Penyebab-Penyebab Terjadinya Mobil Mogok di Rel Kereta Api

Mobil

Penyebab mobil mogok di rel kereta api dikarenakan adanya medan magnet yang dihasilkan dari emisi rel dan badan kereta yang mengacaukan sistem kerja ECU mobil sehingga membuat seluruh sistem mobil terkunci.

Sering kita mendengar kecelakaan yang melibatkan kereta api dan mobil. Penyebabnya tidak lain karena mobil mogok di rel kereta api. Memang belum ada data terperinci mengenai jumlah kecelakaan lalu lintas yang terjadi di rel kereta. Namun menurut data yang dihimpin oleh PT KAI Daerah Operasional (Daop) 1 Jakarta hingga Agustus 2019 terjadi 97 kecelakaan lalu lintas di perlintasan kereta api.

Umumnya kecelakaan yang melibatkan kereta api terjadi di perlintasan sebidang, yakni ketika jalur kereta api dan jalan raya dibuat sebidang. Setidaknya dari 458 perlintasan sebidang yang tercatat oleh PT KAI, hanya ada 171 perlintasan sebidang yang resmi, sisanya tanpa palang pintu dan dijaga oleh masyarakat sekitar.

Baca juga: 5 Fungsi Perawatan Mobil Secara Berkala

Kecelakaan seringkali melibatkan mobil-mobil kecil, sehingga menimbulkan kekhawatiran para pemilik SUV, MPV dan city car setiap kali melewati perlintasan kereta api. Mobil mogok di rel kereta api dapat menjadi bencana, selain membahayakan nyawa pengemudi, kecelakaan ini juga berisiko pada pihak ketiga yang terlibat.

Oleh karena itu, untuk meminimalisirkan kerugian jika terjadi risiko buruk tersebut, sangat disarankan untuk melindunginya dengan asuransi mobil yang memberikan banyak manfaat untuk Anda, mobil, dan juga pihak ketiga yang terlibat.

Penyebab Mobil Mogok di Rel Kereta Api

Penyebab Mobil Mogok di Rel Kereta Api

Publik masih bertanya apa sebab utama mobil mogok di rel kereta api. Apakah material mobil berpengaruh pada kondisi rel, atau material rel yang justru mempengaruhi laju mobil. Ada beberapa argumen mengenai hal ini baik dari kalangan peneliti maupun PT KAI sendiri, berikut ini informasi selengkapnya.

Penyebab Mobil Mogok di Rel Kereta Api Menurut LIPI

Menurut Pusat Penelitian Sistem Mutu dan Teknologi Pengujian LIPI penyebab mogoknya sebuah mobil atau kendaraan ketika melontasi rel kereta adalah emisi elektromagnet di palang kereta, yakni berupa kabel penyalur arus listrik yang terpasang di sepanjang rel kereta. Nah kabel ini tidak kompatibel dengan mobil.

Hal yang perlu dipahami para pemilik mobil adalah rel menghantarkan medan magnet sangat tinggi ketik dilewati kereta api dalam jarak 600 meter. Medan magnet inilah yang menyebabkan putar mesin mobil mati ketika melintasi rel kereta api.

Ketika sebuah benda mengandung listrik (kereta api) bersentuhan dengan benda elektromagnetik listrik yang tidak kompatibel maka hal itu berpotensi menghasilkan emisi di atas ambang batas. Paparan emisi inilah yang menyebabkan rusaknya sistem kelistrikan benda lain, salah satunya Electronic Control Unit (ECU), yang menjadi penggerak utama mobil.

ECU pada mobil berfungsi mengontrol buka tutup klep serta semburan bahan di injektor mobil. Karena ECU terpapar elektromagnetik di atas ambang batas maka injektor berhenti bekerja. Mobil pun mengalami mogok, hingga tidak bisa menghindar dari tabrakan dengan kereta api. Sederhananya jika dijelaskan melalui kacamata mekanik adalah gelombang elektromagnet yang menjalar di rel kereta dapat mempengaruhi arus-arus di sistem ECU. Sementara mobil-mobil injeksi sudah pasti dibangaun dari komponsen yang terdiri dari berbagai sensor ECU.

Baca juga: Apa Saja Penyebab Mesin Mobil Cepat Panas?

Penyebab Mobil Mogok di Rel Kereta Api Menurut PT Kereta Api

Sementara PT Kereta Api Indonesia berargumen bahwa pada lokomotif terdapat boggie (roda kereta) yang komponen utamanya adalah dinamo. Dinamo sendiri mengandung magnit yang cukup besar. Pada lokomotif seri CC misalnya ada 3 rangkaian boggie dalam keseluruh rangkaian ini membawa 6 buah dinamo besar.

