10 Jenis Ramuan Tradisional Alami untuk Kesehatan

Health

Indonesia kaya sekali akan tanaman yang memiliki khasiat bagi kesehatan. Dikarenakan manfaatnya tersebut, tidak jarang sekali tanaman-tanaman ini dijadikan sebagai ramuan tradisional.

Sebagai media pengobatan yang menggunakan tanaman dengan kandungan bahan-bahan alamiah, ramuan tradisional masih menjadi pilihan utama untuk menyembuhkan berbagai penyakit. Ada banyak sekali macam tanaman obat yang bisa dijadikan sebagai ramuan tradisional dan dipercaya bisa menyembuhkan berbagai macam penyakit. Contohnya, buah mengkudu yang dipercaya bisa menurunkan tekanan darah secara alami.

Indonesia merupakan negara tropis dan memiliki tanah yang subuh menjadi tempat yang cocok untuk menanam berbagai tanaman, tidak terkecuali tanaman obat. Selain mengkudu, masih banyak tanaman obat lainnya yang bisa ditemukan di lingkungan Anda dengan mudah dan khasiat untuk kesehatan. Kalau begitu, apa saja jenis ramuan tradisional alami untuk kesehatan yang bisa ditemukan dengan mudah di lingkungan sekitar?

Jenis-jenis Ramuan Tradisional Alami

Bawang Putih

Selain berguna untuk bahan masakan, bawang putih memiliki manfaat yang berkhasiat untuk membantu mencegah adanya pembekuan darah dan juga berguna dalam menurunkan tekanan darah secara alami. Cara mengonsumsinya pun cukup mudah, Anda bisa mengupas kulit dua biji bawang putih, kemudian bawang putih tersebut dikunyah hingga halus lalu ditelan. Jangan lupa untuk minum air hangat sebanyak satu gelas. Supaya mendapatkan hasil yang maksimal, lakukan cara ini tiga kali sehari.

Temulawak

Temulawak merupakan tanaman rempah asli Indonesia yang memiliki beragam khasiat untuk kesehatan. Bagian yang sering dimanfaatkan untuk dijadikan ramuan adalah pada akar atau sering juga disebut dengan rimpang. Bagian inilah yang sering diolah untuk dijadikan sebagai obat berbagai penyakit.

Khasiat dari tanaman temulawak adalah untuk mengatasi gangguan ginjal, melancarkan pencernaan, menyehatkan jantung, dan menjaga kesehatan hati. Sebenarnya masih banyak jenis penyakit lain yang bisa disembuhkan dengan tanaman obat ini. Apalagi bila penggunaannya dikombinasikan dengan tanaman obat lain, tentu khasiatnya akan semakin terasa.

Daun Patah Tulang

Tanaman yang memiliki bentuk ranting tanpa daun ini sering digunakan sebagai tanaman hias di pekarangan. Namun, di balik fungsinya itu tanaman patah tulang mempunyai banyak sekali manfaat bagi kesehatan dan sering dijadikan sebagai ramuan tradisional.

Tanaman ini bisa digunakan untuk mengobati tulang patah, sakit gigi, kusta, wasir, tumor atau kanker, rematik, sifilis, nyeri saraf dan juga penyakit kulit. Tetapi dalam penggunaanya sebaiknya bertanya pada ahli kesehatan, karena getah tanaman ini mengandung racun.

Belimbing Wuluh

Belimbing wuluh atau yang dikenal juga dengan sebutan belimbing sayur memiliki rasa asam yang kuat. Namun, selain sebagai bumbu masakan, fungsi lain dari belimbing wuluh adalah untuk obat tradisional. Mulai dari buah, batang, daun, dan bungannya bisa digunakan sebagai obat. Belimbing wuluh bermanfaat untuk mengobati gusi berdarah, obat rematik, obat godongan, obat sariawan, obat pegel linu serta bisa digunakan sebagai obat sakit gigi.

