Pengertian Horse Power dalam Dunia Otomotif

Mobil

Horse power dan torsi merupakan beberapa istilah yang menggambarkan seberapa banyak kerja sebuah mesin kendaraan atau sumber lainnya dalam melakukan sesuatu hal selama periode waktu tertentu.

Dalam dunia otomotif, house power dan torsi merupakan salah satu elemen penting yang ada di dalam mobil. Untuk lebih jelasnya lagi, berikut ini beberapa informasi mengenaihouse power dan torsi.

Pengertian Horse Power

Istilah Horse Power (HP) pada mesin (satuan tenaga kuda) ini pertama kali diperkenalkan oleh salah satu insinyur yang ada di negara Skotlandia. Ia menjelaskan bahwa kuda poni memiliki kemampuan rata-rata dalam mengangkut beban seberat 550 pounds atau setara dengan 249,4 kilogram dengan jarak sejauh 30,48cm dalam kurun waktu satu detik. Nah, dari berat sebesar 550 pounds ini kemudian dikalikan 60 detik sehingga menghasikan angka 33.000 foot pounds / minute. Kemudian selanjutnya temuan inilah yang nantinya dijadikan landasan dasar dari ukuran 1 HP atau 1 horse power (tenaga kuda) ini.

Pengertian Torsi

Jadi, tenaga kuda ini dapat disimpulkan sebagai suatu gaya yang dibutuhkan untuk memutar sebuah benda pada titik porosnya. Jadi, keberadaan torsi ini memiliki arti yang begitu penting guna menggerakkan kendaraan bermotor mulai dari keadaan diam, sampai bergerak atau melaju. Besar kecilnya sebuah torsi yang ada pada mesin ini juga memiliki pengaruh pada percepatan perubahan letak suatu kendaraan dari titik yang satu ke titik yang lain. Torsi bisa juga disebut dengan ukuran dari tenaga yang dihasilkan oleh mesin kendaraan.

Fungsi dari Horse Power dan Torsi

Berdasarkan pengertian yang di atas maka bisa menarik sebuah kesimpulan bahwa keberadaan torsi dan juga tenaga kuda ini memiliki kaitan yang erat walaupun keduanya memiliki perbedaan. Horse power diperlukan untuk menjaga agar laju kendaraan tetap kencang dan semakin kencang, sedangkan torsi dibutuhkan oleh mesin untuk bisa bergerak yang kemudian nantinya akan menghasilkan tenaga kuda.

Hubungan Torsi dan Tenaga Terhadap Kemampuan Akselerasi

Perlu diingat kembali bahwa torsi dan tenaga kuda merupakan dua hal yang berbeda, tetapi memiliki hubungan antara satu dengan yang lain. Ternyata, semakin besar tenaga berdampak pada waktu akselerasi yang makin singkat. Penjelasannya, naik turun torsi masih bisa dimanipulasi atau diubah oleh girboks, sedangkan besaran tenaga murni dari hasil kinerja mesin. Torsi ini bisa semakin melonjak berdasarkan hitungan gigi rasio. Misalnya torsi sebesar 50 pound feet dengan angka perbandingan gigi rasio 3,0, maka dihasilkan torsi 150 pound feet atau tiga kali lipat dari torsi awal dari mesin. Inilah yang dirasakan oleh pengemudi yang semakin terdorong mundur ke sandaran kursi saat menginjak gas. Dalam transmisi CVT yang mengatur gigi rasio secara konstan dengan selalu menjaga tenaga pada puncaknya, maka sanggup berakselerasi lebih cepat ketimbang manual. Untuk menghasilkan akselerasi yang gahar, tenaga mesin bisa dikombinasikan dengan perbandingan gigi rasio yang agresif.

