Pilih Daycare dengan Memperhatikan Hal Berikut!

FamilyLifestyle & Leisure

Perasaan tenang saat meninggalkan anak di daycare tentu sangat penting, karenanya perhatikan hal-hal penunjang pemilihan tempat penitipan anak yang tepat.

Keinginan untuk mengasuh anak dengan tangan sendiri setiap hari memang menjadi impian para orang tua, sayangnya kondisi orang tua yang harus bekerja terkadang menjadi kendala. Terdapat beberapa pilihan untuk menentukan tempat pengasuhan yang tepat bagi anak, salah satunya yang biasanya dipilih yaitu menitipkan anak pada tempat pengasuhan khusus yang disebut dengan daycare.

Menentukan tempat pengasuhan anak yang sesuai memang sulit karena tak semua tempat pengasuhan anak yang ada di sekitar kita cocok untuk dijadikan lembaga yang turut mengawal tumbuh kembang anak di tahun emasnya. Perlu kecermatan khusus agar kita dapat mengenali tempat pengasuhan yang bagus untuk anak.

Baca juga: Sekolah Terbaik untuk Anak? Kenali Faktornya!

Ciri-ciri Daycare yang Baik

Sebab terhalang kondisi yang mengharuskan Anda untuk bekerja, maka sudah selayaknya Anda mencarikan tempat pengasuhan yang baik dan layak untuk anak. Berikut beberapa ciri tempat pengasuhan anak yang baik:

Reputasi

Cari tahu bagaimana reputasi tempat pengasuhan anak tersebut. Tentu saja reputasi ini bukan berasal dari iklan, melainkan testimoni jujur dari para orangtua yang telah menitipkan anaknya di sana.

ciri daycare

Cari tahu berapa lama daycare tersebut didirikan, jumlah alumninya, jumlah siswa di sana, dan pemberitaannya di media. Jangan sampai mengambil risiko dengan menitipkan anak pada daycare yang pernah berkasus, apalagi seputar isu penculikan, pedofilia, dan bullying.

Daycare yang baik akan selalu memiliki administrasi rapi dan terdaftar secara resmi di pemerintahan. Jangan sampai, tempat pengasuhan anak yang Anda masuki termasuk dalam daftar hitam yang belum berizin dan tidak memenuhi syarat aman untuk anak.

Survei

Tajamkan telinga, Anda bisa mencoba trik berikut ini. Datang lah saat pagi hari di saat para orangtua mengantarkan anaknya ke tempat pengasuhan anak atau justru di saat orang tua sedang menjemput anak-anaknya. Kemudian, Anda bisa bertanya kepada para orangtua tersebut tentang bagaimana kesannya terhadap tempat pengasuhan anak tersebut.

Komunitas yang Orang tua ikuti akan sangat berguna dalam hal ini. Misalnya grup di media sosial seperti Facebook dan WhatsApp maupun grup arisan. Anda bisa mulai survei kecil-kecilan di sana. Beberapa tempat pengasuhan anak menerapkan sistem trial agar anak mencoba sesi kelas mereka. Anda juga bisa memanfaatkan ini untuk bertanya tentang kurikulum, metode, makanan, kemampuan guru, maupun cara mereka menangani masalah.

Kebijakan yang Tegas

Memilih tempat pengasuhan anak yang punya kebijakan yang tegas juga penting. Misalnya, bagaimana sikap tempat pengasuhan anak menghadapi anak yang sedang sakit, berapa lama toleransi masa sakit diberikan, bagaimana menyikapi anak yang tidak divaksin, dan sebagainya.

Baby Center mengingatkan bahwa anak yang sedang batuk atau flu yang di tempat pengasuhan anak kemungkinan akan menulari anak lainnya. Anak yang tidak divaksin pun punya kecenderungan yang sama.

Kurikulum

Tempat penitipan anak-anak yang bagus akan dapat menjelaskan kurikulum apa saja yang dijadikan acuan dalam mendidik anak-anak. Selain itu, penerapannya pun juga harus sesuai dengan karakteristik anak yang unik.

Orang tua harus memperhatikan, berapa banyak tempat pengasuhan anak tersebut melibatkan orangtua dalam proses pendidikan. Misalnya, melibatkan orangtua dalam sesi field trip, membantu anak dalam membuat karya, maupun hadir dalam pementasan yang melibatkan anak.

Pemerintah Republik Indonesia memiliki acuan yang dinamakan Petunjuk Teknik Penyelenggaraan Tempat Penitipan Anak. Di sana tersedia informasi bagi orangtua dan pendidik agar dapat menjalankan tempat pengasuhan anak yang baik sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI.

