Naik Haji: Usia Terbaik Mempersiapkan Tabungan!

Lifestyle & Leisure

Naik haji bisa dibilang sebagai keinginan setiap umat muslim di dunia. Sayangnya, jika tidak diperhitungkan dengan baik, hal ini sangat sulit diwujudkan.

Sebagai umat muslim, tentu kita tahu bahwa ada lima rukun Islam yang perlu kita terapkan di dalam hidup, yakni mengucap dua kalimat syahadat, menunaikan salat, berpuasa di bulan Ramadan, membayar zakat, dan pergi haji.

Khusus untuk poin nomor kelima, hal tersebut tidaklah diwajibkan, melainkan diperuntukan bagi orang yang secara fisik dan finansial mampu. Mengapa? Naik haji merupakan kegiatan yang tidak mudah karena harus menunaikan segala macam ibadah dalam agama Islam selama 40 hari di Arab Saudi, tepatnya Mekah dan Madinah. Tentu, biaya yang dikeluarkan untuk menjalankan ibadah ini tidaklah murah. Maka dari itu, haruslah orang yang memiliki fisik dan finansial yang baik untuk menjalankan ibadah ini.

Di Indonesia, terdapat dua cara untuk menunaikan ibadah haji, yang pertama adalah jalur reguler dan khusus. Haji reguler diselenggarakan dan dikelola oleh pemerintah, dengan biaya sekitar Rp34.641.304 atau setara USD 2.585. Sementara biaya jalur khusus sekitar USD 8.500, dengan masa tunggu sekitar empat hingga enam tahun.

 ibadah naik haji

Masa tunggu yang relatif lama untuk jalur reguler menjadikan jalur khusus menjadi alternatif bagi masyarakat yang ingin menunaikan rukun Islam yang kelima tersebut. Namun, untuk menunaikan ibadah haji baik regular maupun khusus memerlukan biaya yang tidak sedikit.

Maka penting bagi Anda untuk membuat perencanaan keuangan yang tepat agar niat suci menunaikan ibadah haji dapat terlaksana sesuai dengan rencana.

Baca juga: Mau Naik Haji Selagi Muda? Cara Jitu Menabung untuk Haji Ini Wajib Diikuti!

Menabung Naik Haji di Usia Muda

Kini, Anda bisa mulai merencanakan naik haji selagi muda. Ada berbagai cara untuk melakukannya, salah satunya dengan menyisihkan uang tabungan per bulan dari gaji atau dari bisnis sendiri. Merencanakan haji selagi muda bisa dimulai ketika masih sendiri karena kebutuhannya belum banyak.

Namun ada juga yang melakukannya ketika sudah menikah, karena belum banyak kebutuhan selama belum ada anak. Walau begitu, biaya tinggi tersebut dapat disiasati dengan sejumlah trik. Bahkan untuk Anda yang masih muda sekalipun, bisa pergi haji ke Mekah jika mau disiplin dalam menabung. Berikut ini caranya!

1. Estimasi Kenaikan Biaya Haji

Lakukan perhitungan terlebih dahulu. Berapa estimasi biaya haji lima tahun mendatang. Agar lebih mudah memprediksinya untuk Anda yang ingin melunasi pembayaran haji lima tahun mendatang, setidaknya butuh biaya sekitar Rp65 juta.

Biaya tersebut merupakan estimasi dari biaya haji saat ini, yakni sekitar Rp40 juta plus estimasi kenaikan Rp5 juta per tahun x 5 tahun. Jadi biaya estimasi biaya haji paling murah lima tahun mendatang adalah Rp40 juta + Rp25 juta = Rp65 juta.

Perlu Anda catat, pelunasan ongkos berhaji reguler biasanya jatuh pada dua bulan sebelum keberangkatan.

