Jalan Lintas Sumatera: Titik Rawan dan Tips Melaluinya

Mobil

Terdapat 5 titik rawan jalan lintas Sumatera yang harus diwaspadai. Selain jalan yang kurang layak, perampokan juga sering terjadi di jalur ini.

Bagi mereka yang sering bepergian ke Sumatera pasti sudah tak asing lagi dengan jalan lintas sumatera. Jalan sepanjang 2.508,5 km ini dikenal dengan liku jalan yang tajam dan berbahaya. Selain itu, disetiap musim lebaran para begal dan perampok sudah siaga diberbagai titik jalan, mengincar para pemudik yang masih awam dengan jalur ini.

Tak heran jika musim libur tiba, pemerintah selalu memperketat jalan lintas sumatera yang menghubungkan utara dan selatan pulau Sumatera. Lantas sejak kapan jalan ini dibuat dan untuk tujuan apa? Simak sejarahnya dibawah ini;

Sejarah Terbentuknya Jalan Lintas Sumatera

Sejarah Terbentuknya Jalan Lintas Sumatera

 

Jalan Raya Lintas Sumatra atau Jalan Lintas Sumatra adalah jalan raya yang membentang dari Utara sampai Selatan Pulau Sumatra. Titik awalnya adalah dar Banda Aceh, Aceh sampai ke Pelabuhan Bakauheni, Provinsi Lampung. Jalan Raya Lintas Sumatra merupakan bagian keseluruhan Jaringan Jalan Asia rute AH 25.

Dulunya Jalan Lintas Sumatera ini hanya merujuk pada sepanjang pesisir timur Pulau Sumatera, yang artinya tidak melingkupi Provinsi Sumatra Barat, Provinsi Bengkulu. Saat ini terdapat 4 jalan utama di Pulau Sumatra, yaitu Jalan Raya Lintas Barat (Jalinbar), Jalan Raya Lintas Tengah (Jalinteng), Jalan Raya Lintas Timur (Jalintim), dan Jalan Raya Lintas Pantai Timur.

Jalan ini sudah dibangun sejak era pemerintahan presiden pertama Soekarno. Pada masanya ini merupakan proyek terbesar yang terbagi dalam delapan proyek. Kurang lebih selama 10tahu pemerintah saat itu berhasil membuat jalan baru dengan banyak 2.400 kilometer. Namun dibuatnya jalan baru ini ternyata menimbulkan problema baru yaitu pungutan liat dan perompakan.

Di beberapa bagian jalan terutama yang menghubungkan Bengkulu dan Lampung juga sering longsor ketika hujan. Sedangkan di beberapa ruas di Jambi para pengguna jalan sering berpapasan dengan binatang liar. Namun karena jalan ini rutenya sangat panjang, masyarakat mau tak mau tetap menggunakannya. Apalagi jalur KA hanya ada di Provinsi Sumatra Utara, Sumatra Barat, Sumatra Selatan dan Lampung.

Titik Rawan Jalan Lintas Sumatera

Titik Rawan Jalan Lintas Sumatera

Apabila dalam waktu dekat Anda berencana bepergian ke Sumatera, perlu diketahui bahwa ada titik-titik rawan yang harus diwaspadai. Baik karena tingkat kejahatan yang tinggi, medan yang sulit maupun keberadaan binatang buasnya. Ada lima titik rawan jalur lintas sumatera yakni Kabupaten Tulang Bawang, Mesuji, Lampung Timur, Lampung Utara, dan Lampung Selatan.

Anda harus ekstra waspada melewati ruas jalan Rajabasa–Panjang, karena kondisi jalannya yang tidak mulus. Jalan yang buruk di Jalinsum Rajabasa–Panjang, ini disinyalir terjadi karena seringnya kendaraan bermuatan berat yang melintas. Truk pengangkut batu bara, truk minyak sawit, dan tronton memang sering melewati jalur ini.

Baca Juga: 5 Tip Berkendara Aman bagi Wanita

Selain itu Anda juga harus siap dengan jalannya yang bergelombang sehingga kurang bersahabat untuk mereka yang menggunakan kendaraan roda dua. Pemerintah setempat pun biasanya hanya melakukan perbaikan dengan menambal saja. Kondisi yang serba sulit ini seringkali dimanfaatkan oleh para pelaku kejatan. Perampokan sering terdengar dikawasan ini. modusnya beragam, salah satunya adalah berpura-pura meminta tolong karena kendaraannya mogok.

