Cari Tahu Lebih Dalam Seputar Penyakit Vertigo

Health

Banyak orang beranggapan bahwa penyakit vertigo adalah seperti sakit kepala biasa. Padahal, kedua penyakit tersebut jelas berbeda.

Setiap orang pasti menginginkan tubuh yang sehat. Sebab, dengan tubuh yang sehat, kita semua dapat beraktivitas dengan leluasa dan menjadi pribadi yang produktif. Sayangnya, tak semua orang memiliki tubuh yang sehat. Faktanya, banyak sekali penyakit yang mengancam setiap orang, baik ringan maupun berat.

Harus diakui, saat terserang penyakit, tentu aktivitas dan produktivitas kita akan terganggu. Salah satu penyakit yang cukup banyak diderita orang dan mengganggu aktivitas adalah penyakit vertigo. Penyakit ini merupakan penyakit yang menyerang bagian kepala. Tapi, berbeda dengan pusing atau sakit kepala, vertigo memiliki gejala yang lebih parah dari dua gangguan kepala tersebut. Agar lebih paham, mari kita simak penjelasan seputar penyakit vertigo di bawah ini!

Definisi Penyakit Vertigo

Vertigo adalah sebuah keadaan di mana penderitanya merasa seolah-olah lingkungan di sekitarnya berputar atau melayang. Kondisi ini juga akan membuat penderitanya kehilangan keseimbangan, sehingga kesulitan untuk sekadar berdiri atau bahkan berjalan. Cara terbaik untuk menggambarkan vertigo adalah dengan memutar tubuh Anda beberapa kali dan merasakan kondisi yang dihasilkan.

Perlu diketahui, vertigo adalah sebuah kumpulan gejala yang bisa terjadi secara tiba-tiba atau berlangsung selama jangka waktu tertentu dalam satu waktu.

Ciri-ciri Penyakit Vertigo

Mual dan Muntah

Penderita penyakit vertigo biasanya mengalami rasa mual yang cukup menyiksa. Hal ini membuat mereka kesulitan juga untuk menelan. Bahkan pada kasus tertentu, penderita penyakit vertigo akan mengalami muntah.

Pernah merasa pusing, mata gelap, dan tidak seimbang setelah bangun dari tempat tidur? Itu bisa jadi gejala penyakit vertigo. Perasaan mata menjadi gelap diakibatkan oleh nystagmus, yaitu kondisi di mana mata bergerak tak terkendali.

Berkeringat hingga Pingsan

Pingsan atau sinkop juga bisa dialami oleh orang dengan penyakit vertigo. Kehilangan kesadaran yang terjadi secara mendadak dan dalam waktu singkat ini disebabkan karena tidak memadainya suplai oksigen dan zat makanan lainnya ke otak, yang biasanya disebabkan oleh berkurangnya aliran darah yang bersifat sementara.

Biasanya orang dengan penyakit vertigo mengalami gangguan pendengaran pada tahap awal dan akan hilang dengan sendirinya. Namun jika semakin parah, bisa terjadi meniere (perbedaan tekanan dalam telinga), tinnitus (telinga berdenging) atau labirinitis (adanya infeksi yang berhubungan dengan keseimbangan).

Serasa Tubuh Ingin Terjatuh

Akibat dari pusing dengan perasaan berputar menyebabkan sensasi seakan akan terjatuh. Jika Anda mengalami gejala ini bisa jadi merupakan tanda penyakit vertigo.

Biasanya, kondisi ini akan hilang timbul dan bisa berlangsung selama beberapa menit, jam, atau bahkan hari. Dianjurkan untuk segera membawa penderita ke dokter jika terdapat tanda atau gejala penyakit vertigo berupa:

  1. Anggota tubuh terasa lemah.
  2. Penglihatan berbayang.
  3. Kesulitan berbicara.
  4. Pergerakan mata yang tidak normal.
  5. Penurunan kesadaran.
  6. Respons melambat.
  7. Kesulitan berjalan.
  8. Demam.

Harap konsultasikan ke dokter jika kondisi Anda tidak kunjung membaik. Dokter biasanya akan menanyakan gejala penyakit vertigo Anda, melakukan pemeriksaan sederhana, serta menganjurkan pemeriksaan lebih lanjut. Terutama apabila frekuensi Anda mengalami penyakit ini termasuk sering.

Jenis Penyakit Vertigo dan Penyebabnya

Vertigo Periferal

Ini merupakan jenis vertigo yang paling sering dialami oleh kebanyakan orang. Penyebab vertigo periferal diakibatkan karena adanya gangguan pada telinga bagian dalam yang berfungsi untuk mengatur keseimbangan tubuh.

Saat Anda menggerakkan kepala, bagian dalam telinga akan memberi tahu di mana posisi kepala Anda berada lalu mengirimkan sinyal ke otak untuk menjaga keseimbangan. Namun, jika terdapat masalah pada bagian dalam telinga, maka Anda akan merasakan sakit dan pusing. Hal ini bisa terjadi karena adanya peradangan di telinga bagian dalam atau karena adanya infeksi virus.

Selain itu, vertigo jenis ini disebabkan oleh beberapa hal lain seperti:

Benign Paroxysmal Positional Vertigo (BPPV)

BPPV adalah penyebab vertigo yang paling umum yaitu kondisi di mana vestibuler telinga dalam mengalami gangguan dan dipicu oleh perubahan posisi dan gerakan kepala yang secara tiba-tiba. Misalnya:

  1. Perubahan posisi kepala dari posisi tegak menjadi menunduk tiba-tiba.
  2. Bangun tiba-tiba dari tidur.
  3. Gerakan mendongakkan kepala.

