Mobil Tua: Tip Merawatnya Agar Tetap Prima

Mobil

Mobil tua seringkali dianggap sebagai kendaraan yang tidak laik pakai. Padahal, jika dirawat dengan baik, jagoan satu ini akan lebih bernilai dari mobil baru.

Merawat mobil tua memang tidak semudah dan sesederhana mobil keluaran baru. Butuh usaha lebih dan ketelitian yang tinggi agar mobil tersebut dapat digunakan sebagaimana mestinya tanpa mengalami kerusakan yang pada akhirnya membuat pemiliknya kerepotan sendiri.

Nah, jika Anda memiliki mobil keluaran lama dan masih Anda gunakan hingga saat ini, berikut ada tip merawat mobil tua agar tetap prima dan berfungsi dengan baik yang bisa Anda terapkan. Tak perlu berlama-lama, inilah tipnya!

[the_ad id=”41008″]

Tip Merawat Mobil Tua

Jauhkan dari Sinar Matahari

Mobil lawas rentan dengan sinar matahari. Alangkah baiknya jika mobil Anda terhindar langsung dari sinar matahari terutama dalam jangka waktu yang lama.

Jika penyimpanan mobil memang terkena paparan sinar matahari, maka gunakanlah cover mobil yang menutupi semua bagian mobil.

Paparan sinar matahari secara langsung dapat membuat warna mobil menjadi pudar dan lebih mudah karatan. Jadi, usahakan selalu menjauhkan sinar matahari langsung.

Rawat Cat Mobil Tua

Bagian cat mobil merupakan bagian yang paling rentan dengan dunia luar. Seringnya mobil terpapar sinar matahari, terkena hujan, bekas lumpur, dan banyak hal lainnya membuat cat mobil rawan memudar.

Bahkan cat bisa terkelupas dan memperlihatkan tampilan yang buruk pada mobil Anda. Mobil lawas memiliki risiko lebih tinggi berkaitan dengan hal ini. Maka dari itu, lakukanlah perawatan cat mobil. Gunakan cat mobil yang baik dengan ekstra perlindungan dari sinar matahari, hujan, dan juga efek cuaca yang lain. Dijamin, mobil Anda tetap terlihat oke saat mengaspal di jalanan.

Seringlah Mengganti Oli

Seperti namanya, mobil tua membutuhkan perhatian yang lebih daripada mobil baru. Contohnya saja seperti masalah oli, mobil lawas membutuhkan penggantian oli yang lebih sering daripada mobil baru. Mobil tersebut memiliki mesin yang juga sudah ‘berumur’ sehingga kinerja piston sendiri tidak akan sehebat mobil baru.

Penggantian oli yang lebih sering akan memperbaiki kinerja mesin, melumasi bagian mesin sehingga mengurangi gesekan yang tidak perlu. Penggantian oli ini disarankan oleh para ahlinya setiap sudah mencapai 2500 km.

Percantik Dashboard

Mobil tua biasanya memiliki dashboard yang terlihat berantakan. Mungkin ada beberapa bagian yang sudah mengelupas atau sedikit lecet.

Mobil tersebut akan lebih indah jika Anda merawat bagian-bagian tersebut. Perawatannya mulai dari pembesihan dan menutup bagian-bagian yang lecet jika memperbaikinya terlalu mengeluarkan banyak dana.

Menutupnya pun mudah, banyak aksesori yang dapat Anda manfaatkan untuk menjadi perangkat yang dapat memperindah tampilan dashboard Anda. Contohnya saja miniatur mobil atau action figure yang sesuai kesukaan Anda.

Bahkan, banyak sekali yang menjual boneka dashboard yang kepalanya bisa bergoyang yang dapat Anda manfaatkan sebagai penambal bagian-bagian yang lecet pada dashboard. Tambahkan pula pewangi mobil untuk membuat kesan terawat pada mobil Anda.

Berikan Cover pada Jok Mobil

Sama seperti dashboard, bagian jok mobil merupakan bagian yang paling sering mengalami kerusakan parah. Anda sebagai pengendara tentu tidak bisa mencegah tangan-tangan jahil yang merusak bagian jok mobil, bukan?

Langkah untuk mecegah jok asli mobil dari kerusakan adalah dengan menggunakan cover. Selain memberikan proteksi pada jok mobil Anda, cover tambahan ini dapat membuat jok jadi lebih nyaman.

Pilihlah jok mobil yang terbuat dari bahan yang lembut dan nyaman agar Anda merasa lebih betah saat berkendara dengan mobil Anda.

[the_ad id=”41040″]

Periksa AC

Banyak sekali mobil tua yang memiliki masalah dengan AC. Dengan usia yang sudah tua terkadang AC tidak lagi berfungsi dengan semestinya.

Banyak kasus yang terjadi saat menyalakan AC, kondisi di dalam mobil malah menjadi semakin panas. Cegahlah hal ini dengan melakukan perawatan pada kompresor AC. Peremajaan AC juga akan membuat pendingin berfungsi.

Bayangkan saat cuaca panas dan AC mobil Anda tidak berfungsi, tentu Anda akan merasa sangat tidak nyaman dan gerah, kan?

Ganti Timing Belt Secara Berkala

Timing belt sangat berperan penting sebagai sabuk untuk meneruskan putaran pada roda gigi mobil yang berhubungan dengan bagian dalam mesin. Waktu penggantian timing belt biasanya ketika mobil sudah mencapai jarak tempuh 40 ribu km.

Dalam merawat timing belt, Anda perlu melakukan tune up sebulan sekali atau dua bulan sekali agar busi, filter, bahan bakar dan oli dapat bekerja secara maksimal.

Periksa Kabel-Kabel dan Ring

Hal yang dikhawatirkan pada mobil tua adalah kabel-kabel yang mengelupas atau getas. Kabel yang getas akan berakibat pada korsleting sehingga menyebabkan mesin tidak dapat menyala. Selain itu hal yang lebih membahayakan adalah kabel yang terkelupas dapat menyebabkan kebakaran, sehingga kabel yang getas harus cepat diganti.

Ring yang berkarat dan lemah sebaiknya juga segera diganti dengan yang baru karena kondisi ring yang masih bagus akan memperlancar aliran bensin dan meredam suara mesin yang tidak akan menjadi kasar.

[the_ad id=”41044″]

Lakukan Servis Mesin Secara Rutin

Biarpun mobil yang Anda miliki sudah berusia tua, tetapi perawatan mesin harus selalu dilakukan dengan rutin.

Perawatan mesin ini sama seperti perawatan mesin pada mobil baru. Gantilah busi jika sudah tidak berfungsi lagi, selalu lakukan pemeriksaan aki mobil agar tidak kering, begitu juga dengan karburator.

Mesin yang terawat berarti memililki kinerja yang baik dan performanya juga bisa diadu. Bukan berarti karena mobil lawas, maka mobil tersebut tidak bisa diandalkan.

Jika memiliki mobil tua dengan kondisi yang baik, tentu hal tersebut akan menjadi sebuah kebanggan tersendiri bagi pemiliknya. Jadi, rawatlah mobil lawas Anda sebaik mungkin ya!

Comments are closed.