Kapan Mobil Harus Spooring dan Balancing?

Mobil

Spooring dan balancing merupakan salah satu servis yang harus rutin dilakukan pada mobil. Sebab, jika tidak, roda-roda mobil menjadi tidak lurus dan seimbang sehingga dapat menyebabkan hal-hal yang tak diinginkan oleh pengemudi.

Mobil yang baik adalah mobil yang berada dalam kondisi prima. Prima yang dimaksud bukan hanya dari sisi dapur pacu saja. Melainkan semua sisi, tak terkecuali bagian roda mobil. Roda-roda pada mobil bisa dikatakan baik jika posisinya lurus dan seimbang. Tapi, roda-roda yang baik pun semakin lama akan mengalami masalah, biasanya posisinya yang tak lagi lurus dan seimbang.

Jika masalah tersebut muncul, hal yang harus dilakukan adalah servis spooring dan balancing pada roda-roda mobil di bengkel resmi atau bengkel terpercaya yang biasa menangani masalah ini. Spooring dan balancing sejatinya tidak bisa dipisahkan. Sebab, spooring adalah alignment atau proses pada mobil untuk meluruskan kembali kedudukan empat roda mobil seperti awal, sesuai dengan pengaturan pabrik. Biasanya dua roda depanlah yang akan diluruskan dan diatur agar kembali seperti sedia kala. Sedangkan balancing adalah penyeimbangan keempat roda agar putarannya baik.

Lalu, bagaimana cara kita mengetahui bahwa mobil yang kita gunakan harus mendapatkan servis spooring dan balancing? Salah satu cara yang paling ampuh adalah dengan mengendarai mobil di kecepatan 40-50 kilometer per jam di jalanan kosong, lalu lepas setir. Lihat dan rasakan apakah ban pada mobil tetap berjalan lurus atau tidak. Jika tidak, itulah waktu yang tepat untuk servis spooring dan balancing pada mobil tersebut. Selain itu, terdapat beberapa tanda bahwa mobil harus segera spooring dan balancing, Anda sudah tahu?

Tanda Mobil Harus Segera Spooring dan Balancing

  1. Saat dibelokkan, setir tidak mau kembali berputar pada posisi semula saat dilepaskan.
  2. Mobil yang sedang dikendarai seperti berjalan miring, ini pertanda bahwa keseimbangan roda mobil sudah cukup parah.
  3. Permukaan ban sudah tidak rata atau aus.
  4. Saat parkir, walau mobil diparkir di tempat datar dan lurus, salah satu atau beberapa roda ada yang miring.

Normalnya, spooring dan balancing dilakukan kurang lebih setiap kali kita mengganti roda mobil. Namun, hal tersebut tak bisa menjadi patokan pasti karena terkadang kondisi jalanan dan berbagai faktor lainnya dapat membuat roda-roda mobil bermasalah dan harus segera mendapatkan servis spooring dan balancing.

Ternyata, efek dari spooring dan balancing pada mobil bukan hanya membuat posisi roda menjadi lurus dan seimbang kembali, tapi juga beberapa dampak positif lainnya yang akan dirasakan secara langsung dan tak langsung oleh pengendara. Mau tahu apa saja?

Keuntungan Spooring dan Balancing pada Mobil

  1. Meningkatkan kenyamanan dalam berkendara.
  2. Menghemat pemakaian ban.
  3. Menghemat pemakaian bahan bakar.
  4. Menghindari keausan yang tidak merata pada ban.
  5. Kendali mobil menjadi lebih stabil.
  6. Posisi kemudi bisa segera kembali lurus, terutama setelah belok.
  7. Menghilangkan suara “berdecit” pada ban ketika berbelok.
  8. Menyelaraskan kelurusan roda kemudi.
  9. Meningkatkan kestabilan dalam berkendara.
  10. Menjaga keawetan kaki kaki (understeel) mobil.

Temukan Asuransi Mobil Terbaik Anda

Rp

Sebelum semakin parah dan menyebabkan hal yang tak diinginkan, sebaiknya rutin spooring dan balancing setidaknya enam bulan sekali. Selain itu, pastikan bahwa mobil Anda sudah memiliki asuransi mobil pilihan yang tepat sesuai kebutuhan Anda. Jadi, suatu saat terjadi masalah, Anda tak perlu lagi mengeluarkan biaya yang besar. Yuk, cari asuransi mobil yang sesuai dengan kebutuhan Anda melalui Futuready.com!

Comments are closed.