Gaji Bulanan Lebih Teratur dengan Cara Ini

Lifestyle & Leisure

Ketika gaji bulanan sudah turun, saatnya mengatur gaji bulanan agar pemasukan dan pengeluaran lebih teratur. Futuready punya tipnya untuk Anda, yuk simak!

Apakah Anda salah satu yang mengalami gaji bulanan hanya numpang lewat saja? Sehingga belum tengah bulan gaji sudah habis, karena banyak dana yang sudah dialokasikan untuk berbagai macam keperluan. Kesulitan mengatur gaji bulanan, banyak dialami oleh sebagian masyarakat modern sekarang ini. Hal ini bisa terjadi, karena Anda tidak mengelola gaji dengan baik. Pertanyaannya, apakah rumus mengatur gaji yang telah Anda gunakan selama ini sudah sesuai? Namun, jangan khawatir kami memiliki tip cara jitu bagaimana untuk mengelola gaji bulanan lebih teratur.

Pembagian Saat Mengatur Gaji Bulanan

Saat ini semakin banyak orang yang melek asuransi dan investasi, alias memahami pentingnya dua hal tersebut. Meski begitu, masih ada orang-orang yang bingung mengenai alokasi dana untuk investasi dan asuransi. Kebingungan ini yang kadang menjadi penghalang orang untuk berasuransi dan berinvestasi. Karena takut salah, beberapa orang malah menunda investasi. Repotnya lagi kalau kemudian lupa.

Baca juga: 3 Cara Mengelola Gaji Untuk Investasi

Buat Bujet dari Gaji Bulanan

Anda bisa memulai merencanakan anggaran bulanan, dengan membuat daftar pengeluaran bulanan menjadi dua bagian yaitu untuk kebutuhan primer dan tersier. Untuk kebutuhan primer seperti makan, ongkos bekerja, tagihan listrik, berbagai cicilan dari rumah, mobil dan lain sebagainya. Kemudian untuk kebutuhan tersier, dengan membuat anggaran untuk shopping, traveling, hingga anggaran hangout dengan teman-teman atau rekan kerja.

Langsung Bayar Tagihan

Ketika gaji telah dipastikan sudah turun ke rekening bank Anda, hal pertama yang harus dilakukan ada bayar segala macam bentuk tagihan di awal. Hal ini penting, agar tidak menggangu biaya kebutuhan Anda sehari-hari. Jadi Anda bisa memisahkan atau membayarkan terlebih dahulu, dengan begitu akan membuat Anda lebih tenang dalam mengatur pengeluaran bulanan lainnya.

Simpan Minimal 15% Gaji Bulanan untuk Tabungan atau Investasi

Dana tabungan atau investasi juga harus dipisahkan. Besarnya dana tersebut usahakan minimal 15 persen. Mengapa nilainya cukup besar? Sebab, keperluan Anda di masa mendatang juga semakin besar. Apalagi dari status masih lajang kemudian berkeluarga, kebutuhan Anda pasti akan berlipat.

Temukan Asuransi Mobil Terbaik Anda

Rp

Gunakan Maksimal 60% Gaji Bulanan untuk Biaya Hidup

Dana ini wajib untuk dikeluarkan dan porsinya paling besar. Anda pasti perlu dana untuk membeli bahan pokok, membayar listrik, membayar air, transportasi, dan sebagainya. Bila dana ini tidak dikeluarkan, pasti akan mengganggu aktivitas Anda sehari-hari. Dana untuk biaya hidup ini kisarannya sekitar 60 persen.

Alokasikan Sekitar 10% Gaji Bulanan untuk Dana Darurat dan Asuransi

Dana asuransi bisa masuk di kategori ini. Besarnya sekitar 10 persen untuk kedua dana ini. Seandainya Anda ingin memisahkan dana asuransi dari dana darurat, usahakan tidak lebih dari 10 persen agar tidak mengganggu keperluan yang lain.

Buat Laporan Keuangan Harian

Catatlah pengeluaran yang Anda lakukan setiap hari sehabis berbelanja, cara ini bisa membantu Anda untuk mengetahui ke mana saja uang yang telah digunakan selama ini. Sekaligus bisa membantu Anda juga untuk menganalisa barang-barang apa saja yang sebenarnya harus dibeli di bulan yang akan datang.

Miliki Dua Atau Lebih Rekening Bank

Dianjurkan Anda memiliki dua rekening bank yang berbeda. Satu rekening digunakan untuk kebutuhan sehari-hari Anda, seperti menerima gaji, bayar tagihan, dan belanja. Kemudian, rekening yang lain bisa Anda gunakan khusus untuk menabung, dengan membuat jumlah minimal berapa persen yang harus Anda tabung dari gaji bulanan.

Sisihkan Sekitar 5% Gaji Bulanan untuk Dana Sosial

Sebagai makhluk sosial Anda tidak bisa lepas dari kehidupan sosial. Keperluan untuk menyumbang saat ada saudara atau tetangga yang mengadakan hajat akan jadi pengeluaran rutin.

Buat Perbandingan

Anda bisa melakukan perbandingan antara pengeluaran dengan anggaran, ini merupakan hal yang wajib Anda lakukan demi mengetahui apakah pengeluaran Anda sesuai dengan anggaran yang telah dibuat atau belum. Mungkin juga malah melebihi anggaran yang telah dibuat. Nah, jika hal ini terjadi sudah seharusnnya Anda melakukan revisi terhadap anggaran Anda. Buatlah perbandingan dengan catatan harian Anda, hal ini untuk mengetahui apa saja kebutuhan untuk mengeluarkan dana yang besar.

Comments are closed.