Tip Memilih Wedding Organizer Terbaik Agar Tidak Tertipu

Lifestyle & Leisure

Wedding Organizer memiliki tugas yang besar dalam acara pernikahan seseorang. Jadi, alangkah baiknya untuk lebih teliti sebelum memilih.

Menikah merupakan suatu hal yang sangat sakral dan setiap orang hanya ingin melakukannya sekali seumur hidup. Tak heran jika acara pernikahan harus dibuat sedemikian berkesan agar dapat dikenang selalu. Kita pun pasti setuju bahwa mengurus acara penikahan tidaklah semudah mengatur acara ulang tahun. Banyak sekali hal yang harus dipikirkan bahkan hingga hal-hal terkecil.

Melihat betapa besarnya nilai sebuah acara pernikahan bagi sebuah pasangan, saat ini banyak sekali pihak, baik dalam bentuk perorangan maupun badan yang siap membantu merencanakan acara pernikahan setiap pasangan yang akan menikah. Mereka biasa disebut Wedding Organizer. Wedding Organizer atau biasa disingkat WO sejatinya tak berbeda dengan organizer lainnya, tapi yang mereka urus hanyalah berfokus pada setiap detail di acara pernikahan.

Bisa dibilang, sekarang ini banyak sekali WO yang ada di Indonesia. Tapi, dengan banyaknya jumlah WO bukan berarti kita bisa bebas memilih WO. Sebab, cukup banyak WO yang nyatanya malah merugikan para calon pasangan pengantin, mulai dari proses berjalannya acara yang tidak sesuai hingga membawa lari uang yang sudah dibayarkan. Maka dari itu, bagi Anda yang ingin menikah dan menggunakan jasa wedding organizer, ada beberapa poin yang harus Anda perhatikan agar tidak dirugikan dan tertipu. Apa saja? Ini dia!

Baca juga: Perjanjian Pranikah, Apa dan Bagaimana Caranya?

Tip Memilih Wedding Organizer yang Baik

Cek Track Record Wedding Organizer

Anda tentu pernah mendengar penipuan berkedok dari wedding organizer. Hal ini bisa dicegah bila Anda mengecek track record dari wedding organizer dan vendor Anda. Dalam hal ini, sangat penting untuk Anda tidak terburu-buru dalam melakukan survei. Hasil survei ini menjadi bahan pertimbangan Anda yang paling penting. Mengecek track record sama saja dengan mengecek pengalaman, hasil kerja, dan juga testimoni dari para klien. Hal yang paling mudah untuk melakukan survei adalah dengan browsing di internet atau bertanya pada kawan-kawan Anda yang telah menikah.

Poin yang perlu diperhatikan saat browsing adalah melihat vendor Anda termasuk yang memiliki kredibilitas dan profesional di bidangnya atau tidak. Anda bisa melihat performa vendor Anda dari wedding exhibition atau pameran pernikahan yang sering diadakan di berbagai kota. Salah satu ciri lainnya adalah memiliki website ataupun terdaftar di layanan portal pernikahan. Jadi, Anda bisa mengetahui portofolio dan juga testimoni dari para klien yang sudah pernah menggunakan jasanya.

Memiliki Kantor

Ketakutan para calon pengantin dalam memilih vendor pasti sangat beragam. Mulai dari takut mengalami kekecewaan hingga penipuan. Vendor pernikahan yang terpercaya tentunya memiliki kantor sendiri ataupun galeri. Kantor ini menjadi tempat meeting dengan para klien dan Anda juga bisa sekaligus survei langsung agar merasa lebih yakin dan terpercaya. Vendor pernikahan yang memiliki kantor sendiri memiliki tingkat bonafiditas dan kepercayaan yang lebih di mata para konsumen, apalagi jika kantornya tersebut cukup besar, dan tertata dengan rapi.

Lakukan Survei Langsung

Jika sudah mulai terseleksi pilihan Anda, mulai atur jadwal meeting dengan vendor pilihan Anda. Ingat, tip memilih vendor pernikahan di atas yaitu utamakan untuk meeting di kantor mereka ketimbang hanya di mal atau restoran lainnya. Kenapa? Anda bisa sekalian cross check hasil survei dari internet dengan keadaan sebenarnya. Usahakan sebelum melakukan survei secara langsung, Anda membuat daftar pertanyaan apa saja yang ingin Anda tanyakan kepada vendor pernikahan. Dengan melakukan survei secara langsung, Anda juga dapat mengetes mengenai pengalaman dan pengetahuan yang dimiliki oleh para vendor pernikahan. Tentunya hal ini sangat dapat meyakinkan Anda mengenai bonafiditas suatu vendor pernikahan.

Baca juga: Dekorasi Pernikahan yang Unik, dari Mewah Hingga Sederhana!