2. Tip Menabung Ibadah Haji

tip naik haji

Untuk mendapatkan uang sekitar Rp 60 juta dalam kurun waktu empat tahun bisa dibilang mudah. Syaratnya Anda memang berniat untuk menunaikan ibadah haji. Bagaimana caranya? Langsung saja simak tip tabungan haji sebagai berikut:

  1. Estimasi gaji per bulan Rp 7 juta.
  2. Biaya konsumsi bulanan sekitar 40% = Rp2,8 juta.
  3. Tabungan 10% = Rp700 ribu.
  4. Belanja keinginan 10% = Rp700 ribu.
  5. Bayar cicilan 20% = Rp1,4 juta.
  6. Tabungan untuk ibadah haji 20% = Rp1,4 juta.

Lakukan hal ini selama empat tahun. Dengan begitu, Anda bakal memiliki tabungan haji senilai Rp84 juta, yang melebihi estimasi biaya berhaji di lima tahun mendatang. Apabila benar-benar disiplin, maka dengan uang yang dikumpulkan selama lima tahun tersebut, Anda bisa langsung ikut ibadah haji tanpa harus menunggu hingga bertahun-tahun.

Jangan lupa pikirkan pula kemungkinan untuk berhaji bersama pasangan. Hitunglah biaya yang diperlukan saat pergi haji sendiri. Bandingkan dengan biaya ibadah haji bersama istri atau suami, berapa biaya untuk dua orang? Dan berapa yang harus disisihkan per bulan untuk itu?

Baca juga: Siapkan 7 Hal Ini Ke Dalam Persiapan Naik Haji Anda

3. Pilih Jenis Investasi untuk Menabung Biaya Haji

Bisa berupa tabungan, deposito, atau logam mulia. Pilihan yang disarankan adalah deposito, mengingat tabungan bisa diambil kapan pun di ATM, juga persenannya lebih kecil dari deposito. Belum lagi, tabungan Anda akan dipotong setiap bulannya dengan biaya administrasi.

Menabung jangka panjang dirasa lebih ‘aman’ dan hanya bisa diambil sesuai dengan jangka waktu yang ditentukan. Deposito juga bisa diambil jika nominalnya sudah mencapai angka untuk biaya haji.

4. Tentukan Jumlah Tahun untuk Menabung Biaya Haji

Misalkan usia Anda sekarang 40 tahun. Apabila mengikuti perhitungan di atas, Anda baru bisa memenuhi tabungan haji Anda pada usia 45 hingga 50 tahun. Coba perkirakan faktor kesehatan dan kebugaran Anda pada usia tersebut.

Baiknya, rencana menabung untuk haji dilakukan sesegera mungkin. Tidak masalah apabila Anda masih berusia 30 pada tahun depan dan memutuskan membuka tabungan untuk haji. Semakin banyak waktu yang Anda miliki, semakin terencana juga keuangan Anda untuk berangkat ke Tanah Suci.

Baca juga: Seperti Apa Sih Merencanakan Naik Haji Backpacker?

Perlu diingat, tidak ada seorang pun yang tahu bagaimana besarnya kebutuhan setelah menikah. Mungkin dana untuk tabungan akan terhambat dalam beberapa bulan atau bahkan beberapa tahun karena dananya terpakai untuk biaya operasi caesar, anak masuk sekolah, dan hal mendesak lainnya.

biaya naik haji

Keputusan-keputusan seperti ini dapat memberhentikan tabungan ibadah haji Anda sewaktu-waktu. Mengingat biaya haji yang tidak sedikit, sungguh bijaksana apabila dipersiapkan sejak dini. Apalagi jika memang sudah diniatkan. Sehingga Anda bisa tetap bisa membayar kebutuhan bulanan, juga menabung keperluan rumah tangga dan anak.

Tentu Anda ingin menjadi muslim sejati dengan menjalankan rukun islam secara lengkap yang ditutup dengan menunaikan ibadah haji, bukan? Yuk, terapkan cara yang sudah dijabarkan di atas!

Comments are closed.