Beresiko Tinggi, Begini Cara Memilih Perusahaan Sekuritas

Lifestyle & Leisure

Salah memilih perusahaan sekuritas bisa menempatkan Anda dalam kerugian, dan bahkan terjerat kasus hukum. Kredibilitas dan track record adalah dua hal terpenting ketika memilih perusahaan pialang saham.

Dulu, bagi kita investasi saham adalah sesuatu yang tabu, mengerikan dan hanya dilakoni kalangan menengah atas. Namun kini pemandangannya berbeda. Masyarakat Indonesia mulai mengenal saham dan perusahaan sekuritas. Bahkan level menengah bawah saja sudah berani berinvestasi saham tentunya dalam slot kecil.

Tapi, karena rendahnya pengetahuan soal investasi saham, tak sedikit yang mengaku rugi dan tak balik modal sampai waktu yang ditargetkan. Salah satu sebab adalah kesalahan memiih perusahaan sekuritas. Karena disinilah titik tumpu Anda melakukan pembelian yang tepat sesuai dengan profil resiko. Sebab itu, sebelum memutuskan terjun berinvestasi sebaiknya pahami dulu cara memilih perusahaan di bidang sekuritas yang tepat.

definisi perusahaan sekuritas

Apa itu Perusahaan Sekuritas?

Perusahaan sekuritas adalah perusahaan yang merupakan anggota bursa efek yang bergerak dalam bidang transaksi sekuritas (jual beli efek). Mereka menjembatani investor dan pasar modal, perusahaan satu ini punya lisensi khusus. Sekuritas sendiri merupakan sebuah dokumen fisik berupa saham atau obligasi yang menjadi bukti investasi seseorang.

Di Indonesia sendiri ada dua jenis perusahaan bidang sekuritas yang beroperasi yakni konvensional dan syariah. Keduanya sama-sama bertugas menjadi perantara antara investor dengan pasar modal. Orang yang bertugas menjadi pialang dalam sekuritas biasa disebut broker atau pialang saham. Ingat ya, tugas mereka hanyalah menjadi perantara bukan bukan menggantikan posisi Anda sebagai pembeli saham.

Baca Juga: Nilai Perusahaan: Sale Value Terhadap Saham Perusahaan

Tugas mereka hanyalah memberikan rekomendasi kepada investor mengenai saham mana yang baik untuk dibeli atau dijual. Rekomendasinya itu tidak berdasarkan asumsi pribadi melainkan ada dasar data dan faktanya. Jadi, kesuksesan Anda berinvestasi di bursa efek ini juga bergantung pada kredibilitas sang pialan.

Mengingat posisi pentingnya, sebagai investor maka langkah pertama yang mesti dilakukan jika ingin bermain saham adalah memilih sekuritas yang tepat,

Cara Memilih Sekuritas yang Tepat

Cek Legaslitasnya

Ketika memilih sekuritas cek ya, apakah perusahaan tersebut sudah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan BEI. Cari tahu tentang latar belakang, pemegang saham, dan manajemen perusahaannya juga. Jangan hanya karena rekomendasi teman Anda langsung menentukan sebuah perusahaan mitra.

Memilih perusahaan pialang ini haruslah dipastikan kesehatan keuangannya baik dan sudah sesuai dengan standar Bursa Efek Indonesia (BEI). BEI sendiri punya aturan cukup ketat mengenai Modal Kerja Bersih Disesuaikan (MKBD) yang dimiliki perussahaan sekuritas. MKBD adalah modal minimal yang harus dimiliki sekuritas yang dikurangi komponen-komponen kewajiban.

Selain legalitas, lihatlah bagaimana track record-nya. Misalnya apakah pernah terlibatkasus besar bahkan penipuan yang mengakibatkan kerugian yang tidak sedikit. Setidaknya ada sekitar 124 sekuritas yang tercatat sebagai Anggota Bursa (ikut memiliki saham dari BEI), ada yang broker murni asing, patungan, anak usaha BUMN, dan lokal.

cara memilih perusahaan sekuritas

Pelajari Setoran Awalnya

Pada langkah perdana Anda melakukan transaksi saham, sekuritas akan mewajibkan setoran deposit awal. Skemanya mirip e-money, Anda membeli sejumlah saldo kemudian dibelanjakan untuk kepemilikan saham. Maka secara otomatis saldo Anda berkurang. Nah besaran saldo awal tiap perusahaan ini beda-beda.

