Kenali Jenis-Jenis Lampu Utama pada Mobil

Mobil

Lampu utama sangatlah penting bagi pengendara mobil. Semakin terang dan cerah lampunya, semakin baik pula bagi pengemudi. Pada dasarnya, ada beberapa jenis lampu yang biasa digunakan sebagai lampu utama pada mobil. Tentu setiap lampu memiliki kelebihan dan kekurangannya. Maka, menyesuaikan dengan kebutuhan dan bujet penting adanya.

Lampu adalah salah satu komponen penting pada sebuah mobil. Bisa dibilang, benda satu ini berfungsi  sebagai mata bagi pengemudinya saat malam hari dan di kondisi jalanan yang gelap. Tentu, semakin besar intensitas cahaya yang dihasilkan oleh lampu pada mobil, semakin jelas pula pandangan pengemudi saat berkendara.

Seiring berkembangnya teknologi, tak hanya mesin dan fitur canggih lainnya yang mengalami perkembangan, tapi juga lampu mobil. Semakin hari, semakin beragam pula jenis lampu yang digunakan pada mobil, mulai dari yang konvensional hingga kekinian. (Baca juga: Bagaimana Proses Pembayaran Tilang Online)

Tak perlu berlama-lama, langsung saja simak jenis-jenis lampu pada mobil di bawah ini!

Halogen

Jenis lampu satu ini merupakan keluaran pertama yang digunakan pada kendaraan, khususnya mobil. Sejauh ini, lampu halogen masih berpredikat sebagai lampu yang paling banyak disematkan pada mobil di dunia,  terlebih di Indonesia.

Hal ini tak lepas dari harganya yang murah serta pengaplikasiannya yang mudah. Lampu halogen bekerja  menggunakan filamen layaknya lampu pijar. Jadi, lampu ini mengoperasikan filamen dalam suhu tinggi agar dapat memancarkan cahaya lebih terang dan suhu warna yang tinggi pula.

Baca juga: Memahami 4 Jenis Transmisi Automatic Mobil

Lampu halogen yang digunakan pada mobil biasanya memiliki daya 35 hingga 55 watt dan dipasang di bagian depan atau headlamp. Kelemahan lampu satu ini adalah mudah putus atau rusak. Tapi, seperti  yang  disebutkan di atas bahwa lampu ini sangatlah mudah diaplikasikan, jadi mengganti lampu halogen yang putus dengan yang baru bukanlah hal sulit, terlebih harganya yang terbilang murah.

High Intensity Discharge (HID)

Lampu HID merupakan lampu generasi berikutnya yang digunakan untuk mobil. Prinsip kerjanya berbeda dengan lampu halogen. Jika lampu halogen memerlukan filamen untuk memancarkan cahaya, lain ceritanya dengan lampu HID. Lampu satu ini memanfaatkan pengapian gas xenon yang ada pada tabung dan merupakan bagian dari lampu tersebut.

Kelebihan lampu HID daripada generasi sebelumnya adalah intensitas cahaya yang lebih padat dan terang serta daya tahan lampu yang lebih lama. Keuntungan yang didapat oleh pengemudi bila menggunakan lampu ini adalah tak perlu takut berulang kali mengganti lampu karena daya tahannya kurang lebih dua kali lipat dibandingkan dengan lampu halogen.

Tapi, sekalinya mengalami kerusakan atau korsleting, pergantian antara lampu HID yang lama dengan yang  baru tidaklah semudah lampu halogen. Hal ini dikarenakan lampu satu ini menggunakan arus listrik yang  berbeda, sehingga memerlukan ballast untuk menyeimbangkannya.

Temukan Asuransi Mobil Terbaik Anda

Rp

Light Emitting Diodes (LED)

Lampu LED merupakan generasi terbaru dalam pencahayaan mobil bagian utama. Sebelum disematkan sebagai headlamp, lampu satu ini biasa digunakan di bagian dalam mobil, lampu rem, dan lampu plat nomor. Tapi, mengingat daya yang dibutuhkan lampu ini sangatlah kecil, saat ini berbagai produsen mobil menyematkan lampu ini pada headlamp mereka.

Selain itu, ada satu poin plus lampu LED yang tak dimiliki dua jenis lampu sebelumnya, yaitu pencahayaan yang lebih terang dengan daya tahan yang luar biasa. Terlebih, lampu ini tidaklah sulit diaplikasikan karena tak memerlukan ballast seperti lampu HID, tapi tetap membutuhkan relay atau conversion kit yang sudah banyak dijual umum atau biasanya sepaket dengan lampu LED.

Comments are closed.