Perbedaan Cashless dan Reimbursement dalam Asuransi Kesehatan

Health

Dalam asuransi kesehatan terdapat dua sistem pembayaran yaitu cashless dan reimbursement. Tentu saja, pada kedua sistem tersebut terdapat perbedaan. Yuk, cari tahu lebih jauh!

Saat ini asuransi kesehatan sudah menjadi salah satu hal yang diminati oleh masyarakat. Fungsinya juga sangat menguntungkan, dalam pembiayaan dan pengobatan ketika Anda mengalami kondisi kesehatan kurang baik.

Kesehatan merupakan faktor penting yang harus menjadi prioritas Anda juga keluarga. Untuk itu diperlukanlah, asuransi kesehatan untuk melindungi Anda dari berbagai risiko kesehatan.
Dalam asuransi kesehatan terdapat dua jenis yaitu asuransi kesehatan cashless dan asuransi reimbursement. Kedua jenis asuransi kesehatan ini masing-masing memiliki fungsi yang sama, bedanya adalah cara melakukan klaimnya saja. Berikut penjelasan mengenai perbandingan asuransi kesehatan keluarga, antara sistem cashless dengan sistem reimbursement.

Sistem Cashless

Ketika Anda menggunakan sistem cashless, Anda akan dibekali dengan kartu sejenis dengan kartu ATM. Jadi, ketika Anda mengalami sakit yang mengharuskan membayar biaya pengobatan atau harus dirawat inap di rumah sakit. Anda tidak perlu mengeluarkan uang untuk membayar biaya pengobatan tersebut, Anda cukup menunjukkan kartu anggota asuransi kepada pihak rumah sakit. Maka dengan begitu, semua pembiayaan pengobatan atau rumah sakit Anda akan dibayarkan oleh pihak asuransi.

Tetapi patut diingat bahwa, untuk menggunakan kartu tersebut Anda harus mencari rumah sakit, yang memang sudah menjadi rekanan dari perusahaan asuransi yang Anda pilih. Oleh sebab itu, sebaiknya Anda memilih perusahaan asuransi dengan jaringan rumah sakit yang luas.

Baca juga: Apakah yang Dimaksud Asuransi Penyakit Kritis?

Sistem Reimbursement

Meskipun beberapa perusahaan asuransi sudah jarang menerapkan sistem reimbursement kepada nasabahnya. Namun, masih ada asuransi yang menyediakan sistem tersebut. Pada sistem ini nasabah, harus membiayai semua pengobatannya sendiri terlebih dahulu. Setelah semua Anda bayarkan terlebih dahulu, barulah Anda bisa mengajukan klaim kepada perusahaan asuransi.

Untuk melakukan klaim asuransi, terdapat sejumlah dokumen yang harus Anda lampirkan. Seperti formulir klaim asuransi, kuitansi pengobatan, diagnosa sakit, dan sejumlah dokumen lainnya.

Perbandingan asuransi kesehatan keluarga tersebut, memiliki kekurangan dan kelebihan masing-masing. Sehingga Anda bisa memilih asuransi mana yang cocok dengan Anda. Bila Anda memilih sistem asuransi cashless, maka Anda tidak perlu lagi mengeluarkan biaya lainnya, tetapi di beberapa asuransi dengan sistem cashless bisa juga menggunakan sistem reimbursement. Itu pun jika rumah sakit tersebut tidak bekerja sama dengan perusahaan asuransi yang Anda miliki.

Perbedaan Reimbursment dan Cashless

  • Proses Klaim

Menggunakan sistem cashless akan jauh lebih sederhana, karena Anda hanya perlu menunjukan kartu asuransi kesehatan milik Anda. Lalu, pihak rumah sakit akan mengecek aktif kartu dan menggeseknya.

Kalau pada sistem reimbursement, ada beberapa proses yang harus dilalui terlebih dahulu. Sebelum pada akhirnya Anda dapat menikmati manfaat dari asuransi kesehatan.

  • Metode Bayar Paling Mudah

Sistem cashless pada asuransi kesehatan memiliki metode yang simpel. Mengapa demikian, karena Anda tidak lagi harus mengeluarkan berbagai macam biaya untuk mendapatkan perawatan dan pengobatan rumah sakit.

Baca juga: Asuransi Kesehatan Online Pelindung Anda dari Penyakit Kritis

Jika metode bayar pada sistem reimburse Anda diharuskan mengeluarkan biaya terlebih dahulu dari kantong sendiri. Berikutnya, jika biaya tersebut bisa diklaim dengan menyertakan beberapa dokumen dan kuitansi yang pada akhirnya diganti oleh pihak asuransi

Contoh, jika Anda memiliki asuransi kesehatan dengan plafon Rp70 juta, maka total biaya yang harus Anda keluarkan ketika berada di rumah sakit tidak boleh melebihi Rp70 juta. Jika, ternyata limitnya lebih, maka harus membayarkan kekurangannya dengan uang sendiri.

  • Pengajuan Ganti Biaya

Menggunakan sistem cashless, Anda tidak perlu repot lagi untuk mengajukan klaim penggantian. Hal ini, karena tidak ada yang perlu diganti. Jika asuransi kesehatan merupakan pilihan Anda, saat menerapkan sistem reimbursement. Penting bagi Anda, untuk mengumpulkan beberapa dokumen penting untuk mengajukan klaim.

Contoh mudahnya adalah saat kuitansi pembayaran rumah sakit saat berobat yang telah dilegalisir, catatan pemeriksaan, dan juga surat dokter untuk kemudian bisa Anda ajukan kepada pihak asuransi dan mendapat uang pengganti.

Ini bukan berarti sistem reimbursement tidak memiliki keuntungan dalam klaim. Asuransi kesehatan pada sistem ini biasanya bisa mengajukan double claim. Jika Anda bisa melakukan pengajuan kepada pihak asuransi pribadi dan juga asuransi dari kantor.

Nah, kelebihan kelebihan double claim ini hanya bisa diakukan lewat sistem reimbursement tapi tidak pada cashless. Ini karena, dalam sistem cashless saat pengajuan klaim bisa langsung terjadi saat kartu digesek atau dicek oleh petugas rumah sakit. Kemudian dokumennya langsung dikirim oleh petugas rumah sakit.

  • Jumlah Premi yang Harus Dibayar

Pada sistem cashless umumnya pihak asuransi akan mematok premi yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan reimbursement. Sebab, pada layanannya akan dinilai lebih fleksibel dan praktis.

Begitupun juga dengan plafon manfaat yang ditawarkan akan lebih tinggi jika dibandingkan dengan sistem reimburse. Kalau misalnya rata-rata premi asuransi kesehatan menggunakan sistem reimburse berkisar hingga Rp1 juta, maka premi asuransi kesehatan cashleess bisa lebih dua kali lipat besarnya.

  • Rumah Sakit Rekanan

Pada sistem reimburse juga telah unggul dalam jumlah rekanan rumah sakit yang lebih luas dan banyak, jika dibandingkan dengan sistem cashless. Namun, tak semua rumah sakit bisa bekerja sama dengan sistem asuransi cashless.

Pada sistem pembayaran klaim Anda harus bayar dulu dengan uang pribadi sewaktu Anda sedang berobat di rumah sakit manapun saat situasi darurat, dan sedang berada di luar daerah. Sistem cashless mungkin, agak sedikit merepotkan karena Anda harus mencari rekanan rumah sakit yang hanya bisa menerima kartu asuransi kesehatan Anda.

Comments are closed.