Gaya Komunikasi Harian yang Sering Digunakan

Lifestyle & Leisure

Berkomunikasi merupakan salah satu cara seseorang untuk berinteraksi dengan orang lain. Namun, tahukah Anda ada beberapa gaya komunikasi yang sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari?

Berkomunikasi merupakan salah satu kegiatan yang sering dilakukan setiap saat oleh semua orang. Pasalnya, jika tidak ada komunikasi sudah dipastikan tidak ada percakapan bahkan kedekatan antara sesama manusia.

Dalam berkomunikasi terdapat beberapa gaya yang mungkin tidak Anda sadari. Nah, untuk menambah pengetahuan Anda, berikut ini gaya komunikasi yang sering digunakan banyak orang. Bisa jadi tanpa disadari digunakan juga oleh Anda dalam kehidupan sehari-hari.

Jenis-jenis Gaya Komunikasi 

The Equalitarian Style

Kita mulai dengan The Equalitarian yaitu merupakan salah satu gaya yang memiliki ciri-ciri adanya arus penyebaran pesan verbal secara lisan maupun tertulis yang sifatnya dua arah. Artinya, dalam posisi ini akan ada interaksi dua arah antara orang yang sedang berkomunikasi. Namun, dalam komunikasi gaya equalitarian, komunikasi dilakukan tidak dengan cara terbuka. Setiap anggota yang sedang terlibat dalam komunikasi bisa mengungkapkan pendapatnya dengan suasana yang paling memungkinkan untuk bisa mencapai kesepakatan dan pemahaman bersama.

Biasanya, orang-orang yang menggunakan gaya komunikasi equalitarian adalah orang-orang yang mempunyai rasa kepedulian dengan orang lain dan ingin membina hubungan baik dengan orang lain secara pribadi maupun profesional.

Gaya Audiotori

Berikutnya adalah gaya audiotori. Orang-orang dengan gaya komunikasi ini akan mengingat apa yang orang lain katakan pada mereka, kata demi kata yang terurai. Mereka lebih cenderung belajar melalui pendengarannya dan sangat suka terlibat dalam pembicaraan. Gaya audiotori ini akan suka memberi pemaparan yang panjang atau menjelaskan sesuatu dengan sangat mendetail. Orang-orang ini biasanya bagus untuk diajak brainstorming atau berdiskusi. Hal ini dikarenakan orang-orang dengan gaya audiotori senang berbicara dan mereka cenderung berbicara dengan keras, lantang, serta terlihat kasar.

Selain itu, mereka sedikit sulit mendengarkan sehingga lawan bicaranya akan cenderung kesulitan menyelesaikan kata-katanya. Salah satu hal negatif yang ada pada diri orang dengan gaya audiotori adalah mereka kurang terstruktur dalam berbicara sehingga lawan bicaranya akan cenderung kesulitan mengikuti arah pembicaraan yang sedang terjadi.

The Structuring

Gaya structuring merupakan jenis gaya yang memanfaatkan pesan verbal secara lisan maupun tertulis dengan tujuan menegaskan perintah yang wajib dilaksanakan, penjadwalan tugas, dan pekerjaan dalam struktur organisasi. Komunikasi lebih dilakukan untuk bisa mempengaruhi lawan bicara dengan melakukan pembagian informasi untuk tujuan organisasi, seperti pembagian kerja, jadwal, prosedur, dan lain-lain.

Gaya Komunikasi Visual

Seperti namanya, gaya komunikasi visual cenderung melihat suatu hal seperti gambar di dalam kepalanya. Mereka akan lebih mudah memahami sesuatu dengan membuat gambaran visual di dalam kepalanya.

Biasanya, orang-orang dengan gaya ini merupakan orang yang terencana dan menyukai ketepatan waktu. Mereka lebih suka mendapatkan suatu arahan yang jelas, alih-alih arahan yang terinci.

The Controlling Style

Controlling style adalah gaya komunikasi yang lebih memegang kendali proses komunikasi yang terjadi. Tanda-tanda dari gaya komunikasi ini adalah adanya kehendak yang sifatnya memberi batasan, memaksa, ataupun mengatur perilaku, pikiran, dan respons orang lain. Orang-orang yang menggunakan gaya komunikasi ini dikenal sebagai komunikator satu arah atau one way communicators.