Lampung Timur, Utara, dan Selatan juga rute yang penuh dengan bahaya. Hampir semua jalur di Lampung ini mencekam karena sering terjadi tindak kejahatan disini. Selain kondisi jalan yang kurang baik, pengguna jalan juga harus mewaspadai modus kejahatan yang begitu banyak. Menurut kepolisian setempat modus yang biasa digunakan adalah mencegat pengendara lain dengan berpura-pura kendaraan rusak dan minta tolong, kemudian modus pohon tumbang.

Biasanya para pelaku kejahatan ini mengincar kendaraan pribadi yang membawa bagasi diatas mobilnya, namun lebih banyak manargetkan pengendara dengan nomor kendaraan dari luar lampung. Jadi ada baiknya jika akan bepergian ke Lampung, jika tidak memilih transportasi umum bisa menyewa mobil dengan plat kendaraan Lampung.

Tip Melewati Jalan Lintas Sumatera

Tip Melewati Jalan Lintas Sumatera

Jika berencana menggunakan rute lintas Sumatera dalam waktu dekat, sebaiknya Anda persiapkan fisik dan mental secara maksimal karena rutenya yang begitu panjang dan berbahaya. Simaklah tips dibawah ini:

Pastikan Kondisi Mobil dalam Performa Terbaik

Cek kondisi mesin, oli dan rem. Sebaiknya bawalah ke bengkel resmi untuk melakukan pemeriksaan. Jangan lupa membawa kelengkapan surat-surat mobil, STNK dan SIM. Pengecekan kondisi mesin diperlukan karena nantinya Anda bakal melewati medan yng cukup sulit, mobil dengan performa rata-rata dipastikan tak akan kuat dan terbukti banya yang mogok ditengah jalan

Pengguna Mobil Pribadi Jangan Membawa Banyak Barang

Disepanjang jalur Lampung, para perampok yang biasa disebut “Bajing Loncat” ini mengincar mobil-mobil dengan nomor kendaraan di luar Lampung. Mereka sangat mengincar kendaraan roda empat dengan bawaan banyak hingga diatas mobil. Jadi sebaiknya bawalah barang secukupnya saja. Jika ingin membawakan oleh-oleh khas dari daerah lain lebih baik kirim dengan jasa pengiriman barang.

Baca Juga: 7 Tips Berkendara Aman di Cuaca Hujan

Perhatikan Waktu Keberangkatan

Upaya untuk berangkat dari Jakarta pukul 9 malam atau jika musim mudik tiba berangkatlah lebih sore. Usahakan di malah hari sudah menyeberang dari Pelabuhan Merak ke Bakauheni, Lampung. Dari sini Anda akan menentukan akan melewati jalan yang mana.

Misalnya jalur lintas timur, dengan begitu ketika keluar dari pelabuhan Anda harus belok kanan. Menurut para pengguna jalan jalur ini lebih cepat membawa Anda menuju Kota Medan via Rantau Prapat, Labuhan Batu.

Waktu yang paling aman melintasi wilayah perbatasan Masuji, Lampung -Pelembang, Sumatera Selatan, adalah siang hari. Alasannya tak lain karena dimalam hari jalur ini sangat rawan kejahatan. Pastikan pada sore hari Anda sudah masuk Kota Palembang, Sumatera Selatan.

Ikutilah Konvoi Kendaraan

Biasanya jika musim liburan atau mudik banyak mobil diluar Sumatera menggunakan rute  lintas Sumatera, ikutilah mereka sehingga membentuk sebuah konvoi. Biasanya cara ini akan menyusahkan para pelaku kejahatan untuk menentukan target korban karena selalu berjalan beriringan.

Baca Juga: Tip Berkendara Aman Saat Liburan Natal dan Liburan

Jaga kecepatan ya, jangan terlalu tinggi namun juga jangan terlalu lamban. Ingat jalur ini bayak dilalui oleh truk yang rata-rata membawa muatan hingga 60ton. Sekali bertabrakan nyawa bisa melayang. Jangan juga berkendara dengan kecepatan rendah karena berpotensi menjadi target empuk pelaku kejahatan.

Temukan Asuransi Mobil Terbaik Anda

Rp

Gunakan GPS (Global Positioning System)

Bagi Anda yang baru pertama kali akan melintasi jalan lintas Suatera, gunaka petunjuk arah dengan GPS. Namun jangan heran ya jika koneksinya sering terputus karena jaringan seluler disepanjang jalur juga tak bisa ditebak. Jika menemukan petugas yang berjaga seperti Polisi, Tentara maupun Dishub pastikan bertanya kepada mereka bahwa Anda masih dijalur yang tepat untuk sampai ditujuan.

 

Comments are closed.