Cara Meningkatkan Horse Power Mobil Sendiri

  1. Mengganti Chip Komputer (ROM) pada Engine Control Unit (ECU) mobil Anda. Cukup berpengaruh pada peningkatan HP mobil namun tidak terlalu signifikan tanpa adanya pemasangan saringan udara dan modifikasi knalpot serta penambahan turbo, dan lainnya.
  2. Memodifikasi sistem pembuangan (knalpot). Memasang knalpot bertipe bebas hambatan atau free flow dapat menambah tenaga mesin 5-10 HP.
  3. Memasang Turbocharger. Biasanya dibarengi dengan menambah ukuran silinder yang lebih besar sehingga asupan oksigen lebih besar ke dalam mesin sehingga proses pembakaran lebih optimal.
  4. Memasang saringan udara yang lebih besar. Saringan udara yang lebih besar akan menambah jumlah udara yang masuk ke mesin sehingga mesin akan lebih optimal.
  5. Mengurangi berat mobil. Keluarkan benda-benda yang tidak terlalu dibutuhkan dari dalam mobil atau dari bagian spare part mobil sehingga mobil lebih ringan dan tenaga yang keluar akan lebih optimal.
  6. Mengganti busi dan bahan bakar. Busi iridium akan membuat tenaga mesin lebih baik dan mobil berjalan lebih cepat. Bahan bakar dengan oktan yang tinggi mempengaruhi performa mesin dengan lebih baik. Pilihlah bahan bakar yang bebas timbal seperti pertamax plus atau yang setara sehingga tidak ada residu pada mesin sehingga mesin tetap bersih dan performa lebih maksimal.
  7. Memasang alat penstabil arus.

Cara Menghitung Torsi dan Horse Power

Torsi

Rumus torsi sebenarnya sangat simple, yaitu gaya x jarak. Jika gaya F (Kg) dikerjakan pada pemutaran yang mempunyai panjang r (m) untuk mengencangkan baut, maka torsi yang digunakan adalah F.r (kg m). Perubahan torsi (reduksi pertama dan reduksi kecepatan dilakukan oleh gear box) seperti pada gambar jika torsi F bekerja pada roda gigi A (dengan radius r) yang berhubungan dengan roda gigi B (dengan radius 2r) torsi pada roda gigi A; TA = T F x r. torsi pada roda gigi B ; TB = F x 2r. makin banyak jumlah gigi pada roda gigi makin besar torsi yang terjadi sehingga kecepatan direduksi menjadi separuhnya.

Keadaan didalam Mesin

Panjang dari pemutaran (r) adalah disamakan dengan jarak dari crankshaft ke crank pin, ini berarti separuh dari langkah piston. Gaya (F) yang dikerjakan pada pemutar disamakan dengan tekanan kompresi yang dihasilkan oleh gas hasil pembakaran yang mana akan mendorong piston ke bawah. Oleh karena itu torsi (T) berubah sesuai dengan besarnya gaya (F) selama r tetap. Besarnya gaya F, berubah sesuai dengan perubahan kecepatan mesin ini berarti dipengaruhi oleh efisiensi pembakaran demikian juga T juga ikut berubah.

Temukan Asuransi Mobil Terbaik Anda

Rp

House Power

Kerja rata-rata diukur berdasarkan tenaga akhir (torsi dari crankshaft menggerakan sepeda motor tapi ini hanya gaya untuk menggerakan sepeda motor dan kecepatan yang menggerakan sepeda motor tidak di perhitungkan tenaga adalah kecepatan yang mana menimbulkan kerja). Tenaga = kerja/waktu = kg.m/sec. (kerja perdetik)

Satuan Tenaga

PS (prerd strarke in Jerman) 1 PS – 75 Kg m/sec adalah tenaga untuk menggerakan obyek seberat 75 kg sejauh satu meter dalam satu detik (makin besar tenaga makin besar jumlah kerja persatuan waktu).

Perhitungan Tenaga Crankshaft

Ini sebaiknya untuk menghitung beberapa kali pena engkol berputar bergerak oleh gaya spesifik persatuan waktu (detik). Kerja Q = gaya F x jarak S Torsi T = gaya F x jarak, r : F = T/r Jarak S yang ditempuh oleh perputaran crank pin permenit = 2p.Rn Tenaga = kerja/waktu/detik 1PS = 75 Kg.m/sec ( 735.49 W ) Q = F.S = T/r x2π r N = 2π N T Tenaga (PS) = 2π NT/60 x 75 = NT/716 = 0.0014NT (Satuan kerja)

Comments are closed.