Gejala Injeksi Mobil Rusak yang Perlu Diwaspadai

Mobil

Beberapa gejala injeksi mobil rusak diantaranya, mesin mobil mati mendadak, boros bensin, dan knalpot mengeluarkan asap hitam pekat yang berbau bensin. Injeksi yang rusak sulit diperbaik dan rata-rata harus segera diganti dengan injeksi baru.

Sebagian besar kendaraan dari tahun 1980-an dan yang lebih baru dilengkapi dengan mesin injeksi bahan bakar elektronik canggih (menggantikan karburator). Bagian utama dari sistem ini adalah injeksi bahan bakar. Meskipun Anda mungkin tidak pernah memiliki masalah dengan injeksi bahan bakar terutama jika Anda secara teratur menggunakan pembersih injeksi bahan bakar. Namun terkadang injeksi mobil rusak karena kotor dan tersumbat.

Baca juga: Ketahui Fungsi Utama dari Ban Mobil

injeksi mobil rusak tidak dapat diperbaiki dan harus segera diganti. Biaya perbaikan injeksi mobil rusak pun tidak sedikit, bahkan jika sudah menyerang mesin mobil biaya perbaikannya bisa mencapai puluhan jutan rupiah. Banyak orang mengabaikan gejala kerusakan pada injeksi, padahal jika dibiarkan kerusakan dapat menyebar ke bagian lain.

Kerusakan ini dapat mengakibatkan mesin mobil overheat, mati atau tidak mampu menyalakan berbagai indikator. Selain itu seluruh biaya servicenya tidak ditanggung asuransi mobil. Sehingga Anda harus mengeluarkan dari kantong sendiri.

Fungsi Injeksi Mobil

Fungsi Injektor Mobil

Fungsi dasar dari injeksi bahan bakar adalah untuk memasok bahan bakar ke mesin. Injeksi (menyuntikkan) bahan bakar ke dalam silinder mesin melalui nosel sehingga proses pembakaran internal dapat dimulai. Bahan bakar harus dikirim pada waktu yang tepat, dalam jumlah yang tepat, dan pada tekanan, sudut, dan pola semprotan yang benar.

Engine Control Unit (ECU) adalah komputer pusat atau otak dari setiap kendaraan dan mengelola banyak komponen individu, seperti injeksi bahan bakar. Melalui berbagai sensor, ECU memastikan injeksi menyemprotkan bahan bakar pada waktu yang tepat dan dalam jumlah yang tepat sehingga tercampur udara/bahan bakar yang tepat.

Pompa bahan bakar kendaraan mendorong bensin dari tangki, melalui saluran bahan bakar, dan ke injeksi bahan bakar. Ketika ECU menentukan bahan bakar yang dibutuhkan, ECU mengkomunikasikannya dengan solenoid injeksi bahan bakar yang kemudian terbuka untuk memungkinkan bahan bakar bertekanan  disemprotkan ke dalam silinder.

Gejala Injeksi Mobil Rusak

Ketika Injeksi mobil rusak maka fungsinya sebagai pengelola penggunaan bahan bakar tidak berjalan, dan mobil bisa mengalami mati mesin. Di bawah ini adalah gejala paling umum dari injeksi bahan bakar yang buruk atau rusak.

Mesin Macet

Injeksi mobil rusak atau kotor dapat menyebabkan mesin kendaraan Anda macet. Masalah ini membuat motor terasa seperti tergagap – mengirim getaran melalui mobil. Keributan seperti itu bisa terjadi ketika masalah injeksi bahan bakar gagal mencampur keseimbangan antara bahan bakar dan udara yang memasuki mesin.

Apakah kendaraan Anda tergagap dan terguncang ketika Anda berada di tanda berhenti atau terjebak saat macet? Hal ini adalah salah satu tanda injeksi bahan bakar kotor. Biasanya, kerusakan pada bagian ini ditandai dengan RPM yang rendah, bahkan ketika Anda melepaskan kaki dari pedal. Seringkali, disertai dengan mesin macet atau berhenti, penurunan tiba-tiba dalam RPM dan kebisingan mesin yang terasa seperti kehabisan bensin.

