Ini Strategi Mengikuti Lelang Mobil Agar Tidak Tertipu

Mobil

Meskipun jarang terekspos, rupanya lelang mobil masih dilakukan di Indonesia. Bahkan, sudah ada beberapa balai lelang khusus mobil di Indonesia yang menaungi kegiatan tersebut.

Anda yang mengikuti perkembangan dunia otomotif, pasti sudah tidak asing lagi dengan istilah lelang mobil. Membeli mobil dengan cara lelang merupakan salah satu solusi bila Anda ingin membeli mobil di bawah harga pasar. Oleh karena itu, tidak heran jika kegiatan ini menjadi salah satu agenda rutin yang dilakukan.

Lelang mobil mungkin terlihat simpel, tetapi ada banyak hal yang harus diketahui agar Anda tidak terjebak dan merasa ditipu. Apalagi untuk Anda yang minim pengetahuan tentang lelang mobil. Pasalnya, membeli mobil lelang memiliki sistem yang berbeda dengan Anda membeli mobil di showroom. Terdapat batasan-batasan serta manfaat yang dapat Anda terima dari membeli mobil lelang tersebut. (Baca juga: Penjelasan Mengenai Pajak Progresif)

Tip Membeli Mobil di Lelang Mobil

Agar Anda tidak merasa tertipu dengan membeli mobil lelang, berikut ini beberapa tip yang harus dilakukan. Catat ya!

Perhatikan Waktu Diadakan Lelang Mobil

Memasuki akhir tahun atau momen-momen besar, seperti Hari Raya Idul Fitri, biasanya kegiatan lelang mobil dilakukan. Hal ini dikarenakan pada waktu tertentulah banyak permintaan mobil yang akan digunakan untuk mudik ataupun berlibur, tetapi setelahnya banyak yang tidak bisa membayar angsuran sehingga mereka memilih untuk melelang mobil tersebut. Oleh karena itu, memperhatikan waktu yang pas bisa jadi trik jitu Anda untuk mengikuti kegiatan ini.

Perhatikan Tempat Pelelangan Mobil

Perlu diingat bahwa balai lelang mobil seperti ini hanya diadakan di kota-kota besar saja, seperti Jakarta, Surabaya, Bandung, Semarang, dan kota besar lainnya. Mengapa demikian? Pasalnya, kota-kota besar tersebut merupakan cabang besar produsen mobil sehingga peserta lelang yang akan mengikuti kegiatan ini pun lebih banyak dan juga lebih ramai. Namun, tidak menutup kemungkinan balai lelang ini dilakukan di kota lain, tetapi cakupannya tidak terlalu besar.

Baca juga: Proses Pembayaran Tilang Online

Jeli Saat Membeli di Lelang Mobil

Meskipun kebanyakan mobil yang dilelang memiliki kondisi yang cukup baik. Namun, tidak ada salahnya Anda pun harus teliti ketika ingin membeli. Sebab, tidak menutup kemungkinan juga ada beberapa bagian pada mobil yang kurang baik. Setiap produsen diberi kesempatan untuk meilihat mobil sekitar 3-5 hari sebelum hari lelang. Oleh karena itu, Anda harus memanfaatkan waktu tersebut untuk memastikan semua kondisi dan surat-surat mobil dalam keadaan aman.

Bandingkan Harga mobil di Pasaran

Agar Anda tidak merasa tertipu saat membeli mobil lelang, sebaiknya Anda survei ke berbagai tempat untuk mengetahui harga mobil tersebut di pasaran. Jangan hanya satu, Anda harus mencari informasi sebanyak-banyaknya untuk dijadikan sebagai patokan saat melakukan penawaran pada kegiatan ini. Dengan begitu, Anda akan mendapatkan harga yang tentunya jauh lebih murah dibandingkan harga di pasaran.

