Kue Dorayaki: Ini Keunikan dan Sejarahnya!

Lifestyle & LeisureTravel

Di balik manisnya kue Dorayaki rupanya ada fakta-fakta unik yang terselip. Apa yang membuat kudapan asal Jepang ini menarik? Yuk simak artikelnya berikut ini.

Kue Dorayaki bukanlah penganan baru bagi masyarakat kita. Dikenal sejak embargo kartun Manga Jepang di awal 90-an dengan cepat kue ini langsung dikenal olah masyarakat. Awalnya hanya segelintir supermarket yang memajangnya, tapi kini kudapatan tersebut tak lagi sulit dijumpai. Rasa manisnya dan kelembutan tekstur barangkali jadi alasan kenapa Dorayaki begitu digemari. Selain rasa ada fakta-fakta menarik lain yang membuat kue ini selalu jadi incaran. Apa saja? Yuk simak penjelasannya berikut ini.

Baca juga: Kue Kering Lebaran yang Mudah Dibuat Sendiri di Rumah

Fakta-fakta Unik Kue Dorayaki

mengenal kue dorayaki

Sering Dikira Pancake (Panekuk)

Banyak yang beranggapan Dorayaki adalah panekuk versi Jepang. Nyatanya, meski keduanya memiliki rasa mirip ( dominan manis), tapi ada perbedaan dari keduanya, yaitu dalam tekstur. Panekuk merupakan kue yang dibuat dari tepung terigu dan gula serta telur punya tekstur lebih kasar, sedangkan Dorayaki lebih lembut. Pada resep aslinya, dorayaki diisi dengan pasta azuki manis (kacang merah Jepang). Namun, sering kali ada versi yang lebih mewah, yaitu dengan campuran krim kocok. Sering juga ditemukan dalam rasa kastanye, krim ubi jalar, dan krim matcha.

Di Osaka dinamai Mikasa

Jika Anda berlibur ke Osaka dan Kyoto jangan kaget jika Anda tidak dapat menemukan Dorayaki di sana. Hal ini disebabkan masyarakat Osaka menyebutnya dengan kata “Mikasa”. Kata ini merupakan sebutan bagi topi jerami Jepang di masa silam. Menurut warga Osaka dan kyoto bentuk kue ini mirip dengan Mikasa.

Berusia Ribuan Tahun

Ternyata kue favorit ini sudah ada sejak awal 1900-an. Jika ingin melihat bagaimana suasana toko yang pertama kali menjual Dorayaki, Anda bisa berkunjung ke kawasan Ueno, distrik Taito-ku, Tokyo, Jepang. Di sana terdapat toko bernama Usagiya yang sudah buka sejak Tahun 1913 dan masih ramai dikungjungi hingga kini.

Hari Kue Dorayaki

mengenal kue dorayaki

Begitu istimewanya kue ini, warga Jepang sampai memberikan hari khusus untuk memperingatinya. Setiap 4 April akan ada perayaan yang dinamakan “Dorayaki Day”. Mengapa yang dipilih 4 April? Ini karena buat warga Jepang 4-4 berarti sebuah kebahagiaan. Ada banyak varian penganan ini yang bisa kamu temukan ketika perayaan berlangsung.

Tiga Besar Dorayaki

Menurut para traveler tidak semua toko mampu memproduksi Dorayaki yang pas di lidah. Setidaknya ada tiga toko terkenal yang bisa Anda sambangi jika berkunjung ke negeri Matahari Terbit, yaitu Susagiya, Kamejyu dan Sougetsu. Orang-orang menyebutnya dengan “Tiga Besar Dorayaki”.

Nama Dorayaki

Bukan sedang membicarakan soal penamaan kue ini, melainkan “Nama” adalah sebutan bagi kue Dorayaki versi moderen yang isiannya bukan cuma pasta kacang merah. Ya, warga sana menyebut varian baru Dorayaki dengan sebutan “Nama”. Pertama kali dibuat oleh Kato Maronie di Prefektur Miyagi pada tahun 1987 (sudah puluhan tahun). Sejak itu, perusahaan lain juga mulai menjual Nama Dorayaki. Krim kocok, krim puding, krim cokelat, dll. Ditambahkan ke isian.

