Rumah Minimalis: Intip Tren Terbarunya

Lifestyle & Leisure

Ada banyak orang yang ingin sekali memiliki rumah minimalis. Mungkin Anda salah satunya?

Selama ini, apakah Anda mengidamkan membangun sebuah rumah dengan desain minimalis untuk keluarga Anda? Sebelum jauh untuk memutuskan hal ini, Anda harus tahu beberapa halnya. Apakah Anda punya tujuan khusus? Atau apakah Anda punya alasan mengapa memilih desain rumah yang minimalis?

Banyak orang tidak tahu. Bahkan mereka tidak mengerti apa yang menjadi penyebab rumah desain minimalis ini begitu popular.

Anda harus tahu rumah minimalis itu rumah yang didesain sederhana, tidak terlalu banyak aksesori, dan untuk menghemat biaya pembangunan. Jadi, ini bukan masalah tren saja.

Sayangnya, banyak orang yang justru kehabisan bujet ketika mereka mendesain rumah mereka. Alih-alih ingin menghemat biaya pembangunan, justru mereka mengeluarkan banyak uang. Ia harus keluarkan uang melebihi bujet.

Agar Anda tidak mengalami hal tersebut, ada baiknya Anda pahami dulu mengenai desain rumah minimalis ini. Seharusnya, biaya pembangunan lebih murah daripada model rumah zaman dahulu.

Warna Sangat Mempengaruhi Desain Rumah Minimalis

Ada banyak sekali elemen yang bisa digunakan agar rumah terlihat minimalis. Akan tetapi, warna memiliki peran yang sangat penting.

Mungkin Anda akan berpikir bahwa warna rumah dengan desain minimalis adalah warna putih. Anda berpikiran demikian karena memang kebanyakan rumah desain minimalis memiliki warna cat tembok putih.

Namun, sebenarnya bukan hanya putih saja yang menggambarkan bahwa rumah didesain minimalis. Berikut ini beberapa pilihan warna agar Anda memiliki rumah minimalis yang beda dengan lainnya.

Mustard

Anda tahu warna mustard itu seperti apa? Ini tampak seperti kuning keemasan. Akan tetapi, jangan salah sangka dulu. Banyak yang menyangka bahwa ini bukan warna untuk desain rumah yang minimalis.

Memang emas itu identik dengan keraton atau rumah-rumah zaman dahulu. Akan tetapi, mustard tidak terlalu kuning layaknya emas. Mustard adalah warna kuning kecokelatan. Warna ini memberikan akses mewah dan smart.

Agar warna mustard ini bisa membuat desain rumah Anda minimalis, hindari mengaplikasikan cat warna ini di mayoritas tembok rumah. Gunakan hanya untuk bagian kecil saja.

Hazelnut

Beberapa orang ingin sekali memiliki ruangan yang terlihat cerah dan segar. Hanya saja, mereka tidak ingin memilih warna putih. Apakah Anda juga memikirkan hal yang sama?

Alternatifnya adalah warna hazelnut. Ini warna yang terang tapi tidak terlalu terang laiknya warna putih. Para pakar interior menganggap ini warna yang hangat. Rumah minimalis dengan warna ini terlihat sedikit lebih mewah tanpa menghilangkan kesan minimalisnya.

Namun, bukan itu saja kelebihannya jika Anda memilih warna hazelnut. Dengan mengaplikasikan warna ini pada tembok rumah, Anda bisa dengan mudah memilih furnitur. Pasalnya, warna ini cocok untuk dipadukan dengan furnitur dengan warna apa pun. Tinggal bagaimana Anda pintar dalam memadu-padankan warna.

Pastel

Beberapa orang tidak berani menggunakan warna minimalis yang terlalu ekstrem. Ada satu warna yang sedikit seperti putih, yaitu pastel. Ruangan yang temboknya dicat dengan warna pastel terlihat terang dan luas. Ini cocok untuk kamar tidur rumah Anda yang tidak terlalu lebar.

Kesan kalem sangat terlihat jika ruangan rumah Anda dicat dengan warna pastel. Dan satu hal yang pasti. Warna ini tidak membosankan. Ruangan Anda terasa menarik meskipun sudah bertahun-tahun Anda tidak mengganti cat tembok.

Clay

Rumah minimalis yang terletak di perkotaan sekarang ini sering dicat dengan warna clay. Ini warna yang sedikit kekuning-kuningan.

Mungkin Anda menganggap warna clay ini sama dengan warna mustard. Sebenarnya tidak. warna clay sedikit lebih lembut, tidak seperti mustard yang kesan kuningnya lebih bold.

Ruangan rumah yang dicat dengan warna clay ini akan terlihat begitu terang ketika cahaya dari luar masuk. Namun, Anda juga harus pertimbangkan dengan pencahayaan lampu yang Anda gunakan.

Abu-Abu

Tidak sedikit rumah minimalis yang dicat dengan warna abu-abu. Pilihan paling ngetrend adalah abu lilac. Warna ini memberikan keceriaan dan juga kelembuatan pada saat yang sama.

Warna abu-abu ini biasanya dipadukan dengan warna putih. Jadi, warna putih menjadi aksen di beberapa sudut ruangan. Sementara, warna abu-abu menjadi warna dominan untuk bagian tembok rumah.

Temukan Asuransi Mobil Terbaik Anda

Rp

Jadi, warna apa yang akan Anda pilih untuk rumah Anda? 

Pencahayaan yang Sering Diterapkan di Rumah Minimalis

Salah satu elemen penting dari sebuah rumah dengan desain minimalis adalah pencahayaan. Rumah dengan desain seperti ini mengoptimalkan pencahayaan dari luar. Jadi, sebisa mungkin lampu tidak perlu dihidupkan di siang hari. Setiap sudut ruangan ada cahaya yang masuk.

Akan tetapi, pada saat yang sama, cahaya yang masuk tersebut tidak lantas membuat orang di dalam rumah merasa terlalu panas. Oleh sebab itu, ada aturan tata cara pencahayaan.

Biasanya, rumah desain minimalis memiliki pencahayaan berupa kaca dengan frame kecil di bagian atas. Ini membuat cahaya dari luar masuk tanpa harus membuat penghuni merasa panas. Posisi kaca tersebut berada di dinding paling atas. Ini fungsinya tidak sebagai jendela tapi hanya frame agar cahaya masuk.

Di sisi lain, ada juga rumah yang memiliki bagian ceiling atau atap yang terbuat dari lubang kaca kecil-kecil. Ini juga bisa membuat cahaya masuk ke dalam ruangan tanpa membuat ruangan terasa begitu panas.

Selain itu, pencahayaan juga akan menghidupkan warna tembok rumah Anda terlepas warna cat apa yang Anda gunakan. Dengan informasi ini, setidaknya Anda sudah punya bayangan ketika ingin membangun rumah. Rencanakan secara matang sebelum Anda mulai membangun rumah minimalis.

Comments are closed.