Apa yang Berbeda di GIIAS 2019 dari Tahun Sebelumnya?

Mobil

GIIAS 2019 segera berlangsung di bulan Juli. Tak seperti tahun sebelumnya, tahun ini ada yang berbeda, mulai dari tema hingga target penjualan.

Bagi Anda para penggemar dunia otomotif, rasanya tak mungkin Anda tidak mengetahui salah satu gelaran otomotif terbesar di tanah air bernama Gaikindo Indonesia International Auto Show atau biasa disingkat GIIAS.

Pameran otomotif satu ini merupakan acara tahunan yang selalu diselenggarakan di ICE BSD, Tangerang. Tak hanya memberikan potongan harga bagi orang-orang yang membeli mobil di sana, GIIAS juga memamerkan mobil-mobil keluaran terbaru dari pabrikan ternama dunia.

Setiap tahunnya, GIIAS selalu ramai dibanjiri para pecinta otomotif dari seluruh penjuru tanah air. Nah, tahun ini, GIIAS kembali digelar dengan nama GIIAS 2019. Secara garis besar, tak ada perbedaan signifikan antara GIIAS 2019 dengan tahun-tahun sebelumnya. Namun, untuk tampil berbeda dan para pengunjung tidak bosan, penyelenggara memberikan beberapa hal yang berbeda di tahun ini.

Penasaran apa saja yang membedakan GIIAS tahun ini dengan tahun sebelumnya? Ini dia!

Perbedaan GIIAS 2019 dengan Tahun Sebelumnya

Tema GIIAS 2019: Future in Motion

Industri otomotif dunia sedang mengalami percepatan penuh yang membuat kendaraan tidak lagi mengandalkan sumber bahan bakar minyak (BBM). Kini listrik mulai mengambil alih sebagai tenaga utama dalam menggerakkan mobil dan motor. Di berbagai belahan dunia, hadir kendaraan hybird, plug-in hybrid, electric, dan autonomous. Indonesia juga mulai merasakan efeknya.

Lihat saja mobil listrik BMW i8 dan versi hybrid dari Toyota CH-R, keduanya sudah dijual bebas di pasar otomotif tanah air. Tidak ketinggalan motor elektrik pun ikut eksis, seperti Gesits dan Viar Q1. Oleh karena itu, agar masyarakat tidak terlalu kaget dengan fenomena kendaraan masa depan tersebut, GIIAS 2019 hadir untuk mengedukasi para pengunjung.

“GIIAS akan merepresentasikan teknologi otomotif terkini dari industri otomotif Indonesia. Gaikindo fokus menjadikan GIIAS ajang yang menginspirasi publik dengan kehadiran teknologi otomotif dan transformasi terkininya menuju masa depan,” ungkap Ketua Umum Gaikindo, Yohannes Nangoi.

“Lewat GIIAS, Gaikindo ingin memberikan edukasi awal tentang berbagai inovasi dari industri otomotif, sehingga Indonesia siap menyambut perubahan positifnya,” tambahnya.

Perubahan Layout Pameran

Perbedaan GIIAS 2019 ini dengan tahun-tahun sebelumnya adalah layout atau denah pameran yang berubah. Bila sebelumnya, mulai 2015-2018, mobil penumpang selalu dimulai dari Toyota dan Honda yang selalu berhadapan di Hall 10, serta kendaraan komersial dan aksesori ada di hall 1,2 dan seterusnya, kali ini formatnya bakal dibalik.

Hall 10 akan diisi oleh aksesori dan komponen, kemudian diikuti oleh mobil komersial dan seterusnya ke mobil penumpang. Ketika masuk pertama kali dari gerbang utama di Hall 10, jadi pengunjung akan disambut dan disuguhkan dengan booth aksesori terlebih dahulu.

“Jadi ada masukan untuk kita melakukan ini, pasalnya sebelumnya pengunjung yang umumnya hanya ingin melihat mobil penumpang, enggan berjalan lebih jauh ke hall mobil komersial dan aksesori. Jadi kali ini kami ubah layout-nya,” kata Project Director Seven Event Agus Riyadi.

