Selamat pagi Dok,

Begini dokter, dulu saya pernah terkena demam berdarah yang membuat saya sampai sempat kejang-kejang. Namun, saat ini sudah sembuh. Tapi efeknya adalah lidah saya menjadi tertarik ke dalam dan saya menjadi tidak bisa bicara meskipun suara saya ada. Bagaimana ini ya dokter? Mohon bantuannya.

Terima kasih, Dokter.

Lazzaro Charas Sihombing

Jawaban:

Dear Pak Lazzaro,

Terima kasih atas pertanyaannya. Keluhan Anda adalah lidah seperti tertarik ke dalam, tidak dapat berbicara, dan terdapat riwayat kejang saat menderita demam berdarah.

Demam berdarah adalah infeksi yang disebabkan oleh virus dengue. Pada fase penyembuhan demam berdarah, cairan yang keluar dari pembuluh darah diambil kembali ke dalam aliran darah. Selama fase ini, pasien dapat mengalami kondisi kelebihan cairan, yakni terlalu banyak cairan yang diambil kembali. Jika terkena otak, cairan tersebut dapat menyebabkan kejang atau perubahan derajat kesadaran (seseorang yang pikirannya, kesadarannya, dan perilakunya tidak seperti biasanya).

Mengenai lidah menjadi tertarik ke dalam, perlu dilakukan pemeriksaan lebih lanjut apakah ada kaitannya dengan riwayat demam berdarah dan kejang yang Anda alami.

Kemungkinan, pada penurunan kadar trombosit, terjadi perdarahan di otak sehingga mempengaruhi saraf-saraf di otak terutama saraf hipoglosus. Saraf hipoglosus merupakan saraf motorik untuk lidah. Pada kerusakan saraf hipoglosus, pasien tidak dapat menjulurkan, menarik, atau mengangkat lidahnya. Namun ini hanya dugaan sementara saja, kami sarankan Anda untuk melakukan konsultasi lebih lanjut dengan dokter spesialis saraf.

Umumnya dokter akan melakukan pemeriksaan fisik sebagai berikut:

  • Menyuruh pasien untuk menjulurkan lidah lurus-lurus, kemudian menarik dan menjulurkan lagi dengan cepat.
  • Lidah diminta bergerak ke kiri dan ke kanan dengan cepat, kemudian menekankan pada pipi kiri dan kanan. Sementara itu, pemeriksa melakukan perabaan pada kedua pipi untuk mengetahui atau merasakan kekuatan lidah.

Jika diperlukan, dokter juga akan melakukan pemeriksaan penunjang seperti CT (Computed Tomography) Scan Ð suatu alat mesin sinar-X khusus yang mengirimkan berbagai berkas pencitraan secara bersamaan dari sudut yang berbeda. Alat ini sangat baik dipakai untuk melihat apakah terdapat perdarahan di dalam otak.

Mengenai informasi lebih detail mengenai demam berdarah, silakan klik link berikut ini.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

Salam sehat,

dr. Dyah Novita Anggraini

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *