Hari Ayah, Mengenang Jasa Kepala Keluarga

Lifestyle & Leisure

Selamat Hari Ayah untuk seluruh ayah di Indonesia. Di sini, siapa saja yang sudah memberikan ucapan bahkan kado untuk ayah?

Ayah, sosok kepala keluarga dengan segala jerih payahnya. Menjadi penyangga keluarga yang porsinya tak kalah dari seorang ibu. Tak salah jika banyak orang juga turut mendukung memperingati Hari Ayah. Merayakan momen untuk mengingat perjuangan seorang ayah.

Sejarah Hari Ayah

Selamat Hari Ayah

Perayaan Hari Ayah atau father day memang belum sepopuler dan dikenal seperti Hari Ibu. Tujuan dari peringatan ini memang sama halnya seperti Hari ibu, mengingat semua jasa-jasa yang telah dilakukan dalam kehidupan kita. Secara historis, tradisi peringatan ini berasal dari seorang wanita Amerika serikat yang dibesarkan oleh sang ayah tanpa ibu. Dilansir dari Indian Express, pada tahun 1882 lahir seorang anak perempuan bernama Sonora Smart Dodd yang kemudian ibunya meninggal saat ia sedang berusia 16 tahun. William Smart, sang ayah harus mengurus sendiri Sonora dan kelima anak laki-lakinya. Kemudian Sonorota merasa khawatir jika nantinya tak ada hari untuk menghormati ayah yang telah berjuang membesarkan anak-anaknya seorang diri. Ia sempat ingin peringatan tersebut dirayakan pada hari ulang tahun ayahnya, namun ia memundurkan harinya, tepatnya pada tanggal 19 Juni 1910 atau Minggu ketiga bulan Juni. Maka dari itu, Amerika Serikat menetapkan Hari Ayah pada Minggu ketiga bulan Juni. Bukan hanya Amerika, negara lain pun turut memperingati hari tersebut dengan waktu yang berbeda-beda.

Serbia : 6 Januari

Rusia : 23 Februari

Italia : 19 Maret

Korea : 8 Mei

Jerman : 13 Mei

Denmark : 16 Mei

Austria : 5 Juni

Singapura : 20 Juni

Di Indonesia sendiri, masyarakat belum terlalu familiar dengan peringatan Hari peringatan Ayah Nasional ini diprakarsai oleh komunitas lintas agama yang kemudian ditindaklanjuti dan dideklarasikan oleh perkumpulan Putra Ibu Pertiwi (PPIP). Hari Ayah ini dideklarasikan oleh kaum wanita yang tergabung menjadi anggota PPIP. Deklarasi ini dilaksanakan di Pendopo Gede Balai Kota Solo, Jawa Tengah pada tanggal 12 November 2016. Buku dengan judul Kenangan Buat Ayah dikirimkan dengan Piagam perayaan ini kepada SBY yang saat itu menjabat sebagai presiden serta kepada empat bupati yang turut serta mengikuti kegiatan tersebut. Berikut ini merupakan hasil deklarasi saat penetapan tanggal peringatan father day.

Merayakan Hari Ayah

Bagaikan bumi yang gersang menantikan tetesan hujan di angkasa agar dari rahim Ibu Pertiwi terlahir semua yang hidup dan menghidupkan, demikianlah Ibunda merindukan curahan kasih Sang Bapak, agar terciptalah kehidupan baru yakni kita, Sang Anak. Bapak adalah pencipta kita dari daging dan darah serta nafasnya yang tumpah di taman Ibunda. Maka Atas Berkat Rahmat Sang Pencipta hari ini, 12 November 2006 kita deklarasikan sebagai HARI BAPAK NASIONAL INDONESIA. Hari yang dipakai anak-anak untuk mengenang keberadaan dan peran ayahnya termasuk para Bapak Bangsa Indonesia dari masa ke masa.

Solo, 12 Nopember 2006

Atas nama Keluarga Besar Bangsa Indonesia

Putra Ibu Pertiwi

Hari Ayah ini memang sudah sepatutnya ada mengingat sosok ayah sebagai peran penting dalam keluarga. Ayah menjadi sumber tenaga, keluatan, bertanggung jawab besar terhadap keluarga, dan melakukan segala cara untuk memenuhi dan memberikan kesejahteraan serta kebahagiaan dalam keluarganya. Awal mulanya PPIP menyebutkan dalam deklarasinya sebagai Hari Bapak Nasional, namun diubah menjadi Hari Ayah Nasional menyetarakan dengan penyebutan father day.