Harga Tiket Tak Naik

GIIAS kali ini, harga tiket masuknya (HTM) juga masih dipertahankan seperti 2018 lalu. Buat hari biasa Senin-Jumat Rp50.000, sedangkan untuk akhir pekan Sabtu-Minggu Rp100.000.

Perbedaan harga yang cukup jauh antara weekday dan weekend, dimaksudkan agar pengunjung yang datang bisa merata. Jadi tidak membludak pada Sabtu dan Minggu saja, sehingga venue pameran menjadi tidak nyaman.

32 Merek Ikut Serta GIIAS 2019

Rizwan Alamsjah, Ketua III Gaikindo sekaligus Ketua penyelenggara GIIAS 2019 menyebutkan, saat ini merek yang sudah resmi bakal ikut ada sebanyak 32 merek. Detailnya, 19 peserta adalah dari merek mobil penumpang seperti Audi, BMW, Chevrolet, Daihatsu, Datsun, DFSK, Honda, Hyundai, Isuzu, Lexus, Mazda, Mercedes-Benz, MINI, Mitsubishi Motors, Nissan, Suzuki, Toyota, VW, dan Wuling. Lalu ada enam kendaraan komersial atau niaga, FAW, Hino, Isuzu, Mitsubishi Fuso, Tata Motors, serta UD Trucks.

Test Drive Mobil Masa Depan

Salah satu hal yang paling menarik di GIIAS 2019, ada program beyond mobility experience. Dalam program ini, pengunjung bisa test drive mobil-mobil masa depan. Panitia GIIAS mengklaim sudah ada 6-7 merek yang bakal menyediakan kendaraannya untuk diuji coba langsung. Tertarik?

GIIAS 2019 juga memiliki program khusus untuk generasi penerus bangsa bertajuk Education Day. Para siswa terundang akan mendapatkan sharing session dari para pelaku industri otomotif. “Program ini akan memberikan gambaran tentang profesi dalam industri otomotif kepada siswa, tujuannya agar sepulang dari GIIAS, siswa akan memiliki pengetahuan baru dan memiliki motivasi untuk ikut ambil bagian membesarkan industri otomotif Indonesia.” Ujar Ketua III GAIKINDO yang sekaligus adalah Ketua Penyelenggara GIIAS 2019, Rizwan Alamsjah.

Ikut Serta 11 Merek Sepeda Motor

Di samping mobil, berbagai merek sepeda motor juga ikut serta dalam GIIAS 2019. Terhitung ada 11 merek, mereka adalah Benelli, Harley Davidson, Honda, Kawasaki, Kymco, KTM, Nozomi, Piaggio, Suzuki, Vespa, dan Viar.

Tersedia pula motor-motor yang bisa diuji coba langsung. Tujuannya agar pengunjung bisa merasakan sensasi menunggangi secara langsung, sebelum memutuskan untuk melakukan pembelian.

Terdapat 300 Merek Industri Pendukung Otomotif

GIIAS 2019 menghadirkan pula 300 merek industri pendukung otomotif. Dari mulai aki, jok, ban, sampai dengan karoseri hadir untuk meramaikan. Konsumen yang tertarik untuk memodifikasi mobil dan motornya dapat dengan mudah memperoleh berbagai komponen di acara ini. Tertarik?

Temukan Asuransi Mobil Terbaik Anda

Rp

Tanpa Target Penjualan dan Pengunjung

Pihak Gaikindo maupun Seven Event, ketika ditanyakan soal target, enggan untuk menyebutkan angkanya, entah itu target transaksi maupun jumlah pengunjung.  Nangoi mengatakan, kalau GIIAS sendiri merupakan ajang transfer teknologi dan mengomunikasikan kepada pengunjung, apa saja yang sudah dilakukan oleh industri otomotif.

Meski begitu, Nangoi tak mau menjamin semua merek yang jadi peserta GIIAS 2019 ini, akan memperkenalkan teknologi baru di pameran. Khawatirnya, kembali seperti tahun sebelumnya, GIIAS lagi-lagi hanya soal jualan mobil, dan konsep edukasi masyarakat porsinya sangat minim.

Perbedaan yang dijabarkan di atas tentu tak akan menyurutkan minat Anda untuk datang ke GIIAS 2019, bukan? Apa yang ingin sekali Anda lihat atau beli di GIIAS tahun ini?

Comments are closed.