Apakah Ruangan Ber AC Membuat Virus Corona Menyebar?

Health

Mewabahnya virus corona tak hanya menyebar di tempat terbuka, di dalam ruangan ber-AC pun perlu Anda harus waspadai agar tidak tertular COVID-19 ini. Berikut ulasan dan tips yang perlu dilakukan ketika sedang berada dalam ruangan.

Orang yang positif terkena virus corona semakin hari semakin bertambah. Ini membuat banyak orang khawatir. Saking khawatirnya, banyak juga tersebar berita bahwa ruangan ber AC bisa menyebarkan virus corona atau virus Covid-19.

Di tengah wabah virus corona yang semakin mengkhawatirkan ini, ada saja informasi yang tersebar. Ada yang hoax alias bohong. Ada juga yang benar. Hanya saja, masyarakat yang awam mengenai medis kesulitan untuk mengetahui mana berita hoax dan mana berita yang benar.

Di tengah situasi genting seperti ini, sudah seharusnya kita melindungi diri dari berbagai risiko, salah satunya dengan menggunakan asuransi. Sebelum hal buruk menimpa, dapatkan asuransi kesehatan untuk proteksi diri Anda dan keluarga hanya di Futuready!

Untuk masalah ruangan ber AC bisa membuat virus corona mudah menyebar, apakah ini benar?

Baca juga: Beli Asuransi Proteksi Virus, Cermati 7 Hal Berikut! 

Penjelasan Mengenai Virus Corona di Ruangan Ber AC

Sebenarnya, virus corona itu tidak bisa bertahan di ruangan apa saja, entah itu ruangan ber AC atau tidak. Hal ini disebabkan karena virus corona tidak airborne. Artinya, virus ini tidak bisa bertahan di ruangan terbuka. Virus akan berkembang biak jika berada di sebuah obyek, terutama manusia.

Hanya saja, yang dikhawatirkan adalah ketika virus Covid-19 ini berada di dalam droplet. Apa itu droplet? Ini adalah percikan air ludah yang keluar dari mulut orang yang batuk yang ternyata positif corona. Di dalam droplet inilah virus bisa bertahan lebih lama. Dan jika berada di ruangan ber AC, maka droplet tersebut lebih lama bertahan. Begitu juga dengan virus yang ada di dalamnya.

Jadi, apakah kabar tentang virus corona menyebar di ruangan yang menggunakan AC itu kabar benar atau hoax? Anda bisa simpulkan sendiri setelah tahu keterangan singkat tersebut di atas.

Yang pasti, virus corona itu paling mudah tersebar ketika virus berada di dalam droplet. Itulah mengapa sekarang ini tidak hanya orang yang sakit saja yang diwajibkan pakai masker. Mereka yang sehat juga harus menggunakan masker. Ini sebagai langkah antisipasi jika ternyata ada orang yang batuk yang dropletnya mengandung virus. Dengan menggunakannya, maka virus tidak akan masuk melalui hidung atau mulut.

Di sisi lain, ketika orang yang batuk orang yang memakai masker, maka droplet akan menempel pada masker. Droplet tidak berada di ruangan.

Baca juga: ODP, PDP, Suspect, dan Istilah Lainnya Terkait COVID-19

Hal yang Perlu Dihindari Ketika Di Ruangan Ber AC

Meskipun virus corona tidak hidup di ruangan yang ber AC, tetap saja Anda harus waspada. Jika selama wabah virus corona ini Anda tetap harus berangkat ke kantor dan ruangan kantor ber AC, ada beberapa hal yang sebaiknya Anda hindari.

virus menyebar di ruangan ac

1. Batuk atau Bersin

Jangan sampai Anda batuk atau bersin di dalam ruangan ber AC. Karena tidak ada yang tahu jika ternyata ada virus di dalam tubuh Anda. Jika ada, maka ada potensi di mana rekan kerja Anda di ruangan tertular.

Mungkin Anda tidak positif karena tidak ada gejala yang perlu dikhawatirkan. Anda hanya sedikit batuk saja. Dan memang menurut dokter, batuk yang tidak disertai dengan sesak nafas kemungkinan besar bukan corona, melainkan batuk biasa.

Namun, siapa sangka jika Anda ternyata carrier. Carrier adalah orang yang membawa virus. Ia sama sekali tidak merasa ada yang salah dengan tubuhnya. Bahkan, ia sama sekali tidak sakit. Tidak ada tanda-tanda terinfeksi virus corona atau Covid-19. Itulah yang disebut carrier. Jadi, ia adalah penular saja.