Baca Juga: Mengenal Sejarah Hari Ayah Nasional

Makna Hari Ayah

Setiap kegiatan tentunya memiliki makna dibaliknya sama seperti halnya peringatan Hari Ayah. Makna dari kegiatan hari tersebut adalah untuk mengenang, menghargai, dan menghormati peran ayah dalam sebuah keluarga. Ayah memiliki peran penting dalam pengambilan keputusan, dimana kepemimpinannya akan diaplikasikan untuk menentukan masa depan keluarganya dengan didampingi ibu yang memberikan ide untuk sang ayah yang mengambil keputusan atau bertindak. Ayah juga memiliki kedudukan dalam pendidikan anak meskipun tengah dalam kesibukannya memenuhi kehidupan keluarga. Kecintaan ayah dan ibu sama besarnya, namun yang membedakan adalah cara untuk menunjukkannya. Jika ibu akan sangat terlihat, maka ayah lebih suka terlihat tegar di hadapan anak-anaknya menyeimbangi ibu yang akan mengajarkan dengan sangat terbuka perihal bagaimana mengungkapkan perasaan. Mereka, Ibu dan Ayah saling menyeimbangkan perihal bagaimana cara mendidik anak-anaknya. Berilah mereka kasih sayang dan perhatian tanpa harus dengan materi saja. Meluangkan waktu untuk berbincang-bincang saja akan membuat mereka merasa dihargai keberadaan dan jasa-jasanya.

Perayaan Hari Ayah di Berbagai Negara

Perayaan Hari Ayah

Jerman

Orang Jerman akan merayakan Father Day dengan tradisi unik tepat pada minggu keenam setelah paskah. Para Ayah akan melakukan pesta, dimana acara tersebut merupakan bagian dari serangkaian tradisi mannertag atau hari yang dikhususkan untuk pria. Di Jerman sendiri perayaan ini disebut dengan Vatertag yang dijadikan sebagai hari libur nasional. Para ayah akan melakukan berbagai macam kegiatan dari mulai hiking hingga pesta bir dengan berkeliling memakai mobil.

Jepang

Chichi no Hi begitulah orang Jepang menyebut Father Day. Chichi berarti ayah dan hi adalah hari, sedangkan no merupakan partikel untuk menunjukkan kepunyaan. Di Jepang sendiri anak-anak akan melakukan tradisi unik seperti memberikan hadiah buatan sendiri atau memberikan gelas bir atau makanan kesukaan ayahnya.

Baca Juga: Tip untuk Ayah Menjaga Stamina Pasca Istri Melahirkan

Swedia

Sama dengan Jepang, anak-anak di swedia akan memberikan hadiah kepada sang ayah. Perayaan ini dilakukan pada minggu kedua bulan November. Tradisi seperti ini dilakukan oleh orang Swedia secara turun temurun sejak tahun 1930. Biasanya anak-anak akan memberikan hadiah berupa peralatan yang digunakan ayahnya untuk bekerja.

Meksiko

Orang Meksiko memiliki tradisi unik memperingati Father Day atau disebut dia del padre. Mereka akan memberikan sesuatu tidak hanya kepada ayah kandungnya saja, namun kepada siapa pun yang memiliki sifat kebapakkan. Momen itu akan dirayakan bersama kakek, ayah tiri, paman, atau bahkan orang yang tak memiliki ikatan darah, namun telah berjasa dalam kehidupannya. Perayaan ini juga biasanya akan dilakukan dengan acara makan-makan dan sesi doa untuk para ayah.

Baca Juga: Agar Tak Bosan, Coba Cara Menarik untuk Opsi Merayakan Hari Ibu Ini!

Brasil

Dia dos pais atau Father Day biasanya identik dengan daging di Brasil. Setiap keluarga akan merayakan hari tersebut dengan berpesta daging panggang atau yang paling populer di Brasil adalah churrascaria dan Brazilian Steak House sepuasnya.

Tiongkok dan Taiwan

Tepat pada tanggal 8 Agustus, negara-negara bagian China akan merayakan Father Day. Ada kisah unik mengenai penetapan tanggal hari tersebut. Tanggal 8 bulan 8, 88 dalam Bhasa China adalah homofon untuk kata bapak atau papa. Orang China sendiri memperingati hari tersebut untuk mengenang jasa para ayah yang telah gugur di medan tempur pada masa lampau.

Comments are closed.