Yuk Tengok Keunggulan Minyak Zaitun Bagi Kesehatan!

HealthLifestyle & Leisure

Sedang menjalankan pola hidup sehat, mengganti minyak kelapa dengan minyak zaitun bisa menjadi salah satu caranya, penasaran dengan manfaatnya?

Sebagai salah satu minyak untuk memasak, minyak kelapa memang menjadi minyak yang paling populer digunakan di Indonesia. Namun, sebagai alternatif memasak yang lebih sehat biasanya kebanyakan orang memakai minyak zaitun atau olive oil. Namun demikian, kepopuleran minyak satu ini sebagai perawatan kecantikan rumahan yang murah meriah juga tidak boleh dianggap enteng. Salah satu manfaat zaitun untuk wajah dan kulit tubuh adalah sebagai pelembab alami.

Buah zaitun pada dasarnya memiliki dua warna utama yaitu hijau dan hitam, yang berbeda tingkat kematangannya. Buah zaitun hijau adalah buah yang mentah dan warna hitam tanda sudah matang. Jika Anda pernah melihat buah zaitun yang berwarna merah atau keunguan mirip anggur, ini tandanya buah zaitun sedang dalam proses menuju pematangan sempurna.

Baca juga:Minyak Kutus Kutus dan Manfaatnya yang Fenomenal

Meski namanya minyak, olive oil sebenarnya adalah konsentrat lemak yang diperoleh dari proses pemerasan buah zaitun. Untuk dijadikan minyak, buah zaitun yang telah dipanen sebelumnya akan dicuci bersih dan kemudian akan dihancurkan.

Beragam Manfaat Minyak Zaitun untuk Kesehatan

Manfaat minyak zaitun untuk wajah memang sudah tidak diragukan lagi. Namun, nyatanya minyak ini juga menawarkan segudang manfaat kesehatan lainnya. Jika Anda mulai dari sekarang mengganti asupan lemak jenuh dengan pasokan lemak sehat seperti dalam olive oil, Anda dapat memperoleh sejumlah manfaat untuk wajah dan kesehatan Anda secara keseluruhan, seperti:

Minyak Zaitun Berkhasiat Memelihara Kesehatan Jantung

Minyak buah zaitun menjadi bagian pokok yang tak bisa dilepaskan dari diet Mediteranian yang terbukti sehat bagi jantung. Pasien penyakit jantung yang menjalani diet Mediterania juga dikaitkan dengan risiko kematian yang rendah akibat penyakitnya.

resep minyak zaitun

Dilansir dari Medical News Today, Maria-Isabel Covas, periset di Parc de Recerca Biomèdica de Barcelona, ​​Spanyol, melakukan kajian ekstensif terhadap studi yang berfokus pada efek biologis dan klinis dari minyak buah zaitun. Covas menemukan bahwa orang-orang yang rutin mengonsumsi minyak ini cenderung terlindungi dari risiko terkena penyakit kardiovaskuler, termasuk hipertensi, stroke, dan hiperlipidemia (kadar kolesterol dan trigliserida tinggi dalam darah).

Covas juga menemukan bahwa mengonsumsi minyak ini secara teratur dapat membantu mengurangi peradangan, disfungsi endotel (masalah dinding lapisan dalam pembuluh darah), trombosis, dan metabolisme karbohidrat dalam tubuh.

Tingkat kematian akibat penyakit jantung dilaporkan rendah di negara-negara Mediterania Selatan Eropa (Maroko, Algeria, Tunisia, Libya, Mesir, Yordania, Syria, Lebanon, dan Turkey) dibandingkan dengan negara-negara barat lainnya, walaupun kasus penyakit jantung koroner mereka lebih tinggi.

Menekan Risiko Alzheimer

Di negara-negara wilayah Mediterania yang tingkat konsumsi minyak buah zaitunnya sangat tinggi, seperti Yunani, total kasus penyakit Alzheimer ditemukan lebih rendah daripada di tempat lain di dunia.

Pasalnya, minyak buah zaitun mengandung senyawa fenolik unik oleocanthal dan MCT, “keluarga” asam lemak esensial, yang dilaporkan berpotensi mengurangi risiko penyakit Alzheimer atau demensia yang terkait dengan kondisi neurodegeneratif.

Memerangi Pankreatitis Akut

Para peneliti di University of Granada di Spanyol melakukan percobaan in vitro pada minyak buah zaitun. Hasilnya para peneliti menemukan bahwa komponen tertentu dalam minyak buah zaitun dapat melindungi tubuh dari infeksi akut. Ini karena minyak buah zaitun kaya asam oleat dan hidroksitirosol, yang memengaruhi perkembangan pankreatitis akut.

Menjaga Kesehatan Hati

Sejumlah penelitian terkait manfaat minyak yang juga dikenal sebagai olive oil ini juga menemukan bahwa minyak ini dapat melindungi kesehatan hati dari stres oksidatif, faktor risiko utama dari penyakit jantung, kanker, serta gangguan sistem kekebalan tubuh.

