Turun Berok: Ketahui Penyebab, Gejala, Serta Cara Menanganinya

Health

Apa Anda pernah mengenal hernia atau lebih familiar dengan turun berok? Yuk, cari tahu lebih lanjut lagi mengenai gangguan kesehatan satu ini.

Turun berok atau yang dalam istilah medis disebut hernia adalah kondisi di mana organ dalam tubuh keluar dari tempat yang semestinya. Penyakit ini bisa dialami oleh siapa pun dengan pria yang lebih dominan dibanding wanita.

Kondisi ini dapat terjadi pada beberapa bagian tubuh seperti perut, pusar, bagian atas paha dan selangkangan. Meski kebanyakan kondisi ini tidak mengancam jiwa bahkan kerap dianggap menjadi hal biasa. Akan tetapi kondisinya tidak boleh disepelekan dan harus mendapat penanganan untuk bisa disembuhkan.

Gejala Turun Berok

Kondisi turun berok biasanya ditandai dengan munculnya gejala yang menyertainya. Gejala yang terjadi itu sendiri bisa berbeda pada masing-masing penderita. Beberapa gejala yang umum dialami penderitanya antara lain yaitu:

Munculnya Benjolan di Perut

Merupakan gejala yang paling sering terjadi, munculnya benjolan di perut perlu diwaspadai sebagai ciri turun berok. Benjolan ini biasanya dapat hilang saat berbaring, dan muncul kembali ketika penderita tertawa, batuk, atau mengejan. Namun mengingat gejala ini juga biasa ditemukan pada penyakit lain, penyebab munculnya benjolan ini perlu dipastikan melalui pemeriksaan.

Nyeri Perut Saat Membungkuk

Rasa nyeri pada bagian perut, baik disertai benjolan atau tidak lantas merupakan gejala dari penyakit ini. Nyeri yang dirasakan biasanya akan semakin parah ketika membungkuk, mengangkat beban berat, atau gerakan lainnya yang menyebabkan penekanan pada perut. Nyeri akibat turun berok ini bisa semakin parah sehingga membutuhkan penanganan medis segera.

Gangguan Saraf

Munculnya nyeri atau gangguan saraf bisa juga dialami sebagai salah satu gejalanya. Seperti pada hernia inguinalis yang menyebabkan rasa nyeri pada kaki, skrotum pada pria, dan labia pada wanita.

Gangguan Pencernaan

Kondisi penyakit ini juga memungkinkan terjadinya gangguan pada pencernaan seperti konstipasi, masalah usus, sakit perut hingga mual dan muntah. Akan tetapi gejala ini belum pasti merupakan kondisi turun berok sehingga harus dilakukan pemeriksaan oleh dokter terlebih dulu.

Cepat Kenyang

Sering mengalami kembung dan begah bahkan ketika tidak makan terlalu banyak bisa jadi merupakan gejala penyakit ini. Terutama jika rasa tidak nyaman pada perut ini semakin parah dan disertai dengan nyeri.

Otot Lemah

Ketika mengalami turun berok, otot pada bagian pinggul, kaki bagian atas dan selangkangan akan dalam kondisi yang lemah. Sehingga penderita akan lebih mudah merasa lelah saat beraktivitas. Otot lemah ini sendiri disebabkan, karena adanya tekanan pada area di sekitarnya.

Demam

Munculnya gejala yang satu ini menunjukkan kondisi yang sudah cukup parah. Di mana bagian hernia tidak lagi mendapat cukup aliran darah sehingga dapat membahayakan nyawa penderitanya.

Penyebab Turun Berok

Penyakit turun berok pada dasarnya disebabkan karena adanya tekanan dan kondisi otot yang melemah. Jadi secara umum, kondisi apa pun yang menyebabkan peningkatan tekanan pada perut dapat menjadi penyebabnya. Adapun beberapa hal yang dapat menyebabkan melemahnya otot tubuh antara lain:

  1.         Usia.
  2.         Batuk kronis.
  3.         Bawaan lahir, khususnya bagian pusar dan diafragma.
  4.         Cedera atau komplikasi dari operasi pada bagian perut yang pernah dilakukan.

Sementara kondisi yang dapat meningkatkan tekanan pada perut hingga menyebabkan turun berok antara lain seperti:

  1.         Terlalu sering mengangkat beban yang berat.
  2.         Sembelit cukup parah yang menyebabkan penderita harus mengejan berlebihan.
  3.         Kehamilan.
  4.         Penumpukan cairan pada rongga perut.
  5.         Berat badan yang naik secara drastis.
  6.         Bersin yang terus menerus dan berlangsung lama.

Selain itu, kondisi kurang gizi, kebiasaan merokok, dan riwayat turunan keluarga juga dapat melemahkan otot sehingga kondisi turun berok lebih mungkin terjadi.

Penanganan Turun Berok

Langkah penanganan yang dilakukan untuk kondisi ini cukup beragam. Tergantung dengan ukuran benjolan dan tingkat keparahannya. Adapun beberapa tip untuk mengurangi gejala turun berok yang diderita antara lain meliputi:

  1.         Mengubah pola makan dengan menghindari mengonsumsi makanan yang dapat memicu refluks asam lambung atau rasa mulas. Seperti makanan yang memliki rasa pedas dan menggunakan bahan tomat.
  2.         Menjaga berat badan tetap ideal. Termasuk dalam makan pada porsi cukup dan tidak berlebihan.
  3.         Rutin berolahraga untuk melatih otot sekitar benjolan.
  4.         Menghindari rokok

Jika kondisi semakin parah, seperti nyeri yang semakin terasa sakit atau benjolan yang bertambah besar. Maka dokter pada umumnya akan menyarankan untuk mengambil jalur operasi untuk memperbaiki kondisinya.

Operasi ini juga akan dilakukan jika turun berok atau hernia telah berlanjut menjadi hernia stangulata. Di mana ini merupakan jenis hernia yang berbahaya karena dapat menyebabkan kerusakan jaringan pada organ yang mengalami hernia.

Cara Mencegah Turun Berok

Mengingat penyebabnya adalah peningkatan tekanan pada area perut dan melemahnya otot, maka untuk dapat mencegah kondisi ini terjadi harus dengan menghindari hal-hal yang bisa memicunya. Untuk itu, berikut beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah terjadinya turun berok:

  1.         Memperbanyak konsumsi makanan tinggi serat agar saluran pencernaan lancar. Hal ini bertujuan menghindari sembelit sehingga dapat mengurangi risikonya karena mengejan berlebihan saat buang air.
  2.         Memperbanyak minun air putih
  3.         Mengontrol berat badan agar tetap stabil dan tidak belebihan
  4.         Tidak dan berhenti merokok
  5.         Mengurangi kegiatan yang mengharuskan mengangkat beban berat
  6.         Mengontrol alergi. Bertujuan untuk mengurangi risiko karena batuk dan bersin terus menerus.
  7.         Lakukan olahraga aerobik secara rutin selama 30 menit sehari. Seperti berenang dan bersepeda serta hindari olahraga angkat beban.

Jika Anda merasa ada gejala turun berok yang muncul, coba lakukan pemeriksaan ke dokter untuk mengetahui kondisi tersebut dengan pasti. Terutama jika Anda memiliki benjolan di bagian tubuh yang semakin membesar dan parah.

Comments are closed.