3 Faktor Utama RPM Mobil Tidak Stabil

Mobil

Jika tiba-tiba RPM mobil tidak stabil, apa sih penyebabnya? Beberapa gangguan pada komponen-komponen di bawah ini adalah penyebabnya!

RPM atau yang sering disebut takometer merupakan alat untuk mengetahui jumlah putaran komponen dalam mesin. Contohnya, jika Anda sedang berkendara dan RPM menunjukkan angka 5, berarti komponen yang bergerak dalam mesin berputar 5000 tiap menitnya. Seiring perkembangan waktu, kini indikator RPM sudah ditampilkan dalam berbentuk digital, tetapi tidak sedikit juga pabrikan mobil yang masih menggunakan indikator manual atau jarum.

Pada mobil bertransmisi matic, Anda sebagai pengendara tidak perlu memperhatikan RPM lagi karena sudah diatur secara otomatis. Sedangkan untuk mobil bertransmisi manual, Ana harus lebih peka pada RPM karena pergerakannya masih secara manual. Meskipun begitu, keduanya memiliki tanda yang sama jika RPM mengalami kerusakkan, yaitu sama-sama menyentuh atau mengarah pada garis merah. Jika hal itu terjadi, berarti tandanya RPM mobil tidak stabil.

[quads id=1]

Mass Air Flow

Mass Air Flow adalah komponen yang berfungsi untuk mendeteksi beberapa massa udara yang masuk ke dalam mesin berdasarkan kecepatan aliran. Jika Anda masih kurang familiar dengan komponen ini, mass air flow terletak di tabung filter udara yang sensornya rentan sekali kotor. Jika sensor pada mass air flow kotor atau ada masalah pada rangkaian sensornya, hal ini juga bisa berpengaruh pada RPM mobil tidak stabil.

Throtle Body Kotor

Selanjutnya, faktor utama terjadinya RPM mobil tidak stabil dikarenakan sistem mesin TAC yang mengalami perubahan kondisi. Jika mobil Anda menggunakan sistem mesin TAC atau Drive by Wire, salah satu kelemahannya memang mobil yang berteknologi TAC ini lebih sensitif karena tidak berkaca pada satu sensor saja, tetapi ada banyak satu sensor yang mendukung kinerja TAC.

Oleh karena itu, jika RPM mobil tidak stabil, Anda bisa cek trotle body apakah dalam keadaan kotor atau bersih. Jika terdapat kotoran pada pangkal daun katupnya, maka Anda harus segera membersihkannya agar tidak memicu masalah ke komponen lainnya.

[quads id=4]

Idle Speed Control

Idle speed control memiliki fungsi sebagai aktuator untuk mengatur ide RPM. Oleh karena itu, komponen ini sangat berpengaruh besar pada RPM. Jika idle speed control ini jarang Anda bersihkan dan menjadi sangat kotor, maka suplai udara dari luar menuju intake manifold sangat terhambat sehingga menyebabkan RPM mobil tidak stabil. Jika hal ini terjadi, solusi yang bisa Anda lakukan, yaitu rajin membersihkan aktuator idle speed control serta lubang saluran idle-nya.

Jadi, jika tiba-tiba RPM mobil tidak stabil, sudah tahukan apa saja faktor yang menyebabkannya?

Comments are closed.