Maka dari itu, hindari batuk atau bersin. Kalaupun Anda batuk-batuk atau sering bersin, sebaiknya minta ijin kepada atasan Anda untuk tidak masuk kantor. Anda bisa minta dispensasi agar Anda diperbolehkan bekerja dari rumah.

2. Tidak Memakai Masker

Hindari juga tidak memakai masker. Meskipun Anda berada di dalam ruangan ber AC, Anda sebaiknya pakai masker.

Seperti perjelasan sebelumnya, di ruangan yang ber AC, droplet yang di dalamnya ada virus itu lebih lama bisa bertahan. Dan itu berbahaya sekali jika droplet masuk ke mulut atau hidung Anda.

Anda tidak perlu menggunakan masker bedah karena harganya mahal. Dan sulit juga untuk menemukan masker bedah di tengah pandemi virus corona ini. Karena langka, pemerintah bahkan melarang orang yang bukan ahli medis menggunakan jenis masker ini.

Gunakan masker kain biasa. Ini sudah sangat cukup untuk mengantisipasi agar Anda tidak tertular atau terinfeksi virus Covid-19.

3. Makan atau Minum

Saat Anda berada di ruangan ber AC, hindari makan atau minum. Alasannya sama, yaitu dikhawatirkan ada droplet yang ada virus. Dan virus itu kemudian menempel di makanan atau di minuman Anda. Sebaiknya, Anda cari tempat yang terbuka. Ini juah lebih aman dan jauh lebih disarankan.

Itulah beberapa hal yang perlu dihindari. Tentu itu semua hanya usaha. Tetap saja Anda harus berdoa agar tidak terkena virus Covid-19.

Baca juga: Situs Informasi Penyebaran Corona di Indonesia dan Dunia, Cek Yuk!

Pentingnya Menciptakan Ruangan yang Sehat

Pembahasan mengenai apakah virus corona menyebar di ruangan ber AC atau tidak sudah selesai. Anda sudah tahu jawabannya.

Namun, yang paling penting adalah bukan tentang ruaangan itu ber AC atau tidak. Yang harus diperhatikan adalah ruangan tersebut sehat atau tidak. Percuma saja ruangan di mana Anda bekerja ber AC namun kurang sehat.

Para ahli kesehatan menyarankan agar di setiap kamar ber AC disediakan atau dilengkapi juga dengan exhaust fan. Ini merupakan alat yang membuat udara segar keluar dan masuk ke ruangan dengan sangat baik. Ketika alat ini dipasang, maka ruangan yang ber AC akan jauh lebih bersih dan terhindar dari virus corona.

Bagaimana jika tidak ada exhaust fan? Anda membuka salah satu jendela. Ini untuk membuat udara dari luar masuk sehingga udara di dalam ruangan selalu baru. Hanya saja, terkadang ketika jendela dibuka maka AC kurang efektif. Ruangan menjadi kurang dingin.

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa ruangan ber AC itu membuat droplet bertahan lebih lama. Namun, ini bukan berarti juga ruangan yang tidak ber AC itu jauh lebih aman. Entah ruangan yang ber AC atau tidak itu sama.

Pada intinya, virus corona itu tidak airborne. Itu yang harus menjadi catatan. Virus corona tidak bertahan hidup lama di ruangan. Hanya saja, ketika ruangan lembab atau bahkan dingin, virus corona yang berada di dalam droplet sedikit lebih lama mampu bertahan. Itu saja.

Lalu, ada juga yang mengatakan bahwa virus itu akan mati ketika di udara yang panas. Ini juga ada benarnya. Virus itu lebih mudah mati ketika berada di udara panas. Makanya, para ahli kesehatan menyarankan agar di tengah pandemi seperti saat ini, orang sebaiknya berjemur di bawah terik sinar matahari setiap pagi. Memang ini tidak membuat orang terhindar dari virus tapi bisa menurunkan risiko terkena Covid-19.

Jadi, Anda tidak perlu takut lagi berada di ruangan ber AC. Pahami beberapa hal yang sudah dijelaskan di atas dan tetap jalan kesehatan. Itu yang terpenting agar tidak terinfeksi virus Covid-19.

Comments are closed.