Daun Cincau

Tanaman yang daunnya bisa diolah ini bukan tanaman asing lagi buat kebanyakan orang karena tanaman yang sering diolah menjadi es cincau ini memiliki beragam manfaat untuk kesehatan tubuh. Daun cincau pada umunya ada dua jenis, yakni yang berwarna hijau dan hitam. Kedua jenisnya memiliki rasa yang sama-sama lezat dan adem.

Manfaat dari tanaman obat yang satu ini adalah sebagai obat demam, obat diabetes militus, radang lambung, dan mengobati sakit types. Wah luar biasa ya? Bisa jadi ini salah satu tanaman obat yang memiliki rasa yang lezat.

Daun saga

Tanaman Saga banyak tumbuh liar di pekarangan rumah, kebun, atau di pinggiran jalan. Ada dua jenis tanaman saga, yaitu saga rambat dan pohon saga. Tapi kebanyakan orang menyebut keduanya dengan nama Saga saja. Saga termasuk tanaman gulma dan biasanya menganggu tanaman lain yang memang sengaja ditanam. Dikarenakan mengganggu, tanaman saga sering dibabat habis bahkan dibakar sekalian. Meskipun begitu, daun saga rambat biasa dimanfaatkan sebagai obat batuk dan obat anti sariawan. Daun saga mengandung beberapa bahan aktif seperti glycyrrhizin, abrus lactone, asam abrusgenat, dan turunan metilnya.

Untuk mengobati sariawan dengan daun saga rambat, Anda bisa memetik daun saga secukupnya lalu dijemur di tempat yang agak panas beberapa menit sampai layu daunnya. Setelah layu, cuci bersih daunnya kemudian dikunyah-kunyah sampai halus dan gunakan untuk berkumur juga.

Daun Seledri

Seledri merupakan sayuran hijau yang rendah kalori. Daunnya mengandung sekitar 16 kalori per 100 gram. Daun seledri selain biasa digunakan sebagai penambah aroma masakan, juga bisa digunakan sebagai tanaman obat keluarga.

Seledri mengandung vitamin A, vitamin C, vitamin B1, dan zat besi lainnya seperti kalium, mineral dan zat besi. Beberapa manfaat daun seledri di antaranya dapat mengobati darah tinggi, mencegah pembentukan batu di kantung empedu, menenangkan sistem saraf, mengembalikan nafsu makan yang hilang, menghindarkan dari kanker perut, dll.

Daun Tempuyung

Tempuyung berkhasiat untuk mengatasi batu saluran kencing, batu empedu, bisul, luka bakar, radang usus buntu, rematik, radang payudara, memar, disentri, darah tinggi, wasir, dan beser mani.

Lidah buaya

Tanaman obat yang memiliki beragam khasiat selanjutnya adalah lidah buaya. Ya, boleh dibilang kalau lidah buaya sebagai tanaman sejuta manfaat, karena banyak sekali khasiat dari tanaman ini. Selain fungsi utamanya untuk kesehatan rambut, menghilangkan jerawat, dan kecantikan tanaman ini juga bisa digunakan untuk mengobati berbagai penyakit.

Sebagai tanaman obat lidah buaya berkhasiat untuk mengobati penyakit serangan jantung, diabetes, radang tenggorokan, sembelit, dan masih banyak jenis penyakit lain yang bisa diobati dengan tanaman ini.

Tanaman Buah Srikaya

Tanaman srikaya secara umum mengandung anonain dan retikulin. Daun, akar, dan kulitnya mengandung WN. Akar srikaya berkhasiat sebagai antidepresi dan antiradang. Daunnya berkhasiat sebagai peluruh cacing usus, mempercepat pemasakan bisul, dan antiradang. Bijinya berkhasiat untuk membunuh serangga dan memacu enzim pencernaan. Kulit kayunya bekhasiat sebagai tonikum dan astringen.

Itulah beberapa tanaman yang biasa dijadikan sebagai ramuan tradisional dan memiliki khasiat untuk mengobati dan menjaga kesehatan tubuh.

Comments are closed.