalah lainnya. Jika ini terjadi, dokter Anda dapat merekomendasikan satu atau lebih prosedur medis.

Beberapa orang memilih untuk memiliki prosedur ini untuk memperbaiki penampilan pembuluh darahnya atau untuk menghilangkan rasa sakit.

Baca juga: Apakah yang Dimaksud Asuransi Penyakit Kritis?

Masalah pada pembuluh vena ini diobati dengan perubahan gaya hidup dan prosedur medis. Tujuan pengobatan adalah meredakan gejala, mencegah komplikasi, dan memperbaiki penampilan. Beberapa cara untuk mengobati pembengkakan pada pembuluh vena, melingkupi:

Stoking kompresi

Stoking ini memberikan tekanan yang stabil untuk membantu memindahkan darah kembali ke jantung Anda. Tekanan yang stabil juga mengurangi pembengkakan di kaki bagian bawah dan mengurangi risiko pembekuan darah. Namun, Anda masih memiliki pembuluh darah kaki yang terlihat.

Jika Anda membutuhkan stocking kompresi, dokter kulit dapat memeriksa Anda sehingga Anda mendapatkan ukuran yang tepat dan jumlah tekanan yang tepat.

Skleroterapi

Ini adalah perawatan paling umum untuk pembengkakan pembuluh vena. Skleroterapi membuat dinding vena saling menempel sehingga darah tidak bisa mengalir lagi. Ini meningkatkan sirkulasi pada area yang bermasalah dan mengurangi pembengkakan.

Saat ini, dokter kulit menggunakannya untuk mengobati spider veins dan varises kecil. Jika Anda melakukan pengobatan ini, perawatannya sebagai berikut ini:

  • Dokter kulit Anda akan menyuntikkan obat ke dalam area vena yang bengkak
  • Setelah suntikan, dokter kulit Anda dapat memijat daerah tersebut
  • Kemudian, Anda diminta untuk menggunakan stocking kompresi di kaki

Untuk mencegah kemungkinan efek samping, Anda harus berjalan kaki setiap hari dan memakai stoking kompresi sesuai petunjuk. Sebagian besar pasien memakai stoking kompresi selama 2 hingga 6 minggu. Anda dapat kembali bekerja dan sebagian besar kegiatan keesokan harinya.

Setelah melakukan pengobatan ini, biasanya spider veins akan hilang dalam 3 atau 6 minggu. Sementara varises membutuhkan waktu 3 hingga 4 bulan agar hilang. Untuk mendapatkan hasil terbaik, Anda mungkin memerlukan 2 atau 3 perawatan.

Perawatan laser

mengenal penyakit varises

Pengobatan ini dilakukan dengan mengarahkan sinar laser pada vena yang membengkak. Sinar ini dapat mengecilkan pembuluh darah tanpa merusak kulit yang terkena. Setelah disinari, Anda harus memakai stoking kompresi dan melindungi area tersebut dari paparan sinar matahari selama 3 hingga 4 minggu. Tujuannya, supaya bintik hitam tidak terbentuk pada kulit yang terkena laser.

Baru-baru ini sedang dikembangkan terapi laser endovenous (EVLT) dan radiofrequency ablation (RFA). Keduanya bekerja dengan cara mengangkat pembuluh vena yang membengkak. EVLT biasanya direkomendasikan untuk mengobati spider veins dan varises kecil. Sementara, RFA digunakan untuk mengobati varises yang besar. Inilah tahap-tahap yang dilaku, kan selama perawatan:

  • Pemberian anestesi pada area kulit yang memiliki pembengkakan vena untuk menghilangkan rasa sakit
  • Dokter membuat sayatan kecil dan memasukkan serat laser untuk EVLT atau kateter ke pembuluh darah untuk RFA
  • Dokter akan mengaktifkan laser dan memanaskan vena agar mengecil.

Dibutuhkan sekitar 1 tahun untuk menghilangkan pembuluh vena yang membengkak dengan baik EVLT dan RFA. Untuk mendapatkan hasil terbaik, Anda mungkin memerlukan lebih dari satu kali perawatan.

Bagi banyak orang, varises lebih menjadi masalah estetika, yaitu mengurangi penampilan. Namun, bagi sebagian orang lainnya, kondisi ini dapat menyebabkan gejala dan masalah yang serius. Jika Anda cemas mengenai kondisi kesehatan Anda atau pengobatan di rumah tidak efektif, segeralah periksakan ke dokter. Anda juga dapat mengambil langkah antisipasi dengan memberikan perlindungan bagi keluarga lewat produk asuransi dari Futuready.

Baca juga: Ketahui Gejala dan Penyebab Penyakit Kusta!Sebelum Gunakan Obat Pencahar, Perhatian Hal-Hal Ini!

Comments are closed.