Ingin Membuat Thai Tea di Rumah? Siapkan Bahan-bahan Ini!

Lifestyle & Leisure

Hingga saat ini sudah banyak sekali toko-toko yang menjual Thai Tea dengan berbagai macam rasa. Kalau Anda menggemari sekali minuman yang terbuat dari teh dan susu ini bisa Anda buat di rumah dengan mudah. Ingin tahu caranya?

Dalam setahun terakhir, kemunculan berbagai minuman kekinian menjadi fenomena, salah satu di antaranya adalah Thai Tea. Minuman teh dengan campuran susu yang sering kali disajikan dalam bentuk minuman dingin ini memang tak mudah untuk ditolak kehadirannya.

Sensasi kesegaran teh bercampur rasa creamy dari susu, nyatanya mampu memberikan rasa yang digemari banyak orang. Sebetulnya, apa sih istimewanya minuman teh yang konon berasal dari Thailand ini?

Bagaimana Thai Tea Mampu Mencuri Hati Orang Indonesia?

Sebetulnya, Thai Tea bukanlah minuman baru bagi para pecinta teh. Minuman ini sudah mulai ada sejak puluhan tahun yang lalu, dan menjadi salah satu menu di kafe atau resto ternama yang menawarkan minuman jenis teh dan kopi. Dibanderol dengan harga yang cukup tinggi, maka tak semua orang pernah mencicipinya. Selain memang kafe-kafe yang menyajikannya termasuk dalam kelas menengah ke atas.

Hingga sekitar lima tahun belakangan, bisnis ini mulai merambah kelas kaki lima, di mana objek pasarnya jauh lebih luas. Menawarkan rasa yang manis, segar, dan creamy, tak heran jika minuman teh yang dipadukan dengan aneka jenis susu ini mampu menyihir lidah pecintanya.

Awalnya, thai tea hanya di jajakan di mal-mal dan bandara saja. Namun, saat ini, saking banyak peminatnya, ada banyak merek yang juga dapat ditemukan di pelataran swalayan hingga kafe-kafe sederhana.

Harga yang dipatok untuk satu gelasnya pun beragam. Untuk kelas premium, bisa dihargai hingga puluhan ribu rupiah. Namun, untuk kelas pelajar dan kaki lima, harga yang dipatok lebih ramah. Mulai dari lima ribu rupiah, hingga belasan ribu rupiah untuk gelas yang berukuran jumbo, dengan aneka varian rasa.

Ya, lidah orang Indonesia yang mudah masuk ke berbagai rasa membuat Thai Tea pun mudah menarik peminatnya. Apalagi, kini kekuatan branding melalui media sosial dan memanfaatkan selera anak muda. Jenis strategi pemasaran yang demikian, secara tak langsung membuat pamor Thai Tea semakin meluas.

Baca juga: Manfaat Teh Hijau dan Aturan Mengonsumsinya

Apa Bedanya Thai Tea dengan Teh Susu Lainnya?

Sebelum adanya teh Thailand ini, Indonesia sebetulnya sudah akrab dengan minuman teh yang dicampur dengan susu. Sebut saja teh tarik dari aceh, atau pun milk tea, yang memang telah menjadi salah satu menu andalan dari Tong Tji, salah satu merek teh ternama yang memiliki banyak stand di pusat perbelanjaan.

Lalu, apa yang membuat Thai Tea berbeda? Nah, setidaknya ada tiga hal yang membedakan antara Thai Tea, teh tarik, dan milk tea atau teh susu.

Pertama adalah dari jenis teh yang digunakan. Di mana teh Thailand dibuat dari teh khusus dengan rasa yang lebih pekat, dibandingkan dengan milk tea maupun teh tarik.

Kedua, adalah proses pembuatannya. Di mana teh susu atau milk tea dibuat hanya dengan mengaduk teh dengan susu saja. Tanpa ada teknik khusus. Sedangkan teh tarik dibuat dengan cara yang khas, dengan menggunakan dua gelas besar. Di mana gelas yang satu berisi seduhan teh dan gelas satunya berisi susu. Kemudian penuangan teh dari satu gelas ke gelas satunya, dilakukan dengan cara ditarik. Hal ini memberikan efek buih pada teh yang telah dicampur dengan susu.

Ketiga adalah rasa yang dihasilkan. Diantara teh tarik, Thai Tea, dan teh susu atau milk tea, memiliki sensasi rasa yang berbeda. Di mana teh tarik memiliki rasa teh yang ringan. Thai Tea, memberikan rasa, aroma, dan warna teh yang lebih pekat. Sedangkan teh susu atau milk tea hadir dengan rasa yang cenderung lebih manis.

Baca juga: Bikin Teh Tarik di Rumah, Yuk!

Tip Membuat Thai Tea yang Enak di Rumah

Meskipun warga Thailand tak seperti warga Jepang atau China yang memang sudah memiliki tradisi minum teh sejak jaman nenek moyang, tak lantas membuat Thailand enggan menanam dan mengonsumsinya. Thai Tea di Thailand sendiri bukanlah jenis minuman tradisional. Seperti es teh di sini, teh Thailand menjadi sajian umum di negara asalnya.

Salah satu hal yang membedakan rasanya dengan teh asli Indonesia adalah rasanya yang lebih kuat. Daun teh asal Thailand ini apabila diseduh akan menghasilkan warna yang cokelat gelap kemerahan, dengan rasa yang lebih kuat.

Jika ada banyak minuman Thai Tea yang beredar di pasaran, sebetulnya terbuat dari dua jenis bahan dasar yang sangat berbeda. Ada yang memang dibuat dari seduhan daun teh asli, sehingga menghasilkan rasa yang benar-benar khas. Namun, tak jarang pula gerai yang menjual teh Thailand dengan harga terjangkau, menggunakan teh bubuk. Nah, bubuk teh ini bisa terbuat dari daun teh asli yang memang diproses khusus hingga berbentuk serbuk. Namun, ada pula yang merupa perisa teh atau serbuk dengan rasa yang identik dengan teh.

Untuk itu, akan lebih aman jika Anda membuatnya sendiri di rumah. Bahan yang dibutuhkan tak sulit didapat. Anda hanya perlu menyiapkan daun teh hitam, susu cair atau krim kental, gula, kental manis, dan es batu.

Baca juga: 10 Jenis Ramuan Tradisional Alami untuk Kesehatan

Langkah pertama adalah menyeduh daun teh hitam dengan air panas. Biarkan selama 7 hingga 10 menit, hingga betul-betul pekat. Kemudian, tambahkan gula secukupnya, dan aduk hingga gula larut. Lalu, Anda dapat mencampur teh yang sudah jadi dengan kental manis dan susu cair atau krim. Gunakan shaker atau blender untuk hasil yang maksimal. Setelah itu, tuang ke gelas saji, tambahkan es batu, dan sedikit krim susu lagi di permukaannya. Nikmati kesegaran dan kenikmatannya!

Lidah orang Indonesia memang terbilang fleksibel, karena mudah beradaptasi dengan cita rasa dari negara lain. Namun, kehadiran berbagi jenis makanan dan minuman yang kekinian ini juga mampu membuka peluang bisnis baru, bagi yang ingin memulai usaha. Thai Tea termasuk ke dalam salah satu jenis kuliner ringan yang mudah dibuat, dengan bahan-bahan yang mudah didapat, dengan modal yang minim. Jadi, jika memang ingin memulai berbisnis, mengapa tak mencoba mulai dari sini?

Comments are closed.