Sejarah dan Perkembangan Fashion Show di Dunia

Lifestyle & LeisureTravel

Dunia fashion di dunia selalu berkembang dengan pesat. Fashion show menjadi salah satu ajang yang dipilih untuk memamerkan koleksi terbaru hasil karya para desainer. 

Tidak dipungkiri memang perkembangan fashion di dunia terus beruptar seiring dengan perkembangan zaman atau kembali mengangkat tren dahulu, seperti 90’s. Namun, perlu Anda ketahui, dibalik tren fashion yang yidak pernah putus, ada peran dari pagelaran mode atau yang sering disebut fashion show ini.

Baca juga: London: Pusatnya Tempat Wisata di inggris yang Romantis

Ada banyak tujuan dari diadakannya fashion show ini, salah satunya sebagai ajang untuk meluncurkan atau memamerkan koleksi busana dan aksesoris terbaruhasil karya para desainer. Sebab, melalui sebuah pagelaran seperti ini, diharapkan banyak masyarakat yang lebih mengetahui dan bahkan tertarik untuk membeli dibandingkan hanya dipajang di sebuah toko buasana.

Sejarah Fashion Show di Dunia

Jika melihat secara seksama, Paris, Amerika, Korea Selatan, dan beberapa negara lainnya dijadikan sebagai pusatnya trend fashion terbaru. Tidak heran jika di negara-negara tersebut sering diadakannya fashion show bahkan fashion week sesuai dengan perkembangan mode itu sendiri. Mengapa sering diadakannya pegelaran mode, karena negara-negara tersebut dilalui empat musim dalam setahun, sehingga perkembangan mode setiap musimnya pun berbeda-beda.

berbagai fashion show

Jenis koleksi dibuat berdasarkan iklim cuaca di negara empat musim serta penggolongan kategori busana siap pakai atau couture. Sampai hari ini pekan mode di Paris, New York, Milan, dan London jadi acuan untuk menentukan tren. Khalayak mode menyebut pekan mode di kota-kota itu sebagai “big four fashion week“.

Namun, seiring dengan perkembangan zaman, sudah banyak kota lain yang menyelenggarakan pegalaran mode tersebut, diantaranya, Melbourne, Sydney, Rio de Janeiro, Montreal, Cayman Island, Hong Kong, Bogota, Copenhagen, Uni Emirat Arab, dan Jakarta. Meski demikian, big four fashion week tetap menjadi acuan lantaran merupakan pelopor pekan mode yang konsisten mempertahankan reputasi.

Lambat laun kehadiran pada ajang pekan mode di empat kota tersebut terus masuk ke wish list para jurnalis mode, buyer, penulis blog, dan para penikmat mode lain. Setiap tahunnya dan secara rutin, pagelaran ini akan terus berlangsung seiring dengan perkembangan mode yang tidak ada hentinya.

Jenis-Jenis Fashion Show di Dunia

New York Fashion Week

New York Fashion Week adalah pembuka dari si empat besar fashion capital dunia. Para desainer kelas dunia selalu turut meramaikan ajang fashion ini, misalnya saja Anna Sui, Brandon Maxwell, dan lainnya. Bukan hanya para desainer yang memamerkan koleksi terbarunya, tetapi para artis mancanegara pun tidak sedikit yang sengaja datang untuk menikmati setiap sentuhan moda terbaru dari para desainer.

London Fashion Week

London, Inggris memang salah satu negara kiblat fashion dunia. Menyusul New York, London Fashion Week juga menjadi pageralan mode terbesar di dunia.  London Fashion Week pertama kali digelar pada 1984 di sebuah lapangan parkir. Seperti halnya di New York dan Paris, pekan mode di kota ini pun berkembang pesat. Kreativitas yang disebut Samuel tidak terbatas bahan dan pola busana. Martine Jarlgaard, desainer anyar yang mengikuti pekan mode tersebut, pernah membuat konsep peragaan busana menggunakan Hololens. Martine menggunakan benda serupa perangkat virtual reality untuk untuk menembakkan tayangan hologram yang memperlihatkan koleksi busana. Desainer lain seperti Isa Arfen memilih membuat komposisi model peragaan busana dengan meminjam khazanah performance art.

Baca juga: 6 Destinasi Liburan Romantis Bersama Pasangan di Italia

Tidak hanya menampilkan desainer-desainer ternama negeri tersebut, London Fashion Week turut mengundang desainer-desainer asal Dubai, Korea Selatan dan Finlandia. Tentu saja brand internasional seperti Burberry, Mary Katrantzou, dan lain sebagainya bisa Anda nikmati dipagelaran ini. Deretan model-model ternama seperti Gigi Hadid dan Kendall Jenner Sudah pasti datang ke acara ini, lho.