Beberapa juga menyematkan selai atau buah di dalamnya. Sementara toko paling populer yang menjual jenis Nama adalah “DOU”. Dou adalah toko yang berspesialisasi dalam Nama Dorayaki. Dorayaki-nya tidak seperti Dorayaki tradisional yang kita bayangkan tetapi seperti hidangan penutup yang berbeda. Mereka memiliki toko-toko di Shinjuku dan Ikebukuro di Tokyo.  Jika Anda ingin menikmati tipe Dorayaki modern lainnya, DOU adalah tempat yang pas.

Baca juga: 14 Makanan Tradisional Indonesia yang Enak Banget

Baru Populer di Indonesia Saat Penayangan Doraemon

Meski sudah berusia ribuah tahun, namun di Indonesia Dorayaki baru menggemakan nama pada dekade 90-an, yaitu ketika embargo kartun Manga Jepang terjadi di Indonesia. Dorayaki digambarkan sebagai camilan favorit Doraemon si monster kucing yang datang dari masa depan yakni dari abad 22.

Bahan-Bahan Pembuatan Hanya bisa ditemukan di Jepang

Jika Anda ingin membuat Dorayaki sendiri dirumah, kecil kemungkinan bisa mendapatkan rasa yang sama persis dengan produksi Jepang. Ini karena kue manis tersebut dibuat dari bahan-bahan khas Jepang yang sulit ditemukan ditempat lain. Adonan utama yang diperlukan untuk membuat roti ini antara lain mirin (arak beras manis) dan kecap.

Warga Jepang sendiri jarang sekali menggunakan gula dalam proses pembuatannya. Rasa manis Dorayaki didapat dari penambahan madu. Ada juga yang menggunakan gula tapi tidak banyak. Selain itu bahan utama lainnya adalah tsubu-an, yakni kacang adzuki yang ditumbuk dan diberi pemanis.

Cerita Romantis Doraemon adalah Tentang Dorayaki

Apakah Anda pernah berpikir mengapa Doraemon sangat menyukai Dorayaki? Ada beberapa kisah. Salah satunya adalah teman sekelasnya dan cinta pertamanya Doraemon, Noramyako di abad ke-22 memberinya Dorayaki dan rasanya sangat enak sehingga dia menyukai Dorayaki sejak saat itu. Cerita lainnya adalah Fujiko F Fujio, yang merupakan penulis komik Doraemon, disebut-sebut sangat menyukai Dorayaki. Dalam ensiklopedia Doraemon, alasannya dijelaskan bahwa bahan-bahan Dorayaki, terutama pasta kacang merah, paling cocok untuk sumber energi untuk Doraemon.

Tentu saja tidak ada yang bisa memastikan kebenaran cerita tersebut. Namun setidaknya bisa kita tarik benang merah mengapa Dorayaki jadi favorit robot kucing masa depan, meskipun sangat tidak masuk akal bahwa sebuah robot membutuhkan nutrisi dari alam untuk terus hidup.

Kapan dan Bagaimana Dorayaki ini terlahir di Negeri Sakura?

mengenal kue dorayaki

Jika di Indonesia kue doraemon ini baru dikenal pada 90-an, lantas di Jepang sendiri kapan pastinya kue ini dikenal luas? Belum ada sejarah pasti mengenai kapan pertama kalinya kue ini dibuat. Ada sejumlah versi. Versi pertama, merujuk pada penggalan katanya yakni “dora” yang berarti gong dan “yaki” yang memiliki arti dimasak dengan panas kering. Tapi sejumlah sumber berpendapat bahwa nama ini muncul karena bentuk kudapan tersebut mirip dengan perkusi piringan logam gong.

Versi kedua, ini berkaitan dengan salah satu pahlawan legendaris Jepang Saito no Musashibo Benkei (1155-1189). Awal mula lahirnya Dorayaki disinyalir terjadi ketika saat Benkei terluka parah entah akibat peperangan atau sekedar kecelakaan, dirinya dirawat oleh sepasang kakek-nenek. Kedua pasangan tersebut memberinya kue bulat kecil yag dimasak di permukaan gong.

Versi ketiga ada juga kemungkinan bahwa bentuk bulat dari penganan ini, terinspirasi dari permen yang dipopulerkan orang Barat ketika masuk ke Jepang, yakni ada isian manis didalam sebuah roti yang berasa tawar. Apapun desas-desus yang mengiringi kelahiran Dorayaki ini, yang jelas camilan mengenyangkan tersebut mulai dipasarkan pada awal abad ke-20.

Baca juga: 5 Menu Khas Makanan Timur Tengah Terpopuler di Indonesia

Comments are closed.