Yuk, Nikmati Pogram Kredit Mobil Tanpa DP, Sekarang!

Mobil

Mulai sekarang, ada beberapa perusahaan leasing yang menawarkan program kredit mobil tanpa DP. Bagaimana aturan mainnya ya?

Mengajukan kredit merupakan salah satu cara yang bisa Anda pilih untuk mendapatkan suatu barang yang diinginkan. Dalam hal ini barang yang dimaksud adalah mobil, karena sudah menjadi kebutuhan primer hampir seluruh orang. Aturan mainnya untuk bisa mengajukan kredit kendaraan bermotor, Anda diharuskan membayar DP (Down Payment) sesuai dengan kendaraan tersebut. Namun, baru-baru ini ada kabar gembira yang disampaikan oleh beberapa perusahaan pembiayaan (multi finance atau leasing) bahwa mulai saat ini Anda bisa beli mobil atau motor dengan fasilitas DP (Down Payment) 0%. Tentu program ini menjadi penyelamat bagi Anda yang ingin melakukan kredit kendaraan tanpa harus mengumpulkan dana jutaan rupiah untuk setoran uang muka. Sekadar informasi, kebijakan kredit mobil tanpa DP merupakan kebijakan baru dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk masyarakat berpenghasilan rendah yang ingin memiliki mobil. Dengan relaksasi ini, tentu diharapkan pula dapat menaikkan pertumbuhan bisnis perusahaan pembiayaan. Kredit mobil tanpa DP sudah diatur dalam Peraturan OJK (POJK) Nomor 35/POJK.05/2018 tentang Penyelenggaraan Usaha Perusahaan Pembiayaan dan sudah berlaku sejak 28 Desember 2018. (tautan: https://www.ojk.go.id/id/regulasi/Documents/Pages/Penyeletidakraan-Usaha-Perusahaan-Pembiayaan/pojk%2035-2018.pdf).

Baca juga: Ingin Beli Mobil Bekas dengan Kredit? Ini Triknya!

Jika diuraikan, aturan uang muka pembiayaan kendaraan bermotor tertuang di Bab IV, Pasal 20. Ada beberapa syarat yang ditentukan dalam penerapan DP kredit motor dan mobil di leasing, antara lain sebagai berikut:

  1. OJK membolehkan perusahaan pembiayaan menerapkan kredit DP 0% dari harga jual motor dan mobil apabila memiliki kondisi keuangan sehat yang ditunjukkan dengan rasio kredit bermasalah (Non Performing Finance/NPF) net lebih rendah atau sama dengan satu persen.
  2. Perusahaan dengan NPF net berkisar 1-3 persen wajib menerapkan uang muka kredit motor dan mobil sebesar 10 persen dari harga jual kendaraan.
  3. Perusahaan dengan NPF net antara 3-5 persen wajib menerapkan uang muka untuk seluruh jenis kendaraan bermotor sebesar 15 persen.
  4. Perusahaan pembiayaan dengan NPF net sebesar lima persen wajib memenuhi ketentuan uang muka kendaraan bermotor roda dua atau tiga, serta roda empat atau lebih untuk pembiayaan investasi (kredit produktif) paling rendah 15 persen. Serta kendaraan bermotor roda empat atau lebih untuk pembiayaan multiguna paling rendah 20 persen.
  5. Perusahaan dengan NPF net di atas lima persen, wajib memenuhi ketentuan uang muka kendaraan bermotor roda dua atau titiga, serta roda empat atau lebih untuk pembiayaan investasi paling rendah 20 persen. Serta kendaraan bermotor roda empat atau lebih untuk pembiayaan multiguna paling rendah 25 persen.

