Trik Terbiasa Menggunakan Mobil Setir Kiri di Luar Negeri

Mobil

Untuk warga Indonesia memang menggunakan setir kiri dalam mengendarai mobil bukan hal biasa. Butuh adaptasi dan Teknik-teknik jitu agar bisa menyetir mobil dengan baik.

Bagi Anda para pecinta otomotif, tentu sudah tahu bahwa tidak semua mobil memiliki setir di sebelah kanan. Ada beberapa negara di belahan dunia lainnya yang memilih untuk menggunakan setir di sebelah kiri, seperti Kamboja, Myanmar, Laos, Vietnam, Filipina, Korea, Inggris, Amerika, dan beberapa negara lainnya.

Penggunaan setir kanan maupun kiri rupanya memiliki sejarah panjang. Bermula pada akhir tahun 1700-an, ketika kusir di Prancis dan Amerika Serikat mengangkut hasil pertanian menggunakan sado besar yang ditarik oleh beberapa pasang kuda. Sado tersebut tidak memiliki kursi pegemudi. Kusir yang mengendalikan sado duduk di bagian belakang, di sebelah kiri kuda. Tujuannya adalah agar tangannya tetap bisa digunakan untuk bebas mencambuk kuda.

Baca juga: Memperbaiki Pintu Mobil Pentok Tanpa Harus ke Bodi Repair

Secara otomatis, kusir yang duduk di sebelah kiri sado menginginkan orang lain untuk lewat di sisi kirinya juga. Agar kusir tersebut bisa memantau bagian bawah jalan untuk memastikan bahwa tidak ada orang yang celaka terkena roda sadonya. Itu sebabnya mobil dan kendaraan lainnya di sana sampai sekarang tetap berada di sisi kanan jalan, dengan setir yang otomatis berada di sebelah kiri.

Trik Menyetir Mobil Setir Kiri

Untuk mobil di Indonesia, posisi pengemudi berada disebelah kanan dan otomatis posisi setir pun ada di sebelah kanan. Namun, bagaimana jika ingin mengendarai mobil di luar negeri yang menggunakan setir di sebelah kiri? Tidak perlu takut, begini triknya.

Memilih Mobil Matic

fungsi mobil setir kiri

Cara paling aman jika Anda ingin mengendarai mobil di luar negeri yang memiliki stir kiri adalah dengan memilih mobil matic. Hal ini dikarenakan persneling mobil tidak harus sering diubah. Jadi, Anda tidak akan merasa kaku saat mengemudikan mobil di jalanan. Apalagi jika di Indonesia Anda lebih terbiasa menggunakan mobil matic. Jangan coba-coba menggunakan mobil manual di luar negeri.

Lakukan Adaptasi Terlebih Dahulu

Meskipun ada beberapa merek mobil Eropa yang dijual di Indonesia, tetapi belum tentu semua orang bisa menggunakannya. Nah, untuk Anda yang berencana liburan ke Eropa dan ingin menyetir mobil sendiri, sebaliknya lakukan terlebih dahulu adaptasi. Sebab, tidak perlu mengendarai mobil di luar negeri. Mobil teman Anda saja pasti membutuhkan waktu untuk beradaptasi sebelum menggunakannya Kenali mobil yang akan Anda gunakan, hafalkan posisi persneling, posisi pedal gas, dan rem. Beradaptasilah setidaknya 20 menit. Jadi jangan langsung ngegas aja ya.

Mengendarai Pelan-Pelan Saja

Jangan membawa kebiasaan Anda yang sering mengendarai mobil ugal-ugalan di luar negeri. Anda harus ekstra hati-hati karena belum terbiasa untuk mengendarai mobil di jalur berbeda. Perhatikan pejalan kaki, rambu-rambu lalu lintas, dan kemudikan mobil dengan perlahan. Tapi jangan terlalu pelan juga ya, Anda bisa diklakson orang di belakang Anda.

Baca juga: Beli Mobil Keluarga, Berikut 5 Hal yang Harus Dipertimbangkan

Waspada Saat Melewati Bundaran

Melewati bundaran sebenarnya gampang. Nmaun, cukup susah juga kalau Anda menggunakan setir yang di sebelah kiri. Karena itu, berhati-hatilah saat melewati bundaran. Ingat sekarang Anda berada di sisi kiri, jadi jangan sampai Anda salah mengambil jarak saat melewati bundaran.

Sering Perhatikan Kaca Spion

teknik mobil setir kiri

Membiasakan diri dengan spion mobil di luar negeri memang tugas tersulit. Hal ini dikarenakan semuanya terbalik. Kalau Anda memang ragu dengan situasi di belakang mobil, tidak ada salahnya Anda melihat spion sambil membuka kaca mobil. Untuk memastikan Anda tidak salah lihat dengan spion ‘baru’ itu.

Patuhi Lalu Lintas Negara Tersebut

Pada dasarnya setiap negara memilliki aturan lalu lintas yang sama. Namun, ada beberapa yang berbeda. Jadi, sebelum mulai mengendarai mobil di negara orang, sebaiknya ketahui dulu peraturan lalu lintas yang berlaku di negara tersebut.

Luangkan waktu untuk mempelajari undang-undang lalu lintas di negara tempat Anda akan mengemudi. Mengetahui cara mengemudi mobil bukan satu-satunya hal yang dibutuhkan untuk bisa mengemudi di sisi kiri dengan sukses. Pelajari tentang daerah milik jalan, rambu lalu lintas, dan batas kecepatan. Periksa juga apakah ada undang-undang yang harus Anda patuhi meskipun itu tidak berlaku di negara Anda. Contohnya, pengemudi di Prancis diwajibkan oleh hukum untuk mengenakan rompi neon pada malam hari, sedangkan di Jerman kotak P3K harus selalu dibawa dalam kendaraan setiap saat.

Banyak orang merasa sangat terbantu dengan menempelkan post-it atau stiker di kaca jendela yang bertuliskan, “Menyetirlah di sisi kiri”. Dengan cara ini, Anda memiliki pengingat konstan tentang posisi baru Anda di jalan.

Peringatan

mengenal mobil setir kiri

Jika Anda merasa tidak nyaman, jangan mengemudi jarak jauh. Berisetirahatlah dan rencanakan pendekatan Anda dengan bijak atau biarkan orang lain yang menyetir mobil jika memungkinkan. Sambil membiasakan diri dengan cara mengemudi yang baru, jangan ragu untuk berkendara lebih lambat. Kendaraan lain mungkin menempel ketat di belakang Anda. Jadi, tidak ada salahnya untuk sesekali menepikan kendaraan untuk membiarkan mereka lewat terlebih dahulu. Lebih baik membuat beberapa orang marah dan berkendara dengan lambat untuk perjalanan pertama Anda daripada melaju lebih kencang, tetapi tidak dapat mengendalikan mobil dengan baik. Hal ini dapat menyebabkan kecelakaan.

Baca juga: 9 Mobil MPV Murah dan Nyaman untuk Keluarga

Temukan Asuransi Mobil Terbaik Anda

Rp

Comments are closed.