Ada yang memberlakukan setoran pertama hanya Rp 100ribu namun juga ada yang hingga berjuta-juta. Besaran setoran ini tidak bisa mengindikasikan baik buruknya perusahaan, karena biasanya tiap orang berbeda kebutuhan investasinya dan tentu saja kemampuan investasinya. Jadi, jangan suka ikut-ikutan. Ketika teman lebih banyak memakai jasa perusahaan A lantas Anda ikuti mereka padahal sadar betul ada perusahaan yang lebih cocok dengan Anda.

Baca Juga: Bursa Efek Indonesia, Sejarah dan Pembelian Saham

Cocok disini adalah dalam segi keuangan untuk setoran awal. Jangan minder, misalnya jika hanya mampu membayar setoran dalam jumlah kecil tak usah malu memilih perusahaan yang membolehkan saldo awal rendah. Intinya, sesuaikan yang dengan kapasitas kemampuan.

Biaya Transaksi

Pada setiap transaksi baik itu membeli atau menjual saham Anda akan dikenakan biaya transaksi oleh pihak sekuritas. Tentunya biaya ini adalah honor untuk para pialang yang sudah bekerja keras melakukan analisa saham untuk Anda. Besaran biaya transaksi ini berbeda di tiap perusahaan. Cobalah diawal pendaftaran Anda tanya berapa biaya per transaksi yang dibebankan kepada investor.

Jangan membeli kucing dalam karung, menyesal dikemudian hari karena ternyata biaya transaksinya tinggi. Rata-rata biaya transaksi ini berada dikisaran 0,15 persen untuk transaksi beli dan 0,25 persen dari transaksi jual. Nilai yang lumayan bukan jika transaksi yang Anda lakukan besar? Karena itu pilihlah perusahaan dengan bijak karena ini akan berpengaruh pada keuntungan Anda.

Transaksi Mudah

Upayakan memilih sekuritas yang sudah melengkapi pelayanannya dengan fitur-fitur canggih. Sehingga Anda dapat terus memonitor investasi Anda dalam jarak jauh seperti berita, grafik saham dan indikatornya, informasi portofolio dan fitur transaksi jual beli atau online trading yang mudah. Kemudahan dalam transaksi ini akan mempercepat kinerjamu ketika waktu jual beli di bursa tiba, proses jual beli jadi lebih fleksibel.

menentukan perusahaan sekuritas

Proses Pembukaan Rekening Mudah

Di zaman yang sudah serba canggih ini banyak pekerjaan yang bisa dilakukan dari jarak jauh, hal ini juga berlaku bagi para investor dan pengusaha sekuritas. Kini sudah banyak perusahaan pialang yang tidak mewajibkan calon investor datang ke kantor ketika melakukan pembukaan rekening dan membeli saldo awal. Tanda tangan basah pun tidak diperlukan karena bisa diganti dengan tanda tangan digital.

Tenang, biarpun perjanjian dilakukan secara digital ini sudah ada payung hukumnya. OJK dan BEI telah membolehkan tanda tangan elektronik dalam rangka know your customer (KYC. Peraturan tersebut tertuang dalam SEOJK Nomor 6/SEOJK.04/2019 tentang Pedoman Pembukaan Rekening Efek Nasabah dan Rekening Dana Nasabah Secara Elektronik Melalui Perusahaan Efek yang Melakukan Kegiatan Usaha Sebagai Perantara Pedagang Efek.

Baca Juga: Trik Sukses Bermain Saham yang Aman dan Menguntungkan

Kredibilitas Analisis

Apa salah satu faktor yang bisa Anda jadikan penilaian ketika memilih lembaga sekuritas? Yakni kredibilitas para analisnya. Coba cari salah satu anama analis di perusahaan tersebut, cari tahu apa prestasinya dan juga profil masalahnya. Pilihlah perusahaan yang memiliki analis handal dan bersih. Mudahnya adalah melihat seorang analis dari sering tidaknya ia dijadikan narasumber oleh media massa.Media massa tidak asal-asalan dalam memilih narasumber diskusi. Mereka yang dipanggil biasanya punya prestadi diatas rata-rata dan tentu saja kredibel serta tak pernah tersandung masalah hukum.

Comments are closed.