Keberadaan dinamo ini membawa pengaruh signifikasn pada rel yang notabene dibangun dari baja yang menghantar medan magent bahkan sejauh satu kilometer dari lokomotif. Seringkali kendaraan bermotor melintas di rel dengan kecepatan rendah. Ketika pengendara tidak memindahkan gigi mesin keputaran yang lebih rendah, maka putaran mesin dinamo mobil dan koil seketika mati karena medan magnit boggie KA .

Inilah alasan mengapa petugas perlintasan kerea sering menutup perlintasan ketika kereta api masih terlihat, atau berjarak 1 km dari palang pintu. Hal ini untuk mengantisipasi adanya kerusakan pada bagian dalam mobil yang menyebabkan mobil mogok di rel kereta api. Sebab ketika mobil sudah mati mesin tak ada yang bisa diselamatkan, pengemudia dan penumpang harus keluar dari mobil lantaran kereta api baru berhenti dengan tepat sejauh 800 meter setelah masinis melakukan pengereman.

Penyebab Mobil Mogok di Rel Kereta Api Menurut PT Kereta Api

Itulah beberapa sebab dari berbagai pihak mengenai alasan mobil mogol di rel kereta api. Sayangnya, meski sudah ada alasan ilmiah mengenai bahaya melintasi rel kereta ketika jarak kereta kurang dari 1km. Namun faktanya tidak sedikit yang memaksa membuka palang pintu perlintas. Hal ini mendorong pemerintah menerbitkan aturan wajib berhenti ketika melintasi perlintasan tanah sebidang ketika sinyal sudah berbunyi.

Hal ini tertuang dalam UU nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas Angkutan Jalan, pasal 114 yang berbunyi,

“pada perlintasan sebidang antara jalur KA dan jalan, pengemudi wajib berhenti ketika sinyal sudah berbunyi, palang pintu kereta api sudah mulai ditutup dan atau ada isyarat lain. Pengemudi harus mendahulukan kereta api, dan memberikan hak utama kepada kendaraan yang lebih dahulu melintasi rel”.

Tips Berkendara Aman Saat Melintasi Rel Kereta Api

Tips Berkendara Aman Saat Melintasi Rel Kereta Api

Jika tidak ingin mengalami mobil mogok saat melintasi rel kereta api, patuhilan rambu-rambu lalu lintas selama berkendara dan terapkan tips dibawah ini:

Kurangi Kecepatan Ketika akan Melalui Perlintasan Kereta Api

Meski belum ada suara sirine tanda kereta api akan melintas. Namun sebaiknya setiap kali akan melalui perlintasan kereta api kurangi kecepatan dan lihat kondisi sekitar dengan memperhatikan kanan dan kiri mobil. Ketika suara siriner dihidupkan berhentilah minimal 25 meter dibelakang palang pintu.Jangan berusaha menerobos kendati Anda yakin dapat sampai ke sebrang rel ketika kereta belum melintas. Sebab sudah dijelaskan tadi bahwa medan magnet dari kereta yang akan melintas dapat merambat bahkan dalam jarak 1 km dari mobil yang melintasi rel.

Gunakan Kecepatan Rendah Setelah Kereta Api Melintas

Kereta api yang baru saja melintas di depan Anda masih meninggalkan sisa residu elektromagnet yang mungkin berpotensi mengacaukan ECU mobil. Jadi melintaslah dengan perlahan. Sesuaikan putaran mesin dan transmisi mobil agar mesin tidak mati tiba-tiba (engine stall).

Baca juga: 7 Penyebab Klaim Asuransi Mobil Ditolak

Temukan Asuransi Mobil Terbaik Anda

Rp

Jangan Panik

Ketiga sudah terlanjut terjebak dan mobil mogok di rel kereta api, yang perlu Anda lakukan adalah jangan panik. Netralkan transmisi keluar dari mobil dan dorong kendaraan Anda menjauhi perlintasan. Selalu disiplin selama berkendara untuk menghindari berbagai resiko kecelakaan.

Itulah beberapa tips mengendarai mobil ketika mendekati perlintasan kereta api khususnya yang sebidang. Selalu beri jarak aman ketika berkendara dan pastikan untuk selalu waspada dan tidak jumawa. Lebih baik lambat asal selamat.

Comments are closed.