Kenapa Zona Nyaman Akan Membuat Seseorang Tidak Berkembang

Lifestyle & Leisure

Zona nyaman seringkali menipu banyak orang. Mereka merasa hidup mereka sudah santai, padahal hal tersebut hanyalah perasaan yang mereka buat semata.

Siapa yang tidak suka merasakan kenyamanan? Tentu semua orang ingin memiliki kehidupan yang nyaman dan tentram. Tapi, nyatanya tak segala hal yang nyaman itu berarti baik. Hal ini bisa dibuktikan lewat zona nyaman yang seringkali mengekang banyak orang, khususnya dalam hal karier. Faktanya, banyak sekali orang yang merasa puas dengan hal yang mereka capai saat ini. Padahal, rasa puas tersebut merupakan salah satu tanda bahwa orang tersebut terjebak pada zona nyaman. Zona tersebut membuat seseorang merasa tak ingin berkembang menjadi pribadi yang lebih dari yang mereka rasakan dan dapatkan sekarang. Sudah banyak sekali penelitian yang menunjukkan bahwa zona nyaman tidaklah baik untuk setiap orang. Bahkan, zona tersebut justru membuat orang tersebut menjadi tidak berkembang dan mencapai sesuatu yang lebih besar yang tentunya berguna pada hidup mereka suatu saat nanti. Mau tahu mengapa zona nyaman dianggap tidak membuat seseorang menjadi berkembang? Mari kita simak penjabarannya berikut ini!

Alasan Zona Nyaman Tidaklah Membuat Seseorang Menjadi Berkembang

Anda Akan Mensugesti Diri untuk Terus Memanjakan Diri

Saat Anda berada di zona nyaman, Anda akan berpikir bahwa Anda harus memanjakan diri dan menikmati setiap momen semaksimal mungkin. Hal tersebut bisa terjadi karena Anda merasa tak ada tuntutan yang harus Anda penuhi. Anda akan terus mensugesti diri sendiri untuk bersantai dan melebur dengan suasana yang ada. Padahal, semakin Anda memanjakan diri, semakin sulit Anda memulai lagi untuk melakukan hal-hal produktif.

Baca juga: Mengecek Kepribadian dari Kebiasaan Memakai Jam Tangan

Anda Bisa Secara Tiba-tiba Menjadi Pribadi yang Angkuh

Hati-hati, zona nyaman bisa membuat Anda jadi angkuh dan egois. Anda seolah merasa bahwa hidup Anda sedang tak ada masalah sama sekali. Terkadang, saat Anda sedang berada di posisi ini, Anda hanya cenderung fokus menikmati setiap momen Anda sendiri. Bahkan, Anda pun bisa tidak mengacuhkan apa pun yang terjadi di sekitar, karena Anda menganggap bahwa semua itu akan mengganggu kenyamanan diri sendiri.

Anda Merasa Bahwa Masa Perjuangan Anda Telah Selesai dan Saatnya Bersantai

Bisa jadi Anda berada di zona nyaman saat Anda merasa bahwa Anda sudah mapan dalam beberapa hal. Anda merasa sudah menjadi mandiri dan telah bisa memenuhi segala keinginan. Di titik itulah Anda merasa bahwa Anda butuh timbal balik dari segala usaha yang telah Anda lakukan sebelumnya. Seolah Anda lupa bahwa waktu tak akan pernah berhenti, Anda juga lupa bahwa akan ada hari esok dan seterusnya.

Baca juga: Kiat Sukses di Usia Muda! Wajib Ikutin!

Anda Menjadi Kurang Peka dan Kurang Sigap dalam Menghadapi Permasalahan

Terbiasa memanjakan diri dan menikmati momen tentunya akan mengurangi kepekaan Anda terhadap lingkungan sekitar. Terlebih saat Anda menghadapi masalah yang terjadi secara tiba-tiba. Anda yang mulai terbiasa menikmati momen kenyamanan Anda akan tiba-tiba panik dan kebingungan sendiri, karena merasa tidak siap. Saat Anda berada di titik nyaman, Anda pasti tak akan berpikir panjang tentang segala sesuatu yang mungkin terjadi secara mendadak.

Anda Jadi Mudah Menyepelekan Banyak Hal yang Bahkan Dulu Pernah Anda Anggap Penting

Setiap orang sudah pasti akan berada pada titik nyaman dalam hidupnya. Hal ini bisa terjadi sewaktu-waktu dan bisa berakhir begitu saja. Saat terlalu terbuai dengan kenyamanan, Anda bisa saja menyepelekan berbagai hal. Semakin Anda terbuai dengan kenyamanan, maka semakin banyak pula hal-hal yang Anda tunda untuk dikerjakan. Bahkan, Anda bisa saja menunda hal penting yang Anda prioritaskan karena Anda sudah terlanjur terjebak dalam kenyamanan Anda sendiri. Tanpa Anda sadari, Anda telah menyepelekan hal yang Anda anggap penting.

Baca juga: Merencanakan Bisnis Sampingan? Ini yang Perlu Diperhatikan!

Cepat atau Lambat, Anda Akan Menjadi Seorang Pemalas

Zona nyaman sering membuat orang menjadi lupa diri. Lupa bahwa hidup tak selamanya adalah tentang kesenangan. Anda seolah menstimulasi diri sendiri untuk tidak melakukan hal-hal yang Anda anggap berat untuk dipikirkan ataupun dilakukan. Kalau Anda tak bisa mengendalikan diri, Anda pasti tak sadar kalau Anda sudah menjadi pribadi yang pemalas. Semakin lama Anda terbuai dengan kenyamanan, sudah pasti Anda menjadi pemalas.

Anda Perlahan-lahan Menjadi Pribadi yang Sombong

Terjebak dalam zona nyaman dapat dilihat ketika Anda sudah mulai terpedaya oleh kenyamanan, Anda perlahan-lahan memunculkan sifat sombong walau tak sama sekali Anda kehendaki. Anda merasa tak ada yang berani mengusik Anda karena sudah pasti Anda akan lebih sensitif pada mereka-mereka yang berniat mengusik Anda. Hasilnya, sama sekali tak ada yang berani membuat masalah dengan Anda. Saat itu juga Anda berpikir bahwa tak ada yang berani menegur Anda dalam hal apa saja. Anda merasa bebas, namun tak ada yang mau berteman dengan Anda.

Pada Akhirnya, Anda Menyadari Bahwa Anda Membuang Waktu Sia-sia

Sudah dipastikan bahwa penyesalan selalu datang di akhir. Anda yang terlalu membanggakan kenyamanan akan menyadari bahwa terbuai pada zona nyaman akan cenderung membuat Anda tak produktif. Anda tak akan berpikir jauh ke depan, Anda merasa tak perlu ada yang diperjuangkan. Anda merasa cukup sampai di sini saja dan hanya ingin bertahan pada kondisi tersebut. Hasilnya, Anda mulai terbiasa untuk menikmati kesenangan sesaat. Hal itu pastinya membuat daya kreativitas dan aktivitas Anda menurun. Dapat kita lihat bersama bahwa zona nyaman tak sedikitpun membuat Anda menjadi pribadi yang lebih baik, justu hanya menurunkan kualitas diri Anda. Jadi, jika Anda merasakan salah satu poin di atas, tandanya Anda harus bergegas keluar dari zona nyaman.

Comments are closed.