Gejala Injektor Mobil Rusak

Boros Bahan Bakar

Injeksi bahan bakar yang berkinerja baik membantu kendaraan Anda memaksimalkan bahan bakar. Sementara berbagai masalah mesin dapat menyebabkan Anda lebih sering mengisi bahan bakar,karena daya yang dibutuhkan untuk menyalakan mesin lebih besar. Jika mendapati gelaja bahan bakar lebih cepat habis atau boros, ada sesuatu yang salah dengan injeksi bahan bakar Anda.

Jarum RPM Terus Bergerak

Biasanya, Anda mengontrol apa yang dilakukan pengukur dasbor mobil Anda. Saat Anda banyak mengemudi, jarum gas bergerak dari “F” ke “E.” Saat Anda berakselerasi, speedometer bergerak dari “0” ke “60.”

Apa yang dilakukan dengan injeksi bahan bakar kotor? Mereka dapat menyebabkan jarum pada tachometer – pengukur yang menampilkan RPM kendaraan – untuk bergerak tanpa terduga. Anda mungkin melihat jarum bergerak tanpa kompromi, mengindikasikan perubahan dalam RPM saat mobil Anda tidak berpindah gigi.

Mesin Tidak Menyala

Injeksi bahan bakar mengirimkan gas ke silinder dengan takar yang telah disesuaikan pabrikan. Tapi jika fungsinya tidak berjalan sempurna maka mesin tidak dapat menerima bahan bakar yang dibutuhkan. Ketika rasio udara dan bahan bakar di mesin Anda mati, motor Anda mungkin tidak menghasilkan pembakaran yang dibutuhkan untuk beroperasi.

Baca juga: Apa Saja Penyebab Mesin Mobil Cepat Panas?

Mesin mati karena injeksi mobil rusak memang jarang terjadi. Tapi tercatat dalam beberapa kasus, masalah injeksi bahan bakar dapat menyebabkan kegagalan mesin yang mesin tidak mau menyala. Kehabisan bensin juga dapat menyebabkan masalah injeksi bahan bakar. Jadi jangan sering-sering membiarkan mobil berjalan dengan bahan bakar tipis.

Asap Knalpot Berwarna Sangat Pekat

Tahukah Anda bahwa asap knalpot yang baik itu tidak berwarna? Hal ini menunjukkan bahwa pembakaran berlangsung sempurna. Namun ketika injeksi mengalami kerusakan , maka suplai bahan bakar terus berlangsung menyebabkan campuran udara dan bahan bakar terus terjadi. Akibatnya ada over pembakaran, yang menghasilkan asap hitam pekat dan disertai bau bensin keluar dari knalpot. Jika gejala ini terjadi sebaiknya segera bawa mobil ke bengkel.

Tip Menghemat Biaya Servis karena Injeksi Mobil Rusak

Tip Menghemat Biaya Servis karena Injektor Mobil Rusak

Kerusakan mobil yang disebabkan injeksi bermasalah dapat menelan biaya yang tidak sedikit. Sebab injeksi harus segera diganti dengan yang baru. Jika ingin menghemat biaya servis maka yang harus dilakukan adalah perawatan berkala. Perawatan sederhana yang bisa Anda lakukan antara lain:

Bersihkan Filter Bensin dan Udara

Karena fungsi injeksi adalah menyuplai bensin dan udara ke mesin mobil, maka bagian ini tidak boleh sampai kotor karena dapat menyumbat jalan masuk bensi serta udara. Cek dan bersihkan bagian ini secara berkala untuk mengurangi tingkat kerusakan yang lebih parah.

Cek Aki

Performa injeksi ini berkaitan dengan pasokan listrik yang menjadi motor jalannya injeksi. Perhatikan kondisi aki mobil untuk memastikam suplai tegangan ECU dan sensor tetap stabil.

Bersihkan Sensor

Ada 10 sensor yang terdapat di mesin injeksi beberapa diantaranya adalah nosel injeksi, sensor pengapian, suhu air pendingin dan idle. Bagian ini harus dibersihkan secara berkala.

Baca juga: Bahaya Menyimpan Hand Sanitizer di Dalam Mobil

Temukan Asuransi Mobil Terbaik Anda

Rp

itulah beberapa tips merawat injeksi mobil yang dapat menghemat biasa servis kerusakan mobil yang dikarenakan kerusakan injeksi mobil. Lakukan servis berkala agar keondisi mobil selalu prima.

Comments are closed.