Stres oksidatif mengacu pada kerusakan sel yang berhubungan dengan reaksi kimia antara radikal bebas dan molekul lain di dalam tubuh.

Melindungi dari Peradangan Usus Kronis

Ulcerative colitis adalah jenis peradangan usus kronis yang terbilang cukup umum. Para ilmuwan di University of East Anglia di Inggris mengatakan bahwa meningkatkan konsumsi minyak buah zaitun bisa membantu menangkis penyakit ini.

Peneliti memperkirakan bahwa hampir setengah dari kasus ulcerative colitis bisa dihindari jika tubuh menerima lebih banyak asam oleat, yang ditemukan dalam minyak buah zaitun. Asam oleat bekerja memblokir senyawa aktif dalam usus yang memperburuk peradangan akibat penyakit ini.

Baca juga: Makanan Rendah Kalori, Jauhkan Anda dari Obesitas!

Memperbaiki Rambut Bercabang

manfaat minyak zaitun

Antioksidan tinggi yang terkandung dalam minyak buah zaitun — vitamin A dan E — dapat membantu memperbaiki rambut kering bercabang akibat paparan sinar matahari dan polusi.

Minyak ini juga menyerap jauh ke dalam akar rambut dan kulit kepala untuk memberikan kelembapan yang teramat dibutuhkan oleh rambut rusak dan perisai untuk melindungi batang rambut, serta menjaga agar rambut bervolume, tetap halus dan gampang diatur.

Cukup oleskan sedikit olive oil ke kulit kepala dan ujung-ujung rambut yang masih sedikit basah, sehingga sisa air dapat membantu menyingkirkan sensasi lengket, lepek berminyak.

Mengurangi Ketombe

Anda dapat merasakan khasiat minyak buah zaitun untuk mengurangi rambut yang berketombe dengan mencampur sari lemon. Asam alami dalam jus lemon berperan mengikis lapisan ketombe (yang biasanya disebabkan oleh kulit kering terkelupas), sedangkan manfaat minyak berjuta khasiat ini untuk rambut ialah melembabkan lapisan kulit kepala baru di bawahnya.

Campurkan takaran yang seimbang antara sari lemon dan minyak buah zaitun, dengan tambahan sedikit air. Pijat pelan-pelan ke kulit kepala, tinggalkan selama 20 menit, bilas dan cuci dengan shampo. Gunakan perawatan ini seminggu sekali.

Menurunkan Risiko Kanker Payudara

Satu tim periset asal Universitat Autonoma de Barcelona di Spanyol menemukan bahwa manfaat minyak ini membawa potensi untuk melindungi tubuh dari kanker payudara. Khasiat minyak buah zaitun ini, menurut para peneliti, tidak ditemukan pada jenis minyak nabati lainnya. Minyak jagung, contohnya, malah ditemukan memiliki efek sebaiknya — meningkatkan keganasan sel tumor.

Hasil temuan ini didapat setelah mereka melakukan uji coba terhadap sel kultur sel kanker payudara yang diteteskan olive oil. Minyak buah zaitun mengurangi aktivitas sel kanker tipe p21Ras, mencegah kerusakan DNA, dan mempercepat kematian sel tumor.

Menjaga Berat Badan

Makan makanan berlemak telah lama dikaitkan dengan penambahan berat badan besar-besaran hingga bahkan obesitas. Namun meski minyak buah zaitun pada dasarnya adalah konsentrat lemak, mengonsumsi olive oil secara teratur dalam jumlah banyak sekalipun tidak menggemukkan.

Bahkan bukannya tidak mungkin Anda justru meraih berat badan ideal di penghujung hari sebagai efek dari khasiat minyak buah zaitun untuk kesehatan tubuh. Sejumlah penelitian telah menghubungkan pola diet Mediterania, yang kaya akan minyak dari buah zaitun, dengan efek penurunan berat badan yang tidak main-main.

khasiat minyak zaitun

Sebuah studi lainnya yang mengamati lebih dari 180 mahasiswa di Spanyol selama 3 tahun, mengonsumsi minyak ini dalam jumlah besar meningkatkan kadar antioksidan dalam darah, dan menyebabkan penurunan berat badan.

Baca juga: Manfaat Minyak Kelapa untuk Kesehatan dan Kecantikan

Manfaat minyak ini yang tak terduga di atas bisa dijadikan alasan bagi Anda untuk sekaligus menjalankan pola hidup sehat yang dimulai melalui bahan masakan atau makanan di dapur Anda. Selain menjaga kesehatan dari dalam, olive oil juga menjaga kesehatan kulit Anda dari luar. Jadi, sudahkan Anda beralih menggunakan olive oil untuk memasak?

Comments are closed.