Rasa bosan dan memiliki ketidak cocokan dengan rekan kerja atau pekerjaannya, bisa jadi itu alasan Anda resign dari pekerjaan. Namun bagaimana sebenarnya cara yang tepat untuk resign dari pekerjaan?

Dalam setiap pekerjaan, ada dinamika-dinamika tersendiri yang memengaruhi kepuasan bekerja Anda pada perusahan tertentu. Suatu ketika, Anda menganggap bahwa bekerja merupakan suatu kesenangan yang menjadikan Anda selalu betah dan bersemangat. Di saat lain, Anda mungkin sudah merasa jenuh dan bosan terhadap pekerjaan Anda dan ingin mengundurkan diri dari tempat Anda bekerja. Ada banyak faktor yang menyebabkan Anda mengundurkan diri atau resign dari pekerjaan.

Faktor yang paling umum adalah masalah kesesuaian gaji. Terkadang, Anda merasa bahwa gaji yang Anda terima tidak cocok dengan kerasnya kerja Anda. Namun, masalah gaji bukan menjadi satu satunya masalah yang menyebabkan seseorang keluar dari pekerjaan. Masih ada faktor lain seperti suasana lingkungan kerja dan perasaan Anda yang menyatakan bahwa hasrat dan kreativitas Anda akan lebih tersalurkan jika Anda bekerja di perusahaan lain.

Namun, untuk resign dari pekerjaan merupakan suatu hal yang agak rumit. Anda harus mengetahui cara-cara yang tepat dalam mengungkapkan keinginan Anda untuk resign dari pekerjaan. Hal ini dimaksudkan supaya tidak ada perasaan yang mengganjal antara perusahaan dengan Anda sebagai pekerja. Berikut ini merupakan cara-cara yang tepat untuk mengungkapkan keinginan Anda untuk keluar dari pekerjaan.

SEMUA DAPAT DISKON! Traveling happy, tanpa tapi! Anda tinggal senang-senang selama perjalanan. Belanja asuransi perjalanan. HARGA HEMAT di Futuready.com Gunakan kode promo TRAVEL10 dan langsung dapat DISKON 10%!

resign dari pekerjaan

Mencari Pengganti

Ketika Anda resign, otomatis Anda telah menyediakan lubang bagi perusahaan. Lubang tersebut bisa menjadi permasalahan tersendiri bagi suatu perusahaan karena menyebabkan perusahaan harus mencari pengganti yang sepadan untuk menggantikan posisi Anda. Untuk itu, Anda harus membuat solusi dengan cara mencarikan seseorang yang dirasa pas untuk menggantikan posisi yang Anda tinggalkan. Dengan itu, perusahaan tidak perlu repot repot mencari pekerja baru.

Tetap Bekerja Seperti Biasa

Anda sudah berbicara untuk keluar dari pekerjaan, tetapi jangan sampai performa Anda menurun sebelum waktunya Anda keluar. Hal itu karena Anda secara resmi masih merupakan pegawai dari perusahaan walaupun Anda sudah menyatakan akan resign. Anda harus tetap bekerja dengan semangat tinggi sebelum waktu yang ditentukan untuk keluar dari perusahaan. Hal itu akan memberikan kesan bagi perusahaan bahwa Anda merupakan seorang pegawai yang luar biasa.

Beritahukan Kepada Atasan

Ketika Anda ingin mengungkapkan keinginan Anda untuk keluar dari pekerjaan, Anda lebih baik mengatakannya terlebih dahulu kepada atasan Anda daripada kepada HRD Anda. Hal itu karena atasan Anda mungkin akan memiliki solusi dalam mengakomodasi keinginan Anda sehingga Anda akan tetap bekerja di perusahaan yang dia pimpin.

Selain itu, memberitahu keinginan untuk resign kepada atasan dapat membuat atasan menjadi berjaga-jaga untuk mencari pengganti baru. Jika Anda memberitahukan keinginan Anda kepada HRD, proses yang dibutuhkan untuk mencari pengganti akan lebih ribet dan lama. Hal ini tentunya akan merugikan perusahaan itu sendiri, karena setiap lubang yang ditinggalkan oleh seorang pegawai harus diisi secepatnya agar proses produksi tetap berjalan.

Berikan Pujian kepada Perusahaan yang Anda Tinggalkan

Selanjutnya, Anda juga harus bisa mengungkapkan sisi positif dari perusahaan yang akan Anda tinggalkan. Hal ini akan menjaga hubungan baik antara perusahaan dengan Anda. Ucapan pujian tersebut juga bisa bermakna sebagai ungkapan terima kasih karena telah diberi kesempatan untuk bekerja di perusahaan yang Anda akan tinggalkan.

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *