5 Rahasia Sukses Ala Robert Kiyosaki

Lifestyle & Leisure

Robert Kiyosaki, sosok inspiratif yang selalu memberikan trik jitu mengenai kepemimpinan, entrepreneurship, finansial, dan bisnis.

Siapa sih yang tidak kenal dengan Robert Kiyosaki? Salah satu investor dan juga wirausahawan sukses di dunia ini mulai terkenal setelah mengeluarkan buku pertamanya yang berjudul “Rich Dad, Poor Dad” lalu laris keras di pasaran. Bahkan, buku tersebut menjadi 10 buku terlaris di The Wall Street Journal dan New York Times, lho. Kesuksesan buku “Rich Dad, Poor Dad” ini rupanya membawa angin segar untuk kehidupanya. Hingga kini, Robert T Kiyosaki aktif menjadi pembicara mengenai kepemimpinan, entrepreneurship, finansial, dan bisnis.

Memiliki pembawaan yang unik dan sampai ke benak dari para pendengarnya, membuat pria Amerika keturunan Jepang ini menjadi sosok panutan bagi orang-orang yang baru mengeluti dunia bisnis. Robert T. Kiyosaki memiliki filosofi bahwa orang kaya menjadi semakin kaya karena memiliki pengetahuan untuk membedakan antara aset dan kewajiban atau liabilitas. Mudahnya, aset memberikan Anda uang meskipun tidak bekerja sedangkan kewajiban atau liabilitas mengambil uang Anda secara konstan. Ingin mengenal lebih dan mengetahui rahasia sukses dari Robert T. Kiyosaki, berikut ini ulasan selangkapnya.

Baca juga: Mau Jadi Pengusaha Sukes? Begini Caranya!

Rahasia Sukses Robert Kiyosaki

Pengalaman Membuat Anda lebih Pintar

Menurut Robert Kiyosaki, pendidikan merupakan salah satu hal penting penunjang kesuksesan. Pendidikan yang terbaik adalah Anda harus terus belajar dan mempraktikkan pengetahuan yang sudah dimiliki secara terus menerus. Semasa mudanya, pria ini sudah memiliki ketertarikan di bidang properti dan real estate. Ia terus mengasah ilmunya dengan terus berinvestasi dalam real estate.

Investasi real estate pertamanya adalah sebuah rumah di Hawaii yang menghasilkan uang bersih USD25 per bulan, setelah membayar semua biaya dan pengeluaran. Setelah puluhan tahun memfokuskan diri dengan berinvestasi di bidang properti, Robert Kiyosaki sekarang sudah menghasilkan ratusan ribu dolar per bulannya hanya dari investasi real estate.

Change The Way You Think

Banyak orang yang menganggap permasalahan adalah sesuatu yang menakutkan dan sebisa mungkin dihindari. Bagi Robert Kiyosaki, permasalahan yang muncul setiap saat dalam bisnisnya dianggap sebagai cambuk yang memberikan motivasi dan dorongan lebih agar ia bisa mencapai sukses lebih besar lagi di masa depan.

Dalam sebuah acara Oprah Winfrey Show, Robert Kiyosaki mengatakan bahwa dalam masa-masa sulitnya ketika ia mengalami kebangkrutan, ia sering kali dikejar oleh penagih utang. Bagi Robert Kiyosaki, hal ini adalah sebuah motivasi untuk dia bekerja lebih keras lagi untuk mendapatkan uang sehingga bisa membayar utang-utangnya.

Baca juga: Melihat Pentingnya Manajemen Keuangan untuk Perusahaan

FOCUS (Follow One Course Until Successful)

Perbedaan besar antara seorang entrepreneur sejati dan pencari kesempatan (opportunity seeker) adalah dari fokusnya. Seorang entrepreneur akan mencari sebuah kesempatan bisnis dan kemudian menjalankannya hingga sukses. Berbeda dengan para pencari kesempatan yang akan terus mencari kesempatan yang terlihat lebih baik, dan selalu mengganti bisnisnya karena menganggap bisnisnya yang sekarang tidak lebih baik daripada prospek bisnis yang baru.