Milan Fashion Week

Milan Fashion Week atau dalam bahasa italia settimana della moda akan ini selalu dilaksanakan di awal tahun. Sejak tahun 1958 acara ini diselenggarakan oleh Camera Nazionale della Moda Italiana. Italia yang kaya akan desainer ternamanya akan dibanjiri dengan nama-nama besar seperti Salvatore Ferragamo, Gucci, Dolce Gabbana, dan lain sebagainya. Milan memang benar-benar menampakan dirinya sebagai kota mode. Selain karya haute couture-nya, Milan juga terkenal dengan free toxic dan karya ready-to-wear.

Paris Fashion Week

berbagai fashion show

Selain Milan, Paris juga menjadi salah satu pusat perkembangan mode di dunia. Sebagai penutup rangkaian big four, Paris Fashion Week biasanya dilaksanakan setiap akhir bulan Februari hingga awal Maret. Sebagai negara yang dijuluki salah satu pusat kebudayaan dunia, karya haute couture dan ready-to-wear asal negara ini akan dipamerkan pada ajang tersebut. Desainer-desainer ternama seperti Chanel, Dior, Louis Vuitton, dan lain sebagainya. Pada Paris Fashion Week diakhir tahun lalu, model ternama Bella Hadid tampil mempesona di ajang ini dengan balutan busana Chanel.

Jenis-Jenis Fashion Week Indonesia

Tidak hanya dunia, Indonesia juga memiliki ajang serupa yang tidak kalah heboh bahkan sudah diakui di beberapa negara di dunia. Mau tahu apa saja fashion week terbaik di Indonesia, berikut ulasannya.

Indonesia Fashion Week

Indonesia Fashion Week atau IFW adalah gelaran fashion lokal yang namanya cukup menyita perhatian publik. IFW ini diprakarsai oleh Poppy Dharsono, Pia Alisjahbana, Harry Darsono dan 20 perancang lain sejak tahun 2011 sebagai upaya Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) untuk mempromosikan budaya Indonesia serta karya perancang dalam negeri kepada khalayak luas. Dalam ajang tahunan ini, lebih dari 20 peragaan busana, 10 seminar, serta 10 talkshow diselenggarakan dalam jangka waktu satu minggu penuh.

Meski terbilang baru, Indonesia Fashion Week terbukti sudah punya pamor bahkan di kelas mancanegara. Mode-mode yang dipamerkan dalam pagelaran ini kerap menjadi acuan tren fashion, tak hanya di Indonesia, namun di negara-negara Asia lainnya seperti Malaysia, Singapura, dan Brunei. Indonesia Fashion Week juga disinyalir telah membantu pertumbuhan industri fashion dalam negeri secara signifikan, dengan nilai ekspor fashion yang cukup fantasitik.

Jember Fashion Carnaval

berbagai fashion show

Jember Fashion Carnaval sudah bukan pagelaran baru di Indoneisa. Acara yang satu ini sudah sangat terkenal hingga ke berbagai belahan dunia. Mulai dihelat pada tahun 2003 atas gagasan perancang busana Dynan Fariz, Jember Fashion Carnival diadakan setiap bulan Agustus di sepanjang jalan utama kota Jember. Keseluruhan pagelaran JFC meliputi empat mata acara utama, yakni Kids Carnival, Artwear Carnival, Waci, dan Grand Carnival. Lebih dari 2000 peserta turun ke jalan sepanjang 3,6 km untuk memamerkan kostum dengan dekorasi meriah yang bernuansa kedaerahan.

Baca juga: Yuk, Liburan Keluarga ke Disneyland Paris!

Jakarta Fashion Week

Selain Indonesia Fashion Week (IFW), industri mode lokal juga memiliki event Jakarta Fashion Week yang namanya sudah populer hingga ke luar negeri. Jakarta Fashion Week diselenggarakan sebagai hasil kolaborasi pemerintah Jakarta dan juga Femina Group, salah satu perusahaan media terbesar Indonesia. Tak hanya diisi ajang pameran busana saja, Jakarta Fashion Week juga dilengkapi dengan talkshow-talkshow yang menghadirkan berbagai pelaku industri mode lokal maupun internasional. Salah satu segmen yang cukup spesial dari Jakarta Fashion Week adalah Young Fashion Designer Award-nya, di mana perancang-perancang busana baru akan diperkenalkan pada pelaku industri fashion.

Comments are closed.