Jangan Terburu-buru

Sama seperti membeli mobil di showroom, Anda pun harus menahan nafsu agar tidak terburu-buru dalam mengambil keputusan. Meskipun suasana lelang sangat tidak kondusif karena banyaknya orang yang rebutan, tetapi Anda jangan terburu-buru dalam menentukan. Jika hal ini dilakukan, bisa saja Anda akan mendapatkan mobil yang tidak sesuai dengan kebutuhan. Sebab, di dunia lelang pun masih banyak oknum-oknum ‘jahat’ sengaja mengganggu proses lelang tersebut.

Keuntungan dan Kerugian Membeli Mobil Lelang

Setiap kegiatan apalagi yang berkaitan dengan transaksi, pasti memiliki keuntungan dan kerugiannya. Begitu juga dengan kegiatan lelang mobil. Untuk memantapkan keputusan Anda ketika membeli mobil lelang, berikut ini keuntungan dan juga kerugiannya. (Baca juga: Pecinta Otomotif Tunggu Kehadiran Ford Indonesia Kembali)

Keuntungan Membeli Mobil Saat Lelang Mobil

Jika Anda tidak tertipu, pastinya membeli mobil lelang melalui balai lelang mobil akan jauh lebih murah dibandingkan harga pasaran. Tentu ini menjadi keuntungan yang sangat menggiurkan. Bahkan karena harga lelang jauh lebih rendah, tidak menutup kemungkinan hal ini dimanfaatkan oleh para pedagang mobil bekas. Mereka mendapatkan harga mobil di bawah pasaran dan tentu akan dijual kembali dengan harga yang tidak jauh beda dengan harga pasaran. Hal ini sudah menjadi kegiatan yang sangat sering dilakukan.

Untuk para konsumen umum yang tidak tertarik mengikuti lelang mobil, tetapi ingin membeli mobil dengan harga yang masih terjangkau, Anda bisa mendapatkannya melalui diler mobil bekas. Selain dari segi harga, keuntungan lain yang didapatkan juga Anda bisa menghemat waktu. Proses pelelangan terbilang cukup cepat sehingga Anda bisa langsung membawa pulang mobil setelah melakukan pelunasan pembayaran. Hal ini berbeda jauh dengan sistem diler yang jauh lebih rumit.

Keuntungan lainnya adalah para konsumen memiliki banyak pilihan mobil yang bisa dibeli dari berbagai merek dan juga tipe tentu dengan harga yang murah. Biasanya setiap pelelangan terdapat kurang lebih 300 hingga 400 kendaraan dengan kondisi, jenis, dan tipe yang berbeda. Hal ini memudahkan pembeli untuk menyesuaikan kebutuhan dengan anggaran mereka.

Temukan Asuransi Mobil Terbaik Anda

Rp

Kerugian Membeli Mobil Saat Lelang Mobil

Bukan hanya keuntungan saja, tetapi Anda juga harus cermat memperhitungkan segala kerugian yang bisa saja dialami jika membeli mobil lelang. Seperti yang dijelaskan sebelumnya, bahwa setiap konsumen memiliki waktu 3-5 hari untuk mengecek mobil sebelum hari lelang. Tentu ini menjadi kerugian karena waktu yang digunakan sangatlah terbatas. Mungkin hal ini bukan masalah untuk Anda yang memiliki waktu luang banyak, tetapi sangat rugi untuk orang yang super sibuk.

Selain memiliki kesempatan untuk mengecek mobil terbatas, Anda pun tidak diperkenankan untuk melakukan test drive, seperti yang Anda dapatkan jika membeli mobil melalui showroom. Hal ini dikarenakan mobil yang dilelang biasanya dijual dengan kondisi seadanya tanpa ada perbaikan sebelumnya.

Selain itu, kerugian dari membeli mobil lelang lainnya adalah masalah kondisi mobil. Pasalnya, kebanyakan mobil lelang merupakan kendaraan yang diambil paksa atau tersita oleh para penagih utang. Oleh karena itu, dokumen penting seperti BPKB (Buku Pemilikan Kendaraan Bermotor) dan STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan) masih disita oleh pihak perusahaan pembiayaan atau pemilik kendaraan. Namun, Anda tidak perlu khawatir karena pihak balai lelang akan mencantumkan kekurangan dari mobil tersebut.

Comments are closed.