Hal Penting Program Kredit Mobil Tanpa DP

Sebelum adanya kebijakan ini, Otoritas Jasa Keuangan telah menetapkan bahwa setiap orang yang ingin mengajukan kredit kendaraan bermotor, diharuskan membayar DP sebesar 25 persen dari total harganya. Misalnya, jika Anda membeli mobil seharga Rp120 juta, minimal DP yang harus Anda bayar kurang lebih adalah Rp30 juta. Namun, semenjak aturan di atas keluar, Anda sudah tidak perlu lagi menyetorkan DP sedikit pun, tetapi Anda harus ketahui aturan mainnya berikut ini:

Cicilan Semakin Besar

Sebenarnya, tujuan diadakannya DP adalah untuk mengurangi angsuran cicilan yang Anda bayarkan setiap bulannya. Semakin besar DP yang Anda berikan, tentu semakin kecil juga jumlah angsuran yang Anda bayarkan. Namun, jika Anda mengikuti program kredit mobil tanpa DP, sudah dipastikan angusuran cicilan yang harus dibayarkan setiap bulannya semakin besar. Perhitungan kredit tanpa DP ini tidak semerta-merta hanya total harga dibagi dengan tenor bulan saja, tetapi Anda juga harus memasukan bunga perusahaan yang rata-rata akan dikenakan 1-4 persen perbulannya dan juga biaya lainnya. Berbeda dengan dibantu DP 10-25 persen pasti cicilan Anda akan menjadi lebih ringan.

Baca juga: Kredit Mobil Syariah, Pembiayaan Bebas Bunga dan Riba

Memicu Banyak Kredit yang Macet

Jumlah cicilan yang tinggi berpotensi terjadinya masalah pada proses kredit. Apalagi, jika jumlah kredit yang besar dan tidak diseimbangi dengan pemasukkan, tentu sangat berpotensi pada kredit macet. Namun, hal ini tidak terlalu berpengaruh jika Anda membeli motor atau mobil untuk dijadikan sebagai objek mencari uang, missal ikut driver online. Jadi, ada penghasilan tambahan yang bisa digunakan untuk menutupi cicilan tersebut. Pasalnya, dengan diadakannya DP 0% ini, banyak sekali masyarakat yang tergoda untuk menyicil kendaraan tanpa memperhatikan finansial yang dimiliki.

Minimnya Penggunaan Angkutan Umum

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, dengan adanya cicilan mobil tanpa DP ini memberikan kemudahan masyarakat dalam memiliki kendaraan pribadi. Tentu hal ini sangat berpengaruh pada produktivitas penggunaan angkutan umum yang ada. Memiliki kendaraan pribadi, pastinya mereka sudah akan sangat jarang untuk menggunakan angkutan umum padahal hingga saat ini pemerintah terus melakukan pembenahan terhadap angkutan umum. Seperti baru-baru ini di Jakarta sudah terintegrasinya MRT yang pastinya sudah bisa dinikmati oleh seluruh masyarakat.

Baca juga: Cicilan Mobil Atau Beli Tunai: Apa Saja Keuntungannya?

Temukan Asuransi Mobil Terbaik Anda

Rp

Jalanan Tambah Macet

Sudah tahu menjadi rahasia umum, jika ada DP 0%, orang berlomba-lomba membeli mobil dengan cara kredit. Alhasil akan berdampak pada kemacetan yang semakin luas. Stuktur bangunan jalan yang hanya segini-gini saja, tetapi kepemilikan kendaraan yang setiap menitnya bertambah, pasti akan berimbas kemacetan yang luar biasa. Sebenarnya, program tanpa DP ini ada positif dan negatifnya. Semua tergantung Anda yang menyikapinya. Namun, jika memang kendaraan pribadi bukan prioritas atau kebutuhan utama Anda, buat apa memilikinya? Yuk, sebelum memutuskan untuk membeli, pastikan Anda sudah memikirnya secara matang. Pertimbangkan juga untuk memiliki asuransi mobil untuk melengkapi proteksi kendaraan Anda. Memiliki asuransi mobil akan membuat Anda dari berbagai risiko saat hal-hal yang tidak diinginkan terjadi pada kendaraan Anda seperti hilang atau tertabrak.

Comments are closed.