Hal ini sering terjadi di kalangan pebisnis yang menjalankan bisnis semata-mata demi uang. Meskipun dalam berbisnis harus menghasilkan profit, tapi jika yang dikejar hanya uang, maka akan sulit mencapai kesuksesan yang berkelanjutan. Membangun sebuah bisnis memerlukan proses yang tidak selalu mudah dan mulus. Jika kita terus-menerus berpindah bisnis demi meraih keuntungan yang seolah-olah lebih besar, maka sama saja dengan menghilangkan kesempatan untuk si bisnis menjadi besar.

Tidak dipunkiri jika Kiyosaki sangat fokus pada bisnis dan investasinya. Sebagian besar perhatiannya tertuju pada perusahaan Rich Dad yang dirikannya. Setelah perusahaannya mencapai sukses dan bisa berjalan dengan sendirinya, barulah ia mencoba proyek-proyek selanjutnya.

Perbanyak Pemasukan Pasif

Tujuan dari rahasia sukses yang ini, yaitu Anda memiliki waktu lebih untuk berpikir, mengembangkan diri, memperbanyak relasi, dan aset. Selain itu, Anda juga bisa lebih menikmati hidup.

Robert Kiyosaki juga menyebutkan beberapa hal yang membuat orang merasa nyaman di sisi kiri, yaitu lebih pasti, rasa takut, ketidaktahuan, dan rasa malas. Padahal mereka tidak tahu bahwa di sisi kiri lebih menakutkan dan tidak pasti.

Baca juga: Peluang Usaha Terbaru 2019 yang Menjanjikan

Temukan Asuransi Mobil Terbaik Anda

Rp

Jadilah Investor

Menurutnya ada tujuh tingkatan investor, dimulai dari tingkat 0 hingga tingkat 6. Investor tingkat 0 dicirikan sebagai orang-orang yang tidak punya modal untuk diinvestasikan karena mereka menghabiskan sebanyak yang mereka hasilkan.

Tingkat 1 adalah kelompok peminjam yang sering menyelesaikan masalah finansialnya dengan berhutang atau memiliki banyak tagihan kartu kredit.

Tingkat 2 disebut sebagai penabung, yaitu mereka yang menyisihkan sejumah kecil uang secara teratur untuk ditabung atau didepositokan. Tabungan yang sudah terkumpul ini pun lebih sering digunakan untuk membeli barang dibanding berinvestasi.

Tingkat 3 adalah investor “pandai” yang rata-rata dimiliki mereka di kaum menengah. Mereka di tingkat ini lebih memilih menyerahkan masalah investasinya ke orang yang dianggap lebih ahli, misalkan reksa dana.

Tingkat 4 adalah investor jangka panjang yang mengerti pentingnya berinvestasi dan secara aktif terlibat dalam pengambilan keputusan. Tingkat ini adalah suatu keharusan apabila Anda menginginkan investasi jangka panjang.

Tingkat 5 adalah investor canggih yang sanggup mencari strategi investasi yang lebih agresif dan berisiko karena memiliki dasar finansial yang baik.

Tingkat 6 adalah tingkat tertinggi atau kapitalis yang mampu menciptakan uang menggunakan uang, bakat, dan waktu orang lain. Kebanyakan dari mereka adalah para pengusaha besar seperti Bill Gates, Chairul Tanjung, Bambang Hartono, dan lain-lain.

Jika tingkat 5 menggunakan portfolio pribadi dan untuk kepentingan pribadi, tingkat 6 justru menciptakan investasi untuk diri mereka sendiri dan orang lain menggunakan waktu serta uang orang lain.

(Sumber Foto: https://www.richdad.com/for-the-media)

Comments are closed.