Mobil CBU dan CKD, Apa Beda dan Kelebihannya?

Mobil

Mobil yang dijual di pasaran dibagi menjadi dua, yaitu mobil CBU dan CKD. Tentunya, setiap jenis memiliki kelebihan dan kekurangannya tersendiri.

Mobil merupakan salah satu kebutuhan tersier dalam hidup manusia. Namun, seiring berjalannya waktu, mobil menjadi kebutuhan primer bagi sebagian orang. Hal ini tak lepas dari mobilitas tinggi yang diperlukan orang tersebut. Jadi, bepergian dari satu tempat ke tempat lain tidaklah membuang banyak waktu dan biaya.

mobil cbu

Namun, saat orang ingin membeli mobil, banyak faktor yang menjadi pertimbangan orang tersebut sebelum akhirnya memilih mobil yang akan ia beli, salah satunya adalah harga. Tak dipungkiri, semua orang pasti ingin mendapatkan mobil yang bagus dengan harga yang murah, termasuk Anda, kan?

Baca juga: Pecinta Otomotif Tunggu Kehadiran Ford Indonesia Kembali

Bicara masalah harga, terdapat beberapa faktor yang memengaruhi harga sebuah mobil, yang paling berpengaruh adalah di mana mobil tersebut diproduksi. Produksi mobil dibagi menjadi dua, yaitu CKD dan CBU. CKD atau Completely Knock Down merupakan mobil yang dirakit di dalam negeri, sedangkan mobil CBU atau Completely Build Up adalah mobil yang dirakit di luar negeri. Mungkin sebagian dari Anda bertanya-tanya mengapa hal tersebut memengaruhi harga sebuah mobil pada jenis yang sama. Jadi, mobil CKD memiliki harga yang lebih murah karena segala kebutuhan dalam merakit mobil tersebut dikirimkan terpisah satu per satu, jadi biaya cukai lebih murah. Berbeda dengan CKD, CBU memiliki harga mobil lebih tinggi karena biaya bea dan cukai lebih besar dalam mengirimkan satu mobil utuh ke dalam negeri.

mobil cbu

Baik CKD dan CBU, keduanya memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Agar tak kecewa setelah membeli, lebih baik pelajari lebih dulu kelebihan dan kekurangannya di bawah ini!

Kelebihan dan Kekurangan Mobil CKD

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya di atas, mobil CKD merupakan mobil yang dirakit di dalam negeri. Hal ini menjadi faktor kelebihan mobil CKD, yaitu:

  1. Harga beli lebih murah.
  2. Ketika terjadi kerusakan atau kecelakaan, sparepart mobil tersebut mudah dicari di Indonesia.
  3. Banyak bengkel yang dapat memberikan servis ketika terjadi kerusakan, baik yang resmi maupun tidak.

Baca juga: Cara Melakukan Tune Up Mobil Secara Rutin

Namun, di balik kelebihannya, mobil CKD tak luput dari kekurangan. Kekurangan mobil CKD antara lain:

  1. Mobil CKD dirasa dan diklaim kurang bertenaga. Tenaganya cukup jauh jika dibandingkan dengan CBU.
  2. Segala aspek pada mobil CKD tak sebaik CBU, mulai dari interior hingga dapur pacu alias mesin.

Kelebihan dan Kekurangan Mobil CBU

Banyak pihak berpendapat bahwa mobil yang dirakit di negara asalnya memiliki kualitas yang lebih baik dibandingkan yang dirakit di negara lain. Hal tersebut nyatanya benar adanya. Jadi, terdapat beberapa poin yang menjadi kelebihan CBU dibandingkan dengan mobil CKD, yaitu:

  1. Memiliki spesifikasi yang lebih baik dibandingkan dengan mobil CDK.
  2. Memiliki tenaga yang lebih kuat daripada mobil CDK.
  3. Lebih eksklusif dari mobil CDK.
  4. Harga jual kembali cukup tinggi.

mobil cbu

Sama seperti mobil CKD, CBU juga tak luput dari kekurangan. Nah, kekurangan inilah yang seringkali jadi pertimbangan orang dalam membelinya. Beberapa kekurangannya di antara lain adalah:

  1. Memiliki harga yang lebih tinggi dibandingkan dengan mobil CKD dengan tipe yang sama.
  2. Ketika terjadi kerusakan atau kecelakaan, sparepart CBU tidak tersedia di Indonesia. Hal ini menyebabkan pemilik mobil harus memesan dari luar negeri, tentu dengan waktu yang lebih lama dan harga yang lebih tinggi..
  3. Tak semua bengkel dapat memberikan servis pada CBU

Temukan Asuransi Mobil Terbaik Anda

Rp

Sekarang jelas sudah perbedaan antara mobil CKD dan CBU. Jadi, Anda sudah tahu apa saja kelebihan dan kekurangan dari setiap jenis mobil. Kembali lagi pada keinginan dan kebutuhan Anda, mobil mana yang Anda butuhkan?

Comments are closed.