5 Fakta Chef Juna Rorimpandey: Bad Boy Jadi Master Chef

Lifestyle & Leisure

Chef Juna memang begitu dikenal sebagai Master Chef, apa lagi pesona menarik lainnya dari pria multitalenta ini?

Penggermar acara masak di salah satu televisi swasta pasti sudah tak asing lagi dengan Chef Juna. Ya, pria tampan kelahiran Manado ini memang memiliki banyak penggemar. Kebanyakan penggemarnya adalah ibu-ibu dan wanita muda. Dengan pembawaan yang cuek, gahar, dan ceplas-ceplos, tak membuat pesonanya luntur di mata para penggemar.

Terlahir dengan nama Junior John Rorimpadey, ada darah Belanda mengalir dalam tubuhnya.  Chef Juna pun sempat menjadi ‘bad boys’ pada zamannya. Terlahir di keluarga yang berada, membuatnya sempat mengenyam pendidikan tinggi di Negeri Paman Sam, Amerika Serikat. Namun, semua itu tak berjalan mulus. Ada banyak ujian yang harus ia lalui. Hingga kini, kesuksesan pun telah ada dalam genggaman.

Baca juga: Perjalanan Chef Marinka di Dunia Kuliner Nusantara

Fakta-fakta Menarik dari Chef Juna

Menjadi Anggota Geng Motor Gede di Usia Muda

Layaknya remaja pria pada umumnya, Chef Juna pun pernah ada dalam masa-masa ‘bandel’. Ia yang dari dahulu memang sudah gandrung dengan motor gede, bahkan pernah membentuk sebuah geng motor. Tak main-main, kala itu Juna masih berusia belia. Tepatnya masih duduk di bangku SMA, sekira usia 17 tahun.

Bukan sembarang motor, Harley Davidson dipilih sebagai tunggangannya kala itu. Bersama rekan-rekannya, ia tak segan untuk melakukan touring ke berbagai daerah. Bahkan, sering kali tanpa tujuan. Kehidupan kelam pun mulai hadir. Juna yang kala itu masih terpengaruhi oleh kenakalan remaja, mulai kenal dengan alkohol dan obat-obatan terlarang.

profil chef juna

Setelah lulus SMA, Chef Juna belum terpikir untuk menggeluti bidang masak memasak. Sebaliknya, ia memilih jurusan perminyakan, untuk ditempuh di bangku kuliah. Selama 3,5 tahun berjalan, namun ia tak kunjung lulus. Alhasil, ia memutuskan untuk pindah ke Amerika untuk menempuh pendidikan pilot.

Gagal Menjadi Pilot

Sebelum terjun di dunia kuliner secara profesional, Chef Juna pernah menempuh pendidikan pilot. Ya, untuk itu, ia harus hijrah ke Amerika Serikat. Sebagai modal awalnya, Ia menjual motor gede kesayangannya yang penuh kenangan. Harley Davidson, yang kala itu ia jual dengan harga Rp40 juta, menjadi bekal awal hijrahnya.

Tak seperti masa perkuliahan yang sebelumnya. Kali ini, Juna berhasil lulus dari sekolah pilotnya, dan mendapatkan lisensi Pilot di Texas, Amerika. Sayangnya, tak seindah dibayangkan. Saat Chef Juna sedang mengambil pendidikan lisensi komersial, sekolah pilot yang menaunginya kala itu dinyatakan bangkrut dan tutup.  Hal ini dibarengi dengan kondisi krisis moneter dunia, termasuk Indonesia pada 1998. Kondisinya semakin bertambah sulit. Orangtua Juna di Indonesia pun mengalami kebangkrutan, dan kesulitan ekonomi. Mau tak mau, Juna harus berjuang sendiri untuk dapat tetap hidup di Amerika.

Pernah Menjadi Master Chef of Shushi di Amerika

Kesulitan hidup di negeri orang tak lantas membuat Chef kawakan ini patah arang. Ia kembali harus pindah ke daerah lain. Kali ini, Houston dipilih sebagai tempatnya memulai pertaruhan. Awalnya, ia ingin melanjutkan pelatihan pilot, untuk mendapatkan lisensi komersial. Namun nasib berkata lain. Kondisi finansial yang tak memungkinkan, membuatnya harus menyudahi cita-cita besarnya untuk menjadi seorang pilot.

profil chef juna

Juna yang kala itu harus menanggung biaya hidup yang tinggi, mau tak mau harus mencari pekerjaan. Nah, di sinilah awal kariernya menjadi chef profesional dimual, secara tidak sengaja.

Miyako, sebuah restoran Jepang di Amerika Serikat menjadi tempatnya bekerja. Bukan menjadi juru masak, melainkan pelayan restoran. Tugasnya mulai dari cuci piring, mengantarkan makanan, hingga membersihkan meja. Dengan gaji USD 1.000 kala itu, yang hanya cukup untuk membayar hunian sederhana dan makan ala kadarnya.

Baca juga: Daftar Restoran Berlabel Michelin Star Indonesia

Namun, karena gigih dan tekun dalam bekerja, seorang master chef di restoran tersebut menawarinya sebuah kesempatan. Yakni, untuk berlatih menjadi seorang Sushi Chef. Tak panjang pikir, Juna pun menerima tawaran tersebut. Konsekuensinya, ia harus menjalani berbagai pelatihan dalam membuat shushi, dengan berbagai metode yang keras.

Perjuangannya pun mulai membuahkan hasil. Pada 2001, ia berhasil menjadi Head Chef di restoran tempatnya bekerja. Sekaligus, menjadi salah satu Master of Sushi di Amerika Serikat. Lima tahun berjalan, karirnya semakin melejit. Ia pindah ke Restoran Sushi ternama, nomor 1 di Houston, dan mengepalai bidangnya, yaitu menjadi Executive Chef.

Memiliki Restoran ‘Fancy’ di Kawasan Elit, Jakarta

Berbicara tentang pengalaman hidup dalam berkarier di dunia masak memasak, ia memang sudah kenyang. Dari semua pengalaman tersebut, kini ia berhasil memiliki restoran sendiri.

Sebuah restoran dengan konsep dua musim, yang mewakili dua cita rasa internasional. Yaitu, Jepang dan Prancis. Namun, sebagai bahan baku, Chef kelahiran Manado ini memilih untuk menggunakan bahan-bahan dari Indonesia, namun tetap dengan kualitas terbaik.

Baca juga: 14 Makanan Tradisional Indonesia yang Enak Banget

Temukan Asuransi Mobil Terbaik Anda

Rp

Restoran miliknya berlokasi di kawasan Kuningan, dengan tajuk Correlate. Semua menu, berada di bawah pengawasannya langsung, untuk menjamin kualitas dan stabilitas rasa.

Tampil Awet Muda di Usia Kepala 4

profil chef juna

Siapa sangka, Chef yang cuek ini, ternyata sudah menginjak kepala empat, lho. Ia lahir di Manado, pada 20 Juli 1975. Terbiasa dengan tampilan yang kasual, membuatnya tampak awet muda, seperti di usia 30an. Tak heran, banyak yang belum tahu, bahwa pria yang punya hobi traveling ini telah masuk usia 44 tahun.

Kesuksesan tak lalu membuatnya langgeng dalam urusan asmara. Nyatanya, hingga kini Chef satu ini masih merasa nyaman dengan status single, meskipun konon ia telah memiliki kekasih. Perjalanan karier yang panjang, di antara terpaan ujian hidup berhasil membuatnya sukses seperti saat ini. Salah satu kuncinya adalah fokus dan kerja keras.

(Sumber foto: Instagram @junarorimpandeyofficial)

Comments are closed.