Bahaya Menyimpan Hand Sanitizer di Dalam Mobil

Asuransi MobilMobil

Tidak ada bahayanya jika menyimpan hand sanitizer dalam mobil, selama Anda menjaga suhu kabin tetap normal dan menghindari pemicu kebakaran seperti adanya percikan api.

Hand sanitizer kini jadi bagian yang tak terpisahkan dari keseharian masyarakat. Cairan pembersih yang satu ini adalah alternatif utama untuk menjaga tangan tetap bersih, ketika tidak ada akses ke air bersih dan sabun untuk mencuci tangan,

Pusat kesehatan Ameria CDC mengatakan Anda dapat menggunakan pembersih tangan berbasis alkohol yang mengandung setidaknya 60 persen alkohol untuk mendisinfeksi tangan Anda, termasuk untuk melindungi diri Anda dari COVID-19 yang kini tengah jadi pandemi.

Tak heran jika kini kita sering melihat botol hand sanitizer dimana-mana, salah satunya adalah di dalam kabin mobil. Namun, apakah menyimpan Hand sanitizer di dalam mobil itu aman? Pasalnya bahan dasar pembuat cairan pembersih ini adalah alkohol yang mudah terbakar.

Baca juga: Disinfektan Lagi Populer, Apa Perbedaannya dengan Hand Sanitizer?

Selain menjaga keamanan berkendara dari diri sendiri, alangkah baiknya juga kendaraan Anda mendapatkan perlindungan dari asuransi mobil. Sebab, asuransi mobil memberikan manfaat pertanggungan jika terjadi risiko buruk yang menimpa Anda.

Ingat keberadaan cairan kimia berbahaya dapat dijadikan bukti kuat bagi perusahaan asuransi untuk menolak klaim asuransi mobil Anda. Sebab kecelakaan maupun kerusakan mobil yang diakibatkan karena adanya cairan kimia di dalam kendaraan tidak termasuk dalam perlindungan.

Bahaya Hand Sanitizer di Dalam Mobil

Sesuai sifatnya, sebagian besar pembersih tangan berbahan dasar alkohol rentan sekali terbakar. Menyimpannya di mobil Anda selama cuaca panas, memaparkannya ke matahari menyebabkan perbesaran cahaya melalui botol. Risiko kebakaran bisa lebih besar jika Anda terbiasa mengemudi sambil merokok.

Guy Colonna, Direktur Teknik di National Fire Protection Association, mengatakan sebenarnya menaruh hand sanitizer di dalam mobil tidak berbahaya asalkan suhu mobil selalu dalam kondisi normal. Memang benar bahwa etil dan isopropil alkohol yang Anda temukan di pembersih tangan berbasis alkohol sangat mudah terbakar.

Bahaya Hand Sanitizer di Dalam Mobil

Namun alkohol dalam pembersih tangan memiliki titik nyala 60 hingga 70 derajat, yang berarti itu adalah suhu di mana alkohol mengeluarkan cukup uap untuk dibakar. Tetapi agar itu terjadi, Anda masih membutuhkan sumber pengapian, seperti nyala api terbuka atau percikan listrik.

Agar pembersih tangan menyala secara spontan, alkohol perlu dipanaskan pada suhu sekitar 700 hingga 800 derajat. Suhu ini hampir tidak pernah ditemukan pada sebuah mobil bahkan ketika diparkir dibawah terik matahari.

Mungkin salah satu bahan atau material mobil dapat memicu panas berlebih seperti jok kulit yang dapat dengan mudah mengubah suhu kabin lebih dari 200 derajat celcius, ketika ditempatkan dibawah terik matahari. Namun kasus ini juga jarang terjadi.

Resiko Meletakan Hand Sanitizer di Dalam Mobil

Sebenarnya bahaya hand sanitizer di dalam mobil ini hampir tidak ada. Justru sebaliknya, kemungkinan cairan pembersih tangan kehilangan potensinya karena suhu kabin yang memanas.  Karen Dobos, PhD, seorang profesor di departemen mikrobiologi, imunologi dan patologi di Colorado State University, yang membantu menciptakan pembersih tangan untuk Rumah Sakit Pendidikan Hewan James L. Voss CSU mengamini hal ini.