Buatlah Anggaran

Anda bisa membuat persentase mengenai uang yang harus Anda keluarkan untuk tempat, dekorasi, gaun, dan lainnya. Mulailah menghilangkan beberapa daftar vendor yang harganya jauh di atas anggaran yang telah dipersiapkan, untuk lebih menghemat waktu. Misalnya, Anda merencanakan pesta pernikahan dengan tema pesta kebun, maka persentase pengeluaran Anda adalah: Kue pengantin: 2-3 persen, Gaun: 3-5 persen, Bunga: 5-15 persen, Fotografi: 7-13 persen, Makanan: 35-55 persen. Tentunya contoh persentase diatas dapat berbeda-beda untuk setiap pernikahan, tetapi sistem persentase akan sangat membantu Anda di dalam proses persiapan anggaran pernikahan. Pembuatan anggaran (budgeting) sangatlah penting di dalam merencanakan pernikahan, karena dengan Anda membuat bujet untuk keseluruhan item dan membuat prioritas akan item-item pernikahan Anda. Hal ini akan sangat memudahkan Anda di dalam merencanakan keseluruhan pernikahan.

Bicaralah dengan Manajer Tempat Pernikahan Anda

Biasanya manajer tempat pernikahan telah memiliki banyak pengalaman dengan pernikahan-pernikahan sebelumnya. Jadi, dia akan memberikan rekomendasi vendor pernikahan yang sesuai dengan keinginan. Selain itu, manajer dari tempat pernikahan tentunya mengetahui mengenai tingkat profesionalisme dari vendor-vendor yang pernah mengadakan acara di tempatnya, sehingga ia akan dapat merekomendasikan Anda vendor terbaik yang bisa bekerja sama dengan pihak tempat acara dan calon pengantin.

Kunjungi Wedding Exhibition atau Pameran Pernikahan

Pameran semacam ini biasanya akan diadakan setiap tahun, dan di sini Anda bisa menemukan banyak pilihan wedding organizer dan vendor dalam satu tempat. Anda bisa membandingkan hasil kerja vendor-vendor tersebut dari portofolio mereka dan menemukan inspirasi baru untuk pernikahan Anda. Mengunjungi pameran pernikahan akan sangat membantu dan menghemat waktu Anda di dalam mencari vendor pernikahan. Di pameran pernikahan umumnya para vendor pernikahan akan memberikan free trial seperti tes makeup, trial makanan atau kue pernikahan. Anda juga dapat melihat secara langsung vendor pernikahan mana yang banyak melakukan transaksi atau deal dengan para calon pengantin.

Potongan Harga

Dengan mengombinasikan pelayanan yang ditawarkan, seperti menyewa gaun pengantin berikut makeup mungkin Anda akan mendapatkan penawaran menarik seperti potongan harga. Cari vendor yang menawarkan potongan harga tapi tidak menurunkan kualitas. Perencanaan pernikahan membutuhkan anggaran yang tidak kecil. Untuk itu, memotong beberapa pengeluaran dengan memanfaatkan diskon akan sangat bijak dilakukan.

Baca juga: Tertarik Memulai Bisnis Wedding Organizer? Ini Caranya!

Temukan Asuransi Mobil Terbaik Anda

Rp

Saran dari Orang yang Sudah Menikah

Bicarakan dengan keluarga dan teman dekat yang telah menikah. Mintalah saran-saran dari orang terdekat Anda untuk memilih vendor yang berkualitas. Dari saran saudara atau teman yang sudah menikah Anda akan mendapatkan banyak masukan mengenai hal-hal penting di dalam proses perencanaan pernikahan. Umumnya, saudara ataupun teman yang sudah menikah akan memberikan info mengenai kelebihan dan kekurangan suatu vendor pernikahan berdasarkan pengalaman mereka. Hal ini tentu sangat berguna bagi Anda di dalam memilih vendor pernikahan yang tepat.

Meminta Bonus atau Tambahan Benefit

Jika Anda sudah menetapkan pilihan pada salah satu vendor pernikahan, tidak ada salahnya Anda meminta tambahan benefit atau bonus yang dapat mereka berikan. Jika hal ini berhasil Anda lakukan, tentunya dapat menghemat anggaran pernikahan Anda ataupun memberikan tambahan item yang dapat membuat pesta pernikahan Anda lebih baik atau meriah.

Tanda Tangan Kontrak

Ketika Anda sudah tanda tangan kontrak yang mengikat tersebut, pastikan Anda benar-benar membaca syarat dan kondisi untuk menghindarkan Anda dari pengeluaran tambahan yang tak terduga. Selain itu, pastikan Anda mendapat ganti rugi jika vendor mendadak tidak bisa menangani pesta Anda. Surat kontrak sangatlah penting, karena akan mengikat secara hukum untuk kedua belah pihak.

Dengan menerapkan tip di atas, tentu risiko Anda mendapatkan wedding organizer yang tidak bertanggung jawab sangatlah kecil. Jadi, sudah menentukan WO mana yang akan Anda gunakan?

Comments are closed.