Blind Spot yang Sering Dialami oleh Pengendara Mobil

Mobil


Notice: get_currentuserinfo is deprecated since version 4.5.0! Use wp_get_current_user() instead. in /home/frwwwartikel/public_html/wp-includes/functions.php on line 3896

Blind spot adalah salah satu kelemahan bagi para pengendara mobil. Minimnya pantauan ke beberapa sisi mobil saat berkendara ini berisiko besar menyebabkan kecelakaan.

Berkendara dengan mobil memang nyaman, tapi perlu ekstra hati-hati. Sebab, ada beberapa titik buta atau blind spot saat mengendarai mobil. Jika diabaikan, risiko terjadinya kecelakaan sangatlah besar. Memang, pengendara mobil pasti memiliki keterbatasan penglihatan sisi kanan, kiri, dan belakang. Padahal, sisi-sisi tersebut adalah sisi yang krusial yang tidak dapat dilihat dari spion.

Ada banyak faktor yang memengaruhi munculnya blind spot pada saat berkendara menggunakan mobil, salah satunya adalah pilar penyangga atap. Mobil rilisan baru mempunyai pilar yang tebal daripada mobil terdahulu. Hal ini membuat keamanan dan keselamatan pengendara dan penumpang lebih terjaga saat terjadi kecelakaan. Tapi, hal ini memiliki kelemahan, yaitu jarak pandang pengemudi jadi terhalang.

Baca juga: Tips Memilih Kaca Film Asli Untuk Mobil

Selain itu, kondisi lingkungan pun dapat membuat kondisi blind spot semakin besar dan parah seperti persimpangan, jalanan kecil, serta jalan perbukitan. Butuh ketelitian yang tinggi saat berkendara dengan mobil, khususnya pada kondisi lingkungan yang kurang bersahabat seperti yang disebutkan di atas.

Blind spot tiap mobil berbeda, tapi secara umum, ada lima blind spot yang lazimnya dirasakan setiap pengemudi. Apa saja kira-kira? Berikut blind spot yang sering dialami oleh pengendara mobil!

Blind Spot pada Sisi Belakang Mobil Saat Berbelok di Perempatan

Setiap pengendara mobil yang ingin berbelok pasti fokus pada lalu lintas dan pengendara di depannya. Sedangkan untuk sisi belakang, pengendara hanya memantau dari spion saja. Tapi, yang sering terjadi pada kondisi seperti adalah ada pemotor yang tak terlihat di sebagian kecil sisi belakang mobil. Jika tidak berhati-hati, akan terjadi senggolan antara mobil dan motor.

blindspot mobil

Sumber: Tadibrothers

Agar terhindar dari kejadian ini, baiknya menengok ke samping belakang atau soulder check terlebih dahulu sebelum berbelok di perempatan.

Sisi Kiri dan Kanan Belakang Blind Spot di Jalan Dua Jalur

Seperti yang disebutkan sebelumnya, mobil-mobil keluaran terbaru memiliki pilar penyangga atap yang jauh lebih tebal. Hal ini membuat pengendara mobil kesulitan untuk memastikan sisi kiri dan kanan belakang, khususnya di jalan dua jalur. Kecelakaan yang lazim terjadi dalam kondisi ini adalah saat pengendara ingin berpindah lajur tanpa melihat ada kendaraan lain di sisi kiri dan kanan belakang.

Untuk menghindarinya, cara yang dapat dilakukan sama seperti poin pertama, yaitu melakukan shoulder check sebelum berpindah jalur.

Sisi Belakang Blind Spot Mobil dalam Kondisi Macet

Macet adalah salah satu kondisi terburuk yang dirasakan oleh pengendara mobil. Pasalnya, banyak kendaraan terutama motor yang seringkali menyalip dan meliuk-liuk di antara mobil. Bila tidak jeli dan hati-hati, bisa saja pengendara motor terserempet atau jatuh saat pengendara mobil menggerakkan mobilnya.

Baca juga: Memperbaiki Kaca Spion Pecah dan Rusak

Hal ini dapat diantisipasi dengan melihat kendaraan di sisi belakang saat macet dan jaga jarak dengan kendaraa lain yang ada di depan.

Temukan Asuransi Mobil Terbaik Anda

Rp

Mungkin Anda juga merasakan atau justru pernah mengalami hal di atas? Maka dari itu, Anda harus lebih teliti dan jeli melihat berbagai sisi mobil saat berada di jalan. Bila tak terlihat melalui spion, lakukan dengan manual, yaitu shoulder check. Dengan begitu, Anda meminimalisir blind spot saat berkendara dengan mobil.

Comments are closed.