Baca juga: Cara Tepat Bersihkan Kabin Mobil dari Bakteri dan Virus

Ia mengatakan bahwa meninggalkan sebotol pembersih tangan di dalam mobil dengan suhu panas adalah kehilangan potensi. Sebabnya adalah sifat alkohol yang mudah menguap dengan sangat cepat di udara, terutama di kawasan hangat dan kering. Saat menguap, konsentrasi relatif alkohol turun, seperti halnya kemampuan membunuh kumannya.Situasi ini semakin rumit oleh bahan kedua yang umum di beberapa pembersih tangan: hidrogen peroksida. Pasalnya sinar UV bereaksi dengan hidrogen peroksida dan mengubahnya menjadi air. Akibatnya, kedua bahan aktif yang berfungsi membunuh kuman kehilangan potensinya, Karena alasan ini, pembersih tangan tidak boleh disimpan di bawah sinar matahari langsung, atau ditinggalkan terutama di suhu yang hangat. ”

Untungnya, ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk menjaga efektivitas pembersih tangan Anda. Salah satunya adalah menyimpan pembersih tangan pada suhu 45 hingga 75 derajat Fahrenheit. Sejauh menyimpannya di mobil Anda, sebaiknya menyimpan botol kecil di konsol tengah atau glovebox, asalkan Anda tidak meninggalkannya di sana sepanjang hari di hari yang hangat.

Anda juga dapat menggunakan trik sederhana untuk memeriksa bahwa pembersih tangan Anda masih efektif: Lihatlah viskositas pembersih di dalam botol. Itu harus cukup tipis, bergerak di sekitar botol dengan mudah, dan cepat kering setelah berada di tangan Anda. Tetapi jika menjadi tebal, atau membutuhkan waktu lebih lama untuk mengering saat Anda menggunakannya daripada biasanya, saatnya untuk menggantinya.

Trik Menggunakan Hand Sanitizer di Dalam Mobil

Trik Menggunakan Hand Sanitizer di Dalam Mobil

Meski menaruh hand sanitizer di dalam mobil terbukti tidak berbahaya, namun kita tetap harus waspada karena ada kandungan alkohol di dalamnya. Beruntungnya pembarakan di kabin mobil baru akan terjadi jika ada 3 faktor pendukung yakni bahan bakar, oksigen dan percikan api. Sehingga tetesan hand sanitizer saja kemungkinan tidak akan jadi pemicu utama kebakaran.

Namun, sebagai antisipasi Anda dapat mempraktikan trik menggunakan Hand sanitizer di bawah ini.

Gunakan Cairan Pembersih Sebelum Memasuki Mobil

Sebaiknya gunakanlah cairan pembersih sebelum Anda memasuki mobil. Hal ini dilakukan untuk mencegah resiko kebakaran di dalam kabin. Sebab kita tidak pernah tahu ada tidaknya sumber percikan api di dalam mobil.

Tutup Rapat Hand Sanitizer

Seringkali orang lupa menutup rapat botol cairan pembersih, kandungan alkoholnya bisa menguap selama tidak digunakan. Dan jika pengemudi menyetir mobil sembari merokok hal ini bisa menjadi bencana. Selain itu uap cairan pembersih sering meninggalkan bau tidak sedap pada kabin mobil.

Menyimpan Hand Sanitizer di Dalam Mobil

 

Simpan Pada Bagian Konsol

Setiap mobil dilengkapi dengan banyak konsol penyimpanan. Tapi seringkali pemilik mobil malas menaruh berbagai barang ditempat seharusnya dan meletakkan begitu saja di atas kursi. Jangan lakukan ini dengan hand sanitizer Anda.

Sebab jika tidak menutupnya dengan rapat, cairan pembersih yang menetes dapat memicu kebakaran jika terdapat percikan api. Selain itu juga membuat kabin berbau dan nodanya sulit dibersihkan dibagian jok. Jika sudah terlanjut terjadi, Anda dapat menggunakan campuran air dan deterjen dan usapkan menggunakan kain lembut agar material jok tidak rusak.

Baca juga: 7 Hal yang Harus Anda Tahu Tentang Tekanan Ban Mobil

Temukan Asuransi Mobil Terbaik Anda

Rp

Itulah beberapa trik menggunakan hand sanitizer agar aman dari resiko kebakaran. Ingat, meski terbukti tidak menjadi pemicu utama kebakaran pada mobil, waspada tetap wajib. Hindari hal-hal yang beresiko dan selalu gunakan cairan pembersih tangan sebelum Anda memasuki mobil.

Comments are closed.