Waspada! Virus Corona Semakin Meluas

Asuransi KesehatanHealth

Semakin hari semakin marak pemberitaan virus corona yang meluas ke beberapa negara. Oleh karena itu, masyarakat Indonesia dihimbau untuk tetap waspada dan terus mengikuti perkembangan informasi dari virus yang bisa menyebakan kematian ini.

Sudah sebulan belakangan ini masyarakat dunia sedang dihebohkan munculnya virus baru yang mematikan. Virus corona menjadi perbincangan utama memberikan rasa takut untuk masyarakat. Sebab, selain dapat menyebar dengan sangat cepat, virus ini juga telah menyebabkan kematian pada banyak orang di beberapa negara dunia, terutama di China.

Pemerintah China mengatakan bahwa negaranya, khususnya di daerah Wuhan, menjadi sumber penyebaran virus ini. Hingga saat ini sudah tercatat ada 830 orang positif terjangkit virus ini dan 25 orang meninggal dunia. Tentunya, angka korban akan terus bertambah jika tidak ada pencegahan secepat mungkin.

gejala virus corona

Penyebab Munculnya Virus Corona

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, virus corona mulai mewabah di Wuhan, China, pada Desember 2019 silam. Dilansir dari www.cnbcindonesia.com, para pejabat negara setempat mengatakan kemungkinan virus ini berasal dari binatang buas yang dijual di Pasar Makanan Laut Huanan (Huanan Seafood Market) yang terletak di pusat kota Wuhan.

Huanan Seafood Market ini memang sudah terkenal menjual berbagai jenis makanan unik, seperti anak serigala, rubah hidup, buaya, salamander raksasa, ular, tikus, burung merak, landak, daging unta hingga musang. Berbagai binatang yang dijual di pasar itu merupakan spesies yang terkait dengan pandemi sebelumnya, yakni Server Acute Resporatory Syndrome (SARS). Apalagi sejumlah penderita awal yang terjangkit virus Novel 201 Corona virus (2019-nCoV) itu adalah karyawan pasar makanan tersebut.

Virus corona merupakan virus yang kerap menginfeksi hewan. Namun, virus itu lambat laun dapat berevolusi dan menyebar ke manusia. Virus ini juga disebut mirip dengan SARS yang mewabah di seluruh dunia pada 2002-2003 silam.

Sekilas untuk mengingatkan bahwa virus SARS pertama muncul di China pada November 2002. Pada Juli 2003 ditemukan 8.000 kasus virus ini dan 774 orang yang meninggal. Wabah ini telah menyebar ke negara lain di Amerika Utara, Amerika Selatan, Eropa, hingga Asia.

cara mencegah virus corona

Gejala Terjangkit Virus Corona

Virus ini akan menyerang pada bagian paru-paru yang mengakibatkan infeksi saluran pernapasan atas ringan hingga sedang yang hampir sama dengan flu biasa. Untuk gejala-gejala yang perlu diwaspadai adalah batu, pilek, sakit tenggorokan, pusing, dan demam yang sudah terjadi selama beberapa hari.

Bagi Anda atau kerabat yang memiliki sistem kekebalan tubuh lemah, ada baiknya lebih waspada dan menjaga pola hidup agar lebih sehat. Meksipun, virus ini sangat mengegerkan masyarakat dunia, tetapi Badan Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO), mengatakan virus ini belum bersifat darurat sehingga tidak perlu dikategorikan sebagai darurat global, seperti virus SARS.

Penyebaran Virus Corona

Hingga saat ini daerah Wuhan yang menjadi pusat dari virus ini telah diisolasi oleh pemerintah setempat. Kota ini ditutup sementara hingga batas waktu yang belum ditentukan. Jadi, semua akses yang menuju atau keluar dari kota tersebut ditiadakan.

