Industri 4.0: Apa yang Perlu Dilakukan Menghadapi Era Ini?

Lifestyle & Leisure

Industri 4.0 dinggap eranya digital, semua serba digital. Apakah hanya sekadar itu saja?

Sekarang ini, ramai sekali pembahasan mengenai Industri 4.0. Banyak yang menganggap ini adalah eranya digital. Semuanya serba digital.

Apakah itu sudah cukup untuk menjelaskan istilah yang satu ini?

Mengerti pengertian dari Industri 4.0 sangat penting. Ini menjadi pondasi untuk memahami lebih jauh seperti tentang peluang yang bisa ditangkap serta tantangan dari industri ini.

Sekilas Mengenai Pengertian dari Industri 4.0

Pernahkah Anda bertanya mengapa ada angka 4.0? Ini seperti film seri. Jadi, ini adalah industri era ke 4. Secara singkat, itu yang dimaksud dengan istilah yang satu ini.

Untuk lebih jelas lagi, Anda perlu tahu apa itu industri 1.0, 2.0, dan 3.0 terlebih dahulu.

Sekarang, kita bahas dulu apa itu industri 1.0. Ini sebuah industri yang terjadi pada saat mesin uap ditemukan. Pada saat itu, industri bisa dijalankan tanpa harus 100 persen mengandalkan tenaga manusia.

Sebelum era industri ini dimulai, semua kegiatan industri hanya mengandalkan tenaga manusia. Hal ini jauh berbeda ketika mesin uap ditemukan. Beberapa jenis pekerjaan yang dulunya dikerjakan dengan tenaga orang diganti dengan tenaga mesin.

Setelah itu, muncul industri 2.0. Ini terjadi pada abad ke-20. Pada saat ini, mesin uap digantikan dengan tenaga listrik. Saat itulah momen di mana listrik menjadi kebutuhan utama.

Baca juga: Yuk Kupas Tuntas Keseruan Unicorn Startup

Selanjutnya adalah industri 3.0. Ini ditandai dengan ditemukannya komputer dan robot. Tenaga uap dan tenaga listrik masih digunakan. Hanya saja, keduanya hanya menjadi sumber utama saja. Kemajuan yang mengubah industri adalah komputer dan robot saat revolusi industri 3.0

Nah, sekarang ini adalah Industri 4.0. Ini ditandai dengan munculnya teknologi internet. Internet membuat sekat ruang dan waktu semakin tidak jelas. Orang bisa melakukan komunikasi dan interaksi meskipun mereka berada di negara atau benua yang berbeda.

Dari urutan sejarah tersebut, sudah jelas kan istilah Industri 4.0 ini?

Melihat Sisi Baik dari Era Industri 4.0

Setiap era industri tertentu menghadirkan konsekuensi yang berbeda. Ada pahitnya, memang. Akan tetapi, selalu ada peluang baru.

Begitu pula ketika Industri 4.0 dimulai. Banyak sekali sisi pahitnya. Namun, coba Anda lihat sisi positifnya. Jika Anda mampu melihat hal tersebut, Anda akan melihat ada banyak peluang baru di era industri ini. Apa saja sih?

Lebih Murah

Dengan adanya internet, beberapa industri dan bisnis menjadi lebih murah. Contohnya saja, dulu untuk komunikasi sangat sulit dan mahal. Sekarang, komunikasi antar negara bisa dilakukan dengan lebih murah karena teknologi internet.

Muncul Jenis Pekerjaan Baru

Adanya teknologi internet yang membuat hampir semua hal menjadi lebih murah, muncullah jenis pekerjaan baru. Apalagi internet merupakan media yang cakupannya luas, bukan hanya untuk komunikasi. Internet bisa digunakan sebagai sarana bisnis seperti marketing.

Muncullah jenis pekerjaan baru seperti digital marketing, SEO, influencer, social media analyst, dan lain sebagainya. Dan kemungkinan besar akan muncul lagi jenis pekerjaan baru seiring dengan berjalannya waktu.

Potensi Kesejahteraan Lebih Merata

Dulu, hanya orang yang memiliki modal saja yang lebih berpeluang untuk sukses. Kemudahan yang mereka miliki untuk mendirikan sebuah usaha karena mereka punya modal banyak. Sekarang, dengan bermodalkan internet saja, orang bisa memulai bisnis rumahan dari rumah.

Ini menjadi kabar gembira bagi semua orang. Lihat saja di Industri 4.0 ini, anak-anak muda yang ada di pedesaan bisa sukses melebihi orang-orang di daerah perkotaan. Kebanyakan mereka berbisnis dengan memanfaatkan internet.

Tentu masih banyak lagi sisi baik dari Industri 4.0 ini. Namun, secara umum, tiga hal tersebut yang sangat bisa dirasakan saat ini.

Baca juga: Mau Memulai Bisnis Startup? Ini Langkah Mudahnya!

Setiap Era Memiliki Tantangannya Tersendiri

Banyak yang menganggap revolusi Industri 4.0 ini menimbulkan banyak kekacauan. Lihat saja, banyak bisnis yang sangat settled dan sudah berdiri sangat lama akhirnya tumbang. Hal inilah yang membuat banyak orang menganggap perkembangan industri baru ini membawa malapetaka. Benarkah demikian?

Sebenarnya, hal tersebut tidak terjadi jika mereka peka terhadap perubahan. Dan inilah tantangannya. Setiap bisnis harus peka terhadap perkembangan teknologi. Jika tidak, maka mereka tidak akan mampu untuk bertahan. Tantangan terberatnya ada pada sumber daya manusia. Kualitas sumber daya manusia mau tidak mau harus ditingkatkan. Mereka harus melek teknologi. Mereka tidak boleh menjadi objek dari teknologi internet melainkan pelaku yang mengendalikan internet.

Maka dari itu, kuncinya ada pada pendidikan. Institusi pendidikan harus sadar pentingnya membuat sebuah kelas atau pelajaran yang terkait dengan industri 4.0. Buku kurikulum yang lama harus mulai ditinggalkan. Harus ada buku yang baru yang dibuat sesuai dengan era sekarang.

Baca juga: Peluang Usaha Terbaru 2019 yang Menjanjikan

Temukan Asuransi Mobil Terbaik Anda

Rp

Di sisi lain, mindset manusia sendiri harus siap. Kini, bukan hanya orang yang tinggal di kota besar saja yang bisa sukses. Dengan adanya akses internet hampir di semua daerah, setiap orang memiliki kesempatan yang sama. Mereka bisa belajar dari internet. Mereka juga bisa membuka bisnis dengan memanfaatkan teknologi tersebut.

Satu sifat yang lebih penting lagi, mereka harus membuka diri. Dengan adanya internet, pada dasarnya dunia ini terbuka. Setiap orang bisa menjalin kerja sama dengan orang lain dari negara mana pun.

Akan tetapi, hal tersebut ujung-ujungnya ada pada kualitas sumber daya manusia. Jadi, menghadapi industri 4.0 hanya bisa direspons dengan meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Sebab inilah modal yang diperlukan untuk merespons segala jenis perubahan yang terjadi di era sekarang. Ini sebenarnya tantangan terbesar yang mau tidak mau setiap orang harus hadapi saat ini.

Comments are closed.