Kondisi BPPV juga lebih rentan dialami oleh orang-orang yang pernah melakukan operasi pada telinganya, mempunyai riwayat cedera kepala, mengalami infeksi telinga, serta sedang berada dalam masa penyembuhan dan bedrest.

Riwayat Cedera Kepala

Penyebab vertigo periferal yang lainnya adalah karena dampak dari riwayat cedera kepala. Orang yang mengalami cedera kepala sebelumnya, bisa saja mengalami gangguan telinga dalam yang kemudian menyebabkan vertigo.

Mengalami Labirintitis

Labirintitis adalah peradangan dan infeksi yang terjadi di bagian telinga dalam, khususnya pada saluran berliku-liku dan penuh cairan. Telinga bagian dalam ini berperan penting dalam mengendalikan pendengaran dan keseimbangan seseorang. Infeksi telinga bagian dalam biasanya disebabkan oleh virus dan bakteri, misalnya pada pengidap flu atau pilek.

Apabila Anda mengalami penyakit ini karena labirintitis, maka gejala lain yang juga akan timbul yaitu mual, muntah, kehilangan kemampuan pendengaran, nyeri pada telinga, serta demam.

Vestibular Neuronitis

Vestibular neuronitis adalah peradangan yang terjadi pada bagian saraf telinga yang terhubung langsung dengan otak. Peradangan ini diakibatkan oleh infeksi virus yang biasanya terjadi tiba-tiba tanpa diiringi dengan gejala atau tanda lainnya, bahkan tidak ada masalah pada kemampuan pendengaran.

Kondisi ini dapat terjadi selama beberapa jam dalam sehari. Gejalanya kehilangan kesimbangan, kepala kliyengan, mual, dan bahkan muntah. Meski peradangan ini terjadi di bagian saraf telinga, kondisi ini biasanya tidak membuat penderitanya mengalami kehingalan pendengaran.

Penyakit Ménière

Penyakit ménière merupakan penyakit langka yang meyerang telinga bagian dalam. Walaupun penyakit ménière ini jarang terjadi, tetapi kondisi ini bisa menjadi penyebab vertigo yang sangat parah. Bahkan dalam beberapa kasus, gejalanya meliputi telinga berdenging dan kehilangan pendengaran dalam kurun waktu tertentu.

Apabila Anda mengalami penyakit ménière, maka gejala yang muncul akan dialami selama beberapa jam bahkan berhari-hari. Penyakit ini juga disertai dengan gejala mual dan muntah yang hebat. Meskipun cukup berbahaya, para ahli belum dapat memastikan apa yang menjadi penyebab dari penyakit ménière.

Vertigo Central

Berbeda dengan vertigo periferal yang disebabkan oleh gangguan pada telinga dan organ keseimbangan, vertigo central terjadi akibat adanya masalah pada otak. Bagian otak yang paling berpengaruh terhadap kejadian penyakit ini adalah cerebellum atau otak kecil.

Berikut adalah beberapa kondisi yang menjadi penyebab vertigo central:

  1. Migrain, yaitu sakit kepala sebelah tidak tertahankan disertai dengan rasa nyeri yang berdenyut dan sering dialami oleh orang yang berusia muda. Migrain biasanya dialami oleh kalangan muda dan dianggap sebagai salah satu penyebab umum dari penyakit ini. Menghindari pemicu dan mengobati migrain biasanya dapat meringankan penyakit ini.
  2. Multiple sclerosis, merupakan gangguan sinyal saraf yang terjadi pada sistem saraf pusat–otak dan tulang belakang, yang diakibatkan oleh kesalahan pada sistem kekebalan tubuh seseorang.
  3. Neuroma akustik adalah tumor jinak yang tumbuh pada saraf vestibular, yaitu sistem saraf yang menghubungkan telinga dengan otak. Sejauh ini neuroma akustik disebabkan oleh kelainan genetik.
  4. Tumor otak yang menyerang cerebellum atau otak kecil, sehingga mengakibatkan gangguan koordinasi gerakan tubuh.

Cara Alami untuk Meringankan Penyakit Vertigo

Penderita penyakit vertigo bisa meringankan beberapa gejala dan mencegah timbulnya pusing di masa depan dengan makanan di bawah ini.

Jahe

Beberapa studi telah menunjukkan jahe secara efektif mengurangi dan menghilangkan rasa mual yang disebabkan oleh pusing.

Buah Citrus

Buah jeruk, termasuk jeruk, grapefruits, lime, dan lemon, semuanya mengandung vitamin C dalam jumlah tinggi. Vitamin, sebuah antioksidan kuat, telah terbukti efektif dalam mengobati beberapa bentuk penyakit vertigo bila dikombinasikan dengan Gglutathione, dan antioksidan lainnya.

Bawang Putih, Bayam, dan Paprika

Bawang putih yang tinggi Vitamin B6 merupakan pengobatan efektif untuk mengurangi penyakit vertigo. Bayam dan paprika juga mengandung Vitamin B6 dalam jumlah tinggi. Lalu ada ginkgo biloba. Ekstrak dari ginkgo biloba, pohon asli Jepang, telah digunakan secara medis untuk mengobati gejala penyakit vertigo pada pasien dengan kerusakan reseptor vestibular.

Comments are closed.