Memahami Siklus Menstruasi yang Terjadi Pada Kaum Hawa

Health

Setiap wanita akan mengalami siklus menstruasi. Siklus ini terjadi setiap bulan. Siklus ini menandai bahwa wanita memiliki tingkat kesuburan tinggi.

Menstruasi disebut juga dengan haid. Kondisi ini terjadi akibat pelepasan dinding yang tidak dibuahi. Dan situasi ini hampir selalu terjadi pada kaum wanita secara periodik.

Hal ini diketahui dengan munculnya darah dari organ kewanitaan. Banyak sedikitnya darah yang keluar tergantung kondisi seorang wanita. Namun wanita juga harus menyadari bahwa darah yang keluar tidak selalu darah haid.

Normalnya, siklus haid yang terjadi pada kaum hawa rata-rata di setiap 28 hari. Namun ada yang lebih sampai 30 hari. Bahkan ada yang mengalaminya di tiap 21 hari.

Mengenai durasi lamanya darah keluar, setiap wanita akan mengalami kondisi yang berbeda. Ada yang hanya mengalaminya selama 2 hari, 5, 7, sampai 15 hari. Selebihnya, darah yang keluar bukan termasuk darah haid.

Baca juga: Kenali Pengertian, Jenis, Gejala, dan Penyebab Kista

Apa Sih Fungsi Dari Siklus Menstruasi?

Siklus menstruasi yang berbeda-beda bukan menjadi persoalan yang berarti. Siklus ini menjadi hal yang sangat wajar. Menstruasi ini hampir dialami oleh kaum wanita di seluruh dunia.

Keluarnya darah di tiap bulannya juga punya peran penting bagi kehidupan kaum wanita. Apa sih manfaatnya? Manfaatnya adalah sebagai berikut ini.

Siklus Menstruasi Menyeimbangkan Tubuh dengan Sistem Reproduksi

Pembuangan sel telur di dalam rahim yang tidak dibuahi ini perlu dilakukan dan kondisi ini sudah terjadi secara alamiah. Fungsinya untuk menjaga keseimbangan tubuh dengan sistem reproduksi.

Ketika sel telur yang tak dibuahi dikeluarkan, maka rahim dan organ kewanitaan akan menjadi lebih bersih. Kebersihannya akan membuat organ tersebut tetap terjaga. Buahnya, fungsi dari organ tersebut akan lebih maksimal.

Menjadikan Organ Reproduksi Wanita Lebih Sehat

Ketika Anda mengalami siklus menstruasi yang teratur, Anda patutnya berbangga. Darah yang dikeluarkan secara teratur menandai bahwa organ reproduksi semakin bersih dan sehat. Kenapa bisa begitu?

Darah yang keluar ini juga mengeluarkan sejumlah bakteri. Menariknya, bakteri yang menempel di dalam rahim atau bagian sekitar rahim akan rutin dibuang bersamaan dengan haid. Makanya, organ tersebut akan semakin bersih dan sehat.

Membuat Tubuh Semakin Rileks

Manfaat dari haid adalah membuat tubuh lebih nyaman dan rileks. Ini terjadi sehabis mengalami menstruasi. Tapi bila sedang mengalaminya, mungkin wanita akan mengalami rasa panas dan lain sebagainya.

Setelah haid berakhir, tubuh wanita akan menjadi lebih segar. Alasan utamanya adalah adanya perubahan hormonal di tiap kali haid datang. Makanya, kaum wanita akan lebih ceria sehabis haid.

Baca juga: Para Wanita, Waspadai 5 Tanda Penuaan Dini Ini!

Fase Siklus Menstruasi Pada Wanita

Setiap wanita akan mengalami empat fase ini saat haid. Ini merupakan hal alami yang pasti terjadi di dalam siklus menstruasi wanita.

Pertama adalah Fase Folikuler

Anda bisa menyebutnya dengan fase proliferasi. Ini adalah fase di mana kaum wanita mengalami masa subur. Fase ini ditandai dengan pertumbuhan folikel yang nantinya akan menghasilkan hormon estrogen.

Kedua adalah Fase Pramenstruasi

Fase ini menandai kesiapan dinding rahim dalam menerima pembuahan. Biasanya bila dibuahi, maka akan terjadi kehamilan.

Ketiga adalah Fase Menstruasi

Fase ini akan muncul ketika sel telur tidak dibuahi. Tidak adanya pembuahan memaksa rahim untuk meluruhkannya. Peluruhan ini akan mengakibatkan munculnya darah yang nantinya dikeluarkan melalui organ kewanitaan.

Keempat adalah Fase Regenerasi

Fase ini disebut juga sebagai fase pasca menstruasi. Ini merupakan fase pembentukan kembali sebuah lapisan endometrium. Bilamana seorang wanita tidak berhubungan suami istri, fase-fase yang disebutkan di atas akan kembali berulang.

Intinya, setiap bulan wanita sebenarnya memiliki masa subur yang bisa dimanfaatkan untuk memperoleh momongan. Tapi bila tidak terjadi hubungan dengan pasangan, otomatis tubuh akan melepaskan sel telur keluar untuk dibersihkan kembali.

Penyebab Siklus Menstruasi Wanita Tidak Normal

Siklus menstruasi akan terjadi setiap bulan. Hanya saja, ada yang mengalami mens tidak normal. Misalnya haid tidak teratur. Ketidak teraturan haid ini disebabkan oleh banyak hal. Apa saja penyebab utamanya?

Perubahan Berat Badan

Terlalu kurus ataupun terlalu gemuk bisa mempengaruhi keteraturan menstruasi kaum wanita. Dan ini berangkat dari pola hidup yang dijalani oleh kaum wanita itu sendiri. Makanya, solusinya adalah menghindari hal-hal yang dinilai kurang baik.

Contoh kasusnya adalah olahraga secara berlebihan yang membuat berat badan turun secara drastis. Bisa juga sebaliknya. Seseorang mengonsumsi makanan manis yang menyebabkan obesitas. Kedua hal ini bisa membuat menstruasi tak lancar.

Baca juga: Efek Sepatu Hak Tinggi bagi Kesehatan Wanita

Kemunculan Kista di Dalam Indung Telur

Dalam istilah medis dikenal dengan sebutan sindrom ovarium polikistik. Kondisi ini disebabkan oleh terbentuknya kista-kista kecil di dalam indung telur. Terbentuknya kista ini menyebabkan hormon di dalam tubuh tidak seimbang.

Ketika hormon di dalam tubuh wanita tidak seimbang, kaum wanita bisa mengalami haid yang tidak teratur. Bahkan ada yang tidak mengalami menstruasi sama sekali. Jadinya, wanita akan sulit untuk mengenali siklus menstruasi pada dirinya sendiri.

Kelenjar Tiroid Bermasalah

Kelenjar tiroid ini punya fungsi untuk memproduksi hormon yang bermanfaat untuk metabolisme. Letaknya berada di bagian leher seseorang.

Ketika kelenjar ini bermasalah, salah satunya bisa mempengaruhi masa menstruasi wanita. Untuk memastikannya, diperlukan penanganan khusus. Yakni memeriksakannya pada dokter.

Biasanya dokter akan melakukan pengetesan darah. Yakni memastikan kadar tiroid yang berada di dalam darah. Jika dinilai bermasalah, maka Anda disarankan untuk melakukan pengobatan.

Kesimpulannya, menstruasi merupakan kondisi normal yang seharusnya dialami oleh kaum wanita. Sementara siklus menstruasi ini berbeda-beda, tergantung kondisi kesehatan dari kaum wanita itu sendiri.

Comments are closed.