Kurikulum yang diterapkan haruslah yang dapat menstimulasi tumbuh kembang anak. Perhatikan apakah tempat pengasuhan anak tersebut memiliki sensory play, mengajarkan kemampuan bahasa, kinestetik, interaksi sosial pada sesamanya, maupun life skill seperti potty training, makan sendiri, dan sebagainya.

Hal yang penting diperhatikan juga adalah tentang staf pengajarnya. Apakah pekerjaan para pengajarnya sesuai dengan tingkat pendidikan maupun kemampuan khusus yang dimilikinya.

Fasilitas

Tempat penitipan yang bagus haruslah memiliki fasilitas belajar yang benar-benar diperlukan untuk menunjang belajar anak. Tempat tidur, dapur untuk memroses makanan, perabotan, dan semua ruangannya pun juga harus bersih.

kegiatan daycare

Katakan sejujurnya pada penitipan anak yang ditempati tentang alergi yang dimiliki oleh si kecil. Karena, alergi makanan tertentu, debu, hewan, maupun hal lainnya harus masuk ke dalam fasilitas keamanan yang diberikan oleh tempat pengasuhan anak. Makanan yang diproses pun harus sehat. Jangan sampai, tempat pengasuhan anak justru membuat pola makan anak Anda tidak sehat sehingga alami obesitas. Perlu diperhatikan kondisi toilet serta kamar tidur untuk anak di sana.

Baca juga: Pentingnya Pendidikan Karakter Bagi Perkembangan Anak

Ciri-ciri Tempat Penatapan yang Kurang Baik

Tentu Anda sangat menginginkan yang terbaik bagi sang buah hati, dalam memilih tempat penitipan ini Anda juga harus cermat. Berikut hal-hal yang biasanya mencirikan sebuah tempat penitipan anak yang kurang baik:

Kurang Bersih dan Higenis

Anda perlu perhatikan kondisi kebersihan di lingkungan pengasuhan, seperti kondisi lantai, sarana bermain, belajar juga istirahat. Jangan lupa juga untuk melihat halaman bermain apakah rumput dan kondisi luarnya memadai. Yang juga tak kalah penting, kondisi kamar mandi yang harus bersih dan higienis.

Reputasinya Diragukan

Selidiki reputasi tempat penitipan anak dengan bertanya pada ibu-ibu pelanggan, atau orang-orang yang tinggal di sekitar tempat itu. Bisa juga dengan bertanya di forum online atau grup parenting di media sosial. Jika ada dua atau lebih suara yang mengatakan tempat pengasuhan anak itu kurang baik, sebaiknya Anda cari tempat lain.

Kurikulum Tidak Jelas

Kurikulum perlu jadi pertimbangan jika Anda memilih tempat penitipan anak yang juga berfungsi sebagai PAUD. Apa benar kurikulum yang ditawarkan benar-benar dilaksanakan dan berjalan sesuai yang ditawarkan.

Peraturan Kurang Tegas

belajar di daycare

Tempat penitipan anak plus PAUD memang seharusnya menyenangkan dan tidak seserius sekolah sungguhan. Meski demikian, anak tetap perlu diajarkan cara mengikuti jadwal. Mereka juga perlu tahu perbedaaan tindakan benar dan salah, tentang apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan. Jangan memilih tempat pengasuhan anak plus PAUD yang tidak menerapkan aturan yang jelas pada anak-anak pelanggannya.

Masalah Keamanan

Perhatikan apakah colokan atau stop kontak listrik ada di tempat aman dan tak terjangkau balita. Alat-alat kebersihan juga tidak boleh tergeletak di sembarang tempat.

Mainan yang disediakan harus sesuai dengan usia anak dan tidak ada ujung yang runcing. Selain itu, tempat pengasuhan anak harus punya pintu darurat, kotak P3K, dan daftar nomor darurat yang ditempelkan di tempat yang mudah dilihat.

Anak Tidak Nyaman

Anak menangis saat ditinggal Bunda bekerja adalah hal yang biasa terjadi, terutama pada bulan-bulan pertama Anda kembali bekerja setelah cuti sekian lama. Curiga lah jika hal ini terjadi terus menerus. Mungkin ada hal yang tidak dia sukai di tempat penitipan anak. Ada juga kemungkinan anak pernah mengalami kejadian yang membuatnya trauma berada di penitipan anak.

Memilih tempat penitipan anak yang cocok untuk anak memang tak bisa sembarangan. Anda harus cermat dan berhati-hati dengan memperhatikan faktor-faktor yang sudah dijelaskan di atas. Semoga segera berjodoh dengan penitipan anak yang berkualitas ya!

Baca juga: Cerita Fabel yang Baik Diceritakan Pada Anak

Comments are closed.