Fakta Menarik Daging Wagyu Khas Jepang

Lifestyle & Leisure

Daging wagyu dianggap sebagai salah satu bahan makanan termahal di dunia. Apa yang membedakan daging satu ini dengan jenis lainnya?

Bagi Anda yang hobi mengonsumsi daging sapi, tentu Anda tahu bahwa ada banyak sekali jenis daging sapi. Setiap jenisnya tentu memiliki ciri khas dan tekstur yang berbeda. Jika dulu orang-orang hanya tahu angus yang masuk dalam kategori daging sapi premium, sekarang ini rasanya ada yang lebih tenar dari jenis tersebut, daging wagyu namanya.

Dari namanya saja, kita dapat menebak bahwa daging tersebut berasal dari sapi Jepang. Daging satu ini memang berbeda dengan daging sapi jenis lainnya. Bahkan, dari warnanya saja kita dapat membedakan wagyu dengan jenis lain.

Harga daging satu ini terbilang sangat mahal, khususnya yang kualitas tertinggi. Per kilonya, daging ini dilabeli dengan harga lebih dari Rp1 juta. Dilihat dari harganya, tentu kita tahu bahwa daging ini bukanlah bahan makanan sembarangan. Banyak sekali fakta menarik di balik daging satuini dan yang membuatnya berharga sangat mahal. Apa saja? Mari kita lihat bersama di bawah ini!

Fakta Unik Daging Wagyu

Sangat Khas Jepang

Wagyu secara harafiah berarti daging Jepang. Menurut sejarah, nenek moyang sapi wagyu pertama kali datang ke Jepang pada 400 sebelum masehi. Jenis sapi yang datang pertama kali saat itu adalah jenis sapi hitam Jepang yang saat ini menjadi mayoritas (sekitar 90 persen) dari total keseluruhan sapi wagyu.

Selain sapi hitam Jepang, terdapat tiga jenis sapi lain yang dikategorikan sebagai sapi wagyu yaitu sapi cokelat Jepang, sapi tanpa tanduk Jepang, dan sapi tanduk pendek Jepang.

Setiap sapi wagyu juga memiliki keturunan darah yang murni, artinya tidak adanya perkawinan silang antara sapi wagyu dengan jenis sapi lainnya.

Sapi wagyu hanya bisa kawin dengan sapi wagyu lainnya. Hal ini untuk menjaga agar kualitas daging yang dihasilkan tidak berubah-ubah.

Tidak Hanya Ada di Jepang

Meskipun wagyu adalah daging khas Jepang, rasa yang khas dan kenikmatan dari sapi wagyu membuat peternak di negara lain juga tertarik untuk memeliharanya. Salah satu contohnya adalah sapi yang diberi nama American Style Kobe Beef. Sapi ini merupakan hasil persilangan antara sapi angus khas Amerika dengan sapi wagyu khas Jepang.

Sapi hasil persilangan tersebut pun dibesarkan dengan metode yang sama seperti sapi wagyu di Jepang. Hal ini membuat kualitas sapi American Style Kobe Beef ini bisa berkompetisi dengan sapi wagyu dari Jepang meskipun harganya masih lebih rendah dari harga di Jepang.

Teknik Pengembangbiakkan yang Unik

Untuk menghasilkan daging sapi berkualitas tinggi, para peternak sapi wagyu menggunakan metode yang unik untuk membesarkan sapi-sapinya. Waktu yang dibutuhkan dari sapi lahir hingga siap panen adalah sekitar 8-10 bulan.

Sapi selalu dibiarkan berada di padang rumput terbuka, di mana dia bebas untuk memakan rumput yang ada di sana dan dikombinasikan dengan makanan bernutrisi tinggi.

Sapi Wagyu yang ada pun juga dimanjakan, di mana mereka dipijat secara berkala dan diberikan jaket apabila memasuki musim dingin. Semua hal ini dilakukan agar sapi tidak mengalami stres yang dapat mengurangi kualitas daging mereka.

Memiliki Ciri Khas Unik

Ada ciri khas yang unik dan hal ini menjadi alasan mengapa orang-orang rela merogoh kocek lebih untuk mengonsumsi daging tersebut. Daging sapi wagyu memiliki pola seperti marmer yang sangat cantik di mana pola ini terbentuk karena lapisan lemak tak jenuh pada sapi menyebar dengan merata.

Daging sapi wagyu juga memliki tekstur yang berair sehingga memberikan sensasi juicy ketika memakannya. Titik leleh daging juga sangat rendah sehingga tidak perlu heran jika Anda merasakan sensasi seperti meleleh di dalam mulut. Selain itu, aroma yang khas dari makanan ketika dimasak juga sangatlah menggoda.

Daging Wagyu Kobe yang Terbaik

Meskipun sama-sama termasuk daging wagyu, antara daging wagyu pun terdapat tingkatannya lagi. Setiap prefektur di Jepang memiliki ciri khasnya sendiri-sendiri, tetapi daging Kobe selalu menjadi primadona dibanding prefektur lain.

Sapi Kobe sendiri sebetulnya adalah sapi hitam Jepang galur Tajima yang garis keturunannya sangat dijaga. Sapi ini dibesarkan di kota Kobe yang terdapat di prefektur Hyogo dan jumlahnya pun hanya sedikit. Kedua hal inilah yang membuat daging wagyu Kobe menjadi sangat mahal. Daging wagyu Kobe pun juga menjadi merek yang mewakili daging wagyu di seluruh dunia.

Memiliki Sertifikat Khusus

Daging sapi Kobe memiliki sertifikasi khusus yang dinamakan dengan Kobe Beef Certification. Daging wagyu yang telah dipotong akan dinilai berdasarkan lima kriteria utama, yaitu pola daging, warna daging, warna lemak, kecerahan, dan tekstur. Setiap kriteria memiliki lima grade dengan grade lima adalah yang tertinggi.

Selain itu, perbandingan antara berat daging dengan berat karkas setelah sapi disembelih juga dinilai dengan penilaian A-C, dengan A yang tertinggi.

Untuk memudahkan, daging dengan grade A5 adalah kualitas tertinggi dan grade C1 adalah kualitas terendah. Untuk sebuah daging wagyu agar mendapatkan Kobe Beef Certification, daging tersebut harus masuk ke grade A atau B dan grade empat atau lima.

Satu Asuransi untuk
Semua Destinasi Liburan

Pilih Asuransi Perjalanan di Sini!

Kaya Nutrisi

Tak hanya rasanya yang membuat wagyu sangat dicintai penikmat steak, ia juga kaya akan nutrisi yang dibutuhkan tubuh. Daging premium ini mengandung asam lemak yang bernama shimofuri yang mengandung omega-3 yang memiliki kolesterol baik dan bagus untuk kesehatan jantung.

Selain itu, daging wagyu juga mengandung 30 persen lemak tak jenuh yang lebih tinggi dari daging sapi umumnya. Kandungan lemak tak jenuh inilah yang memberikan rasa gurih saat dipanaskan.

Bagus untuk Kesehatan

Jenis daging yang satu ini mampu menyehatkan otot sementara membakar lemak pada tubuh dan meningkatkan oksigen yang masuk ke dalam tubuh hingga meningkatkan metabolisme. Daging ini juga mengandung omega-3 dan 6 yang mampu membantu menyalurkan dan mematobolisme truglycerides dan juga kolesterol.

Fakta di atas membuktikan bahwa harga tinggi untuk menebus daging wagyu tidaklah berlebihan. Apakah Anda pernah mencicipi daging satu ini?

Comments are closed.