Penyebaran virus ini tergolong cukup mengkhawatirkan. Terlihat sudah ada beberapa negara yang terkontaminasi oleh virus ini. Dilansir dari cnbcindonesia.com, sudah ada sembilan negara yang tertular virus ini. Berikut rinciannya:

  1. Jepang (dua orang, yaitu seorang turis asal China dan seorang warga yang baru pulang dari Wuhan).
  2. Hong Kong (sekitar 1.300 warga diperkirakan sudah terinfeksi).
  3. Korea Selatan (dua orang yang baru kembali dari Wuhan).
  4. Amerika Serikat (seorang pria berusia 30 tahun yang berdomisili di Seattle).
  5. Makau (terdapat dua orang, salah satunya adalah seorang wanita berusia 52 tahun yang baru saja tiba dari Wuhan).
  6. Singapura (satu orang turis asal China yang baru tiba di Singapura).
  7. Taiwan (seorang wanita asli Taiwan terjangkit setelah kembali dari liburan di Wuhan).
  8. Thailand (dua turis asal China).
  9. Vietnam (seorang pria China yang tinggal di Ho Chi Min terinfeksi dari ayahnya yang melakukan perjalanan ke Vietnam 13 Januari lalu dari kota Wuhan).

Cara Pencegahan Virus Corona

Meskipun belum ada metode pengobatan yang jelas untuk virus ini, tapi Anda tetap harus berhati-hati dengan melakukan pencegahan sedari dini. Berikut langkah-langkahnya:

  1. Hindari makan daging dan telur mentah.
  2. Hindari area berasap atau merokok.
  3. Minum obat segera setelah gejalanya muncul dan jangan biarkan kondisinya menjadi parah.
  4. Cuci tangan setelah bersin atau batuk.
  5. Tutup mulut sebelum batuk atau bersin.
  6. Jika Anda yakin telah terinfeksi, hindari kontak dekat dengan orang-orang.
  7. Lakukan istirahat yang cukup.
  8. Jauhi dari keramaian.

penyebab virus corona

Penanganan dari Pemerintah Indonesia

Setelah beberapa negara mengkonfirmasi mengenai penularan virus mematikan ini, salah satunya Kemeterian Kesehatan Tiongkok, pemerintah Indonesia yang langsung diambil alih oleh Kementerian Kesehatan, mulai melakukan beberapa cara dan pencegahan dini agar virus tersebut tidak masuk ke Indonesia.

Melalui akun Twitter, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI yang diwakili Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes, Anung Sugihantoro menyampaikan beberapa langkah sudah diambil untuk pencegahan penyakit tersebut. “Terkait dengan terjadinya Pneumonia Akut di Wuhan, Tiongkok. Pemerintah di Indonesia telah melakukan kewaspadaan dini dengan disediakannya 135 thermal scanner di KKP Indonesia,” tutur Anung.

Kemudian, ia juga menyebut sudah ada tiga langkah yang dilakukan Kemenkes RI dalam menghadapi munculnya penyebaran virus asal China, yaitu sebagai berikut:

  1. Pertama, Kemenkes RI telah menerbitkan Surat Edaran kepada seluruh Dinas Kesehatan Provinsi dan Kab/Kota, RS Rujukan, KKP dan BTKL untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam mengahdapi kemungkinan masuknya penyakit ini.
  2. Kedua, bandara di seluruh Indonesia terutama yang mempunyai penerbangan langsung dari Tiongkok, meningkatkan kewaspadaan di antaranya dengan mengaktifkan thermal scanner.
  3. Ketiga, memberikan Health Alert Card dan KIE pada penumpang. Kemenkes juga sudah membagikan Health Alert Card kepada WNI atau WNA yang datang atau pergi ke negara terindikasi. Kemudian, mereka diminta untuk melaporkan atau memantau jika terjadi keluhan dan diharapkan langsung disampaikan kepada otoritas kesehatan terdekat.

Meskipun berbagai upaya sudah dilakukan, tetapi Anda tetap harus waspada dan tidak berpergian ke negara-negara yang tertular virus tersebut. Selain itu, masyarakat juga harus tetap peduli dan terus memperbaharui informasi-informasi mengenai penyakit ini baik itu dari pemerintah Indonesia atau langsung dari Otoritas Kesehatan Tiongkok.

Comments are closed.