Motor Japstyle, Lahir di Jepang, Tumbuh Subuh di Indonesia

Mobil

Motor Japstyle memiliki tampilan yang menarik serta gagah. Hal ini yang membuat cukup banyak orang ingin memodifikasi motornya menjadi motor kreasi Jepang tersebut.

Bagi sebagian pecinta motor, melihat dan menikmati motornya dalam kondisi standar tidaklah cukup memuaskan. Alasan inilah yang pada akhirnya membuat cukup banyak orang memodifikasi motornya sedemikian rupa agar tampak lebih menarik dan memiliki tarikan yang lebih gahar.

Seiring berjalannya waktu, modifikasi motor pun semakin banyak jenisnya. Namun, dari sekian banyak, yang cukup banyak digemari para penggemar motor modifikasi di Indonesia tak lain adalah Japstyle.

Japstyle merupakan singkatan dari Japanese Style. Ya, model modifikasi ini memang berawal dari negeri sakura. Untuk lebih lengkapnya, mari kita simak sejarah motor Japstyle di bawah ini!

Baca juga: Sebelum Membeli Asuransi Motor, Ketahui Hal Ini!

Sejarah Modifikasi Motor Japstyle dan Awal Mula Masuk ke Indonesia

ragam motor japstyle

Dimulai dari ibukota Jepang, Tokyo, Japstyle mulai dilirik oleh dunia. Alhasil, modifikasi yang juga biasa disebut Bratly Style ini berkembang menjadi berbagai macam aliran, seperti Street Tracker, Flat Tracker, Street Demon, Japaneesse South Carolina, dan juga Cafe Racer.

Ternyata Indonesia juga menjadi salah satu negara yang juga kecanduan dengan modifikasi motor gaya ini. Ya, masuknya Japstyle ke Indonesia dipelopori salah satu bengkel yang ada di Bandung. Yasashi Garage menjadi bengkel pertama yang memperkenalkan Japstyle kepada publik sejak tahun 2004, setelah terinspirasi oleh salah satu majalah modifikasi motor yang ia bawa dari Jepang.

Alhasil, JAP Style pun mewabah di Indonesia, apalagi mengingat kebanyakan kendaraan roda dua di negara kita ini juga merupakan produksi negeri matahari terbit.

Cara Modifikasi Motor Japstyle

Serupa dengan namanya, modifikasi ala Japstyle ini hanya menggunakan motor-motor lama buatan pabrik Jepang. Mulai dari GL Series, CB hingga Astrea 800 pun dapat dimodifikasi dengan gaya Japstyle.

Hal mendasar dari modifikasi Japstyle adalah mengganti rangka motor agar sesuai dengan gaya Japtyle yang terlihat sangat gagah. Setelah itu, lakukan modifikasi pada ban atau lampu depannya yang dibuat bulat. Dari beberapa modifikasi tersebut, motor buatan Jepang yang kelihatan jadul tampak lebih manly saat digunakan  di jalan raya.

Bengkel Spesialis Modifikasi Motor Japanese style dan Sejenisnya

Ada banyak sekali bengkel motor yang dapat menangani atau memodifikasi dengan beragam bentuk, salah satunya Japstyle. Nah, dari sekian banyak, setidaknya bengkel yang tertera di bawah ini merupakan yang banyak direkomendasikan para pecinta motor Japanese style.

Trive Motorcycles

Bengkel yang terletak di Jalan Kemang Timur Raya No 15 C ini tidak mau disebut sebagai bengkel motor, melainkan penjahit. Hal ini dikarenakan motor yang dimodifikasi di bengkel ini dibuat atau dibangun secara hand made. Tangki, stang motor, jok, dan lain-lain,semua dibuat langsung di bengkel ini menyesuaikan kebutuhan dan karakter pemilik motor yang mempercayakan motornya dimodifikasi di bengkel ini.

Untuk memodifikasi motor di sini, pelanggan cukup membawa mesinnya saja. Selanjutanya desain akan dibuatkan khusus, jadi setiap pelanggannya pasti akan mendapatkan motor yang tidak dimiliki oleh orang lainnya.

Sayangnya, jika ingin membuat motor disini, kita harus menunggu sekitar 4 sampai 6 bulan untuk proses pembuataanya. Hal itu dikarenakan motor yang dikerjakan di sini semua modifikasinya dibuat satu per satu sehingga waktu yang dibutuhkan lebih lama.

Untuk melakukan modifikasi dbengkel yang terletak di Kemang ini, Anda harus menyiapkan buget sekitar Rp60 juta hingga Rp80 juta. Memang, harga yang dibanderol untuk memodifikasi motor di bengkel ini terbilang tinggi, tapi soal hasil, tak perlu diragukan kualitasnya.

Baca juga:6 Motor Yamaha Terlaris di Indonesia 2020

Bimo Motorcycles

Bengkel satu ini sudah berdiri sejak 1998. Bengkel bernama Bimo Motorcycles ini terletak di jalan P. Antasari No. 83 B Jakarta Selatan. Berawal dari hobi akan motor besar, Bimo Hendrawan akhirnya membranikan diri untuk membangun bengkelnya.

Pada awalnya, bengkel ini hanya berfokus pada modifikasi Harley Davidson. Tapi, seiring berjalannya waktu dan bermunculan beragam modifikasi motor lain, akhirnya Bimo Motorcycles berani untuk memproklamirkan bahwa bengkel ini dapat memodifikasi beragam jenis motor dan bentuk, salah satunya adalah Japstyle.

mengenal motor japstyle

Tidak hanya membuat, Bimo terkadang memberikan saran untuk setiap pembuatan motor di bengkelnya. Menurutnya, memodifikasi motor bukan hanya perkara uang yang banyak atau dana yang besar saja, tapi tingkat keunikan dan seninya juga harus dipikirkan agar memiliki aura.

Penasaran dengan hasil karya bengkel satu ini? Langsung saja kunjungi bengkelnya. Untuk harga sendiri, Bimo tidak mematok harga yang jelas, karena terpaut dengan bahan dan aksesoris yang harus diimpor.

Central Classic Custom

Bengkel ini berdiri berawal dari bisnis online yang dimulai sejak 2012 oleh Nola Vander. Bahkan, jauh sebelum berbisnis, Nola sudah sejak lama mencintai motor klasik keluaran tahun 1960-1980-an. Nova juga sering mengumpulkan sparepart motor-motor klasik miliknya dari mana saja, baik online maupun offline.

Baca juga: Motor Custom Pabrikan Beserta Harganya, Pilih Mana?

Berawal dