Kartu Tenaga Kerja Luar Negeri: Ini Fungsinya

Lifestyle & Leisure

Ingin jadi TKI? Siapkan Kartu Tenaga Kerja Luar Negeri. Tanpa kartu ini jerat hukum dan denda menanti.

Bekerja di luar negeri adalah impian besar masyarakat Indonesia. Gaji di atas rata-rata dan fasilitas terjamin menjadi alasan mereka berburu pekerjaan di luar negeri. Namun, mencari lowongan kerja di sana tidak semudah yang dikira. Bahkan ketika sudah menjalani serangkaian proses interview Anda masih harus mengurus sejumlah dokumen.

Selain paspor dan visa ada dokumen lain yang mesti dikantongi para calon TKI, yakni Kartu Tenaga Kerja Luar Negeri (KTKLN). Banyak pekerja kecolongan dan gagal berangkat karena perkara dokumen ini. Untuk itu, Anda yang punya mimpi bekerja diluar Indonesia, wajib mengetahui seluk beluk kartu sakti tersebut.

Definisi Kartu Tenaga Kerja Luar Negeri

pekerja di luar negeri

Dokumen ini merupakan sebuah identitas yang harus dimiliki Tenaga Kerja Indonesia (TKI), fungsinya adalah sebagai bukti bahwa TKI tersebut telah memenuhi syarat yang ditetapkan untuk menjadi TKI. Juga sebagai dokumen yang dapat melindungi para pekerja selama mengemban tugasnya, mulai dari bekerja hingga selesai masa tugas berakhir.

Bentuknya smartcard chip microprocessor contactless. Di dalamnya tersimpat data TKI yang bersangkutan, mulai dari nama alamat hingga data-data yang telah diperbarui. Semua dapat diakses dengan media card reader.

Baca juga: Cara Mudah Mencari Lowongan Pekerjaan, Pernah Coba?

KTKLN ini adalah syarat wajib yang mesti dimiliki calon TKI merujuk pada UU Nomor 39 Tahun 2004, Pasal 62 ayat (1), tentang Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia di Luar Negeri. Yakni “Setiap TKI yang ditempatkan di luar negeri, wajib memiliki dokumen KTKLN yang dikeluarkan oleh Pemerintah”.

Nah mengingat urgensi kepemilikan kartu  ini, tentunya Anda harus sesegera mungkin membuatnya jika tak ingin kehilangan kesempatan. Lantas apa saja persyarat yang mesti dimiliki agar bisa mendapatkan kartu tersebut?

Persyaratan Membuat KTKLN

Persyaratan Membuat KTLN

Biasanya syarat pembuatan KTKLN tiap pekerja berbeda, tergantung permintaan perusahaan atau bergantung pada bidang pekerjaan.

Khusus untuk calon TKI program G to G Jepang dan Korea hanya dapat Anda peroleh di Kantor Pusat BNP2TKI. Sementara yang ingin bekerja di wilayah Timur Tengah, Hong Kong dan Malaysia Anda harus mengurus dokumennya di BP3TKI Jakarta, di Jl. Pahlawan Ali, Ciracas, Jakarta Timur. Untuk di luar program G to G, KTKLN bisa diproses di kantor BP3TKI daerah masing-masing.

Setiap kantor BNP3TKI akan ada info mengenai syarat dan dokumen apa saja yang mesti dilengkapi. Jika dirangkum setidaknya ada lima kelompok pekerja dengan pengajuan persyaratan berbeda, begini penjelasannya:

Calon TKI yang ditempatkan oleh PPTKIS

– Paspor

– Visa kerja

– Kartu Peserta/Polis Asuransi (KPA).

– Surat perjanjian kontrak kerja penempatan di luar negeri yang ditandatangani oleh pemberi kerja dan TKI bersangkutan.

– Surat keterangan telah mengikuti Pembekalan Akhir Pemberangkatan (PAP).

– Bukti pembayaran Dana Pembinaan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (DP3TKI).

– Bukti pemeriksaan kesehatan (medical check up).

Baca juga: Daftar Situs Pencari Kerja yang Mudah dan Terpercaya

TKI yang di Tempatkan Perusahaan untuk Kepentingan Sendiri

– Paspor

– Visa kerja

– Kartu Peserta/Polis Asuransi (KPA).

– Surat perjanjian kontrak kerja penempatan di luar negeri yang ditandatangani oleh pemberi kerja dan TKI bersangkutan.

– Surat keterangan telah mengikuti Pembekalan Akhir Pemberangkatan (PAP).

– Bukti pembayaran Dana Pembinaan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (DP3TKI).

– Bukti pemeriksaan kesehatan (medical check up).

TKI yang Ingin Memperpanjang Kontrak dengan Pemberi Kerja yang Sama

– Visa kerja

– Paspor

– Kartu Peserta/Polis Asuransi (KPA)

– Surat perjanjian kerja

TKI Perseorangan

– Paspor

– Visa kerja

– Surat perjanjian kerja

TKI yang Sudah Bekerja di Luar Negeri tapi Belum Memiliki KTKLN

– Paspor

– Visa kerja

Cara Membuat KTKLN

KTKLN kini sudah tersedia dalam bentuk elektronik, sehingga pemilik nantinya tidak akan menerima kartu dalam bentuk fisik. Namun, untuk pembuatannya calon pekerja masih harus mendatangi BNP2TKI. Beginilah prosedur pengajuan KTKLN.

Anda harus ke kantor BNP2TKI langsung atau meminta bantuan Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (PJTKI). Mereka akan mengurus semua keperlua dokumen dan birokrasi, sementara Anda hanya perlu melengkapi dokumen yang diperlukan.

Mengurus KTKLN Sendiri

–  Fotokopi paspor, visa, KTP, surat kontrak kerja dan materai Rp 6.000,-.

– Datangi Bank BRI dan isi formulir Slip Setoran Asuransi TKI. Anda akan diharuskan membayar sejumlah biaya dan mintalah kwitansi pembayaran.

– Datang ke konten Konsorsium Asuransi Proteksi (KAP) TKI dan isi formulir yang disediakan.

– Setor bukti bayar dari Bank BRI, lampirkan fotokopi KTP, paspor, dan kontrak kerja.

– Setelah selesai Anda akan menerima KPA dan perjanjian asuransi tersebut.

– Bawa semua dokumen ke konter selanjutnya untuk pengisian formulir pengajuan KTKLN dan pemeriksaan dokumen.

– Jika telah selesai diperiksa, bawa semua dokumen ke konter berikutnya untuk didata secara online sementara Anda diinterview oleh petugas.

-Anda akan diarahkan untuk foto dan memberikan sidik jari

– Ambil KTKLN yang sudah jadi.

Fungsi Kartu Tenaga Kerja Luar Negeri

Pelindung TKI di Luar Negeri

Berdasarkan dokumen sakti ini termuat seluruh data calon TKI, mulai dari nama, alamat, majikan, dan tahun keberangkatan sehingga jika terjadi sesuatu atau terlibat masalah, misalnya hilang di luar negeri, ada basis data yang bisa digunakan untuk mencarinya. Jadi sifatnya ini melindungi si pemiliki dari resiko kerja, seperti kematian atau traficking (perdagangan manusia).

Sebab banyak TKI terjebak dalam traficking karena diiming-iming gaji besar dan akhirnya terjerumus dalam bisis perdagangan manusia. Mereka yang sudah jadi korban traficking sulit ditemukan atau dipulangkan pemerintah Republik Indonesia lantaran tidak ada di data base BNP2TKI.

Baca juga: Pekerjaan ini Bisa Bawa Anda Keliling Dunia

Dapat Digunakan Sebagai Bebas Fiskal

Selain berfungsi sebagai data base TKI, Kartu Tenaga Kerja Luar Negeri juga punya manfaat lain, yakni Anda bisa gunakan untuk mendapatkan Bebas Fiskal Luar Negeri (BFLN). TKI yang tidak mengantongi KTKLN, harus membayar fiskal sesuai ketentuan yang berlaku sebesar Rp1 juta. Selain itu Anda juga dapat dijerat hukum jika kedapatan menjadi TKI tanpa kartu ini.

Tidak tanggung-tanggung, ancaman hukuman lima tahun penjara dan denda Rp5 miliar menanti bagi TKI yang tidak punya KTKLN. UU No 39 Tahun 2004 tentang Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja di Luar Negeri dalam pasal 51 menyebutkan “untuk dapat ditempatkan di luar negeri, calon TKI harus memiliki dokumen yang di antaranya KTKLN” sementara Pada pasal 103 disebutkan “setiap TKI yang melanggar pasal 51 atau tidak memiliki KTKLN dapat dipidana dengan ancaman minimal satu tahun dan maksimal lima tahun dan atau denda paling sedikit Rp1 milyar dan paling banyak Rp5 milyar.”

Nah mengingat pentingnya KTKLN ini sudah seharusnya Anda menaruh perhatian pada dokumen yang satu ini. Wujudkan mimpi bekerja diluar negeri dengan perlindungan pasti.

Comments are closed.