Jenis gaya ini biasanya lebih diperuntukkan untuk menyampaikan pesan kepada orang lain, bukan berbagi pesan. Pengirim pesan dengan controlling style ini tidak mengharapkan adanya umpan balik, kecuali jika umpan balik tersebut berguna untuk diri mereka sendiri.

Relinguishing Style

Dalam gaya komunikasi relinguishing style, pembawa pesan memiliki kemauan untuk menerima saran ataupun pendapat dari orang lain. Pembawa pesan bahkan bisa jadi mengharapkan feedback dari penyampaian pesan tersebut, bahkan jika pembawa pesan ini memiliki hak untuk memerintah atau mengontrol orang lain.

Menggunakan gaya ini akan lebih cocok jika dilakukan dengan orang-orang yang memiliki keahlian tertentu, berpengetahuan luas, teliti, dan bersedia bertanggung jawab atas pekerjaan yang diberikan kepadanya.

The Withdrawal Style

Withdrawal Style merupakan gaya komunikasi yang tertutup, di mana subjek tidak ingin untuk berkomunikasi dengan orang lain. Keengganan untuk berkomunikasi ini bisa terjadi karena adanya persoalan pribadi yang sedang dimiliki orang tersebut.

Contohnya adalah ketika seseorang mengucapkan bahwa dirinya tidak ingin terlibat jika terjadi suatu permasalah, maka dirinya memberi indikasi bahwa dia ingin menghindari komunikasi dengan orang lain. Dalam komunikasi gaya ini tidak cocok untuk digunakan dalam lingkup organisasi.

Gaya Kinestetik

Jika Anda melihat seseorang yang berbicara secara perlahan dan lemah lembut, maka itulah salah satu ciri gaya kinestetik. Seseorang yang menggunakan gaya komunikasi kinestetik biasanya juga akan mengungkapkan perasaan dalam pernyataannya bahwa dirinya bisa benar atau salah.

Seseorang yang menggunakan gaya komunikasi kinestetik, biasanya merupakan seseorang yang pandai menjalin hubungan dengan orang lain. Mereka adalah orang yang setia dan bersedia memberi dorongan kepada orang lain. Namun, mereka juga merupakan orang yang mudah sakit hati jika merasa tersisih dan tidak dianggap. Maka, orang-orang ini termasuk orang-orang yang high maintanance karena harus diperlakukan secara hati-hati.

The Dynamic Style

Untuk gaya dinamis ini cenderung bersifat agresif karena subjek yang membawa pesan melihat bahwa lingkungan di sekitarnya lebih berorientasi pada tindakan. Dalam komunikasi, gaya dinamis umumnya digunakan oleh para juru kampanye atau orang-orang yang pekerjaannya di bidang pemasaran produk.

Gaya komunikasi dinamis memiliki tujuan utama untuk memberi stimulasi atau rangsangan pada orang lain atau bawahannya untuk bekerja secara lebih cepat dan efektif demi menyelesaikan banyak pekerjaannya yang sifatnya kritis. Namun, dalam gaya komunikasi ini perlu diperhatikan bahwa penerima pesan harus memiliki keahlian untuk menyelesaikan atau mengatasi masalah kritis tersebut.

Temukan Asuransi Mobil Terbaik Anda

Rp

Kecerdasan Spasial

Umumnya, orang yang menggunakan gaya komunikasi visual akan mudah untuk diarahkan ke satu topik pembicaraan ke topik pembicaraan yang lain. Mereka juga ahli memberi gambaran visual mengenai ide atau kemungkinan yang bisa terjadi di masa depan.

Namun, orang-orang dengan gaya berbicara seperti ini biasanya tidak fleksibel terhadap perubahan. Mereka juga kurang sabar dengan orang lain sehingga bisa berakibat pada kecerobohan atau hasil yang kurang maksimal akibat terlalu terburu-buru.

Gaya Komunikasi Digital Audio

Gaya komunikasi digital audio mungkin merupakan gaya berbicara yang paling fleksibel dibandingkan gaya yang dibahas sebelumnya. Orang-orang dengan gaya komunikasi ini juga bisa menggunakan karakteristik yang dimiliki di sistem lain. Orang-orang ini sangat logis dan praktis, serta memiliki banyak pertanyaan di kepalanya untuk bisa memahami lingkungan di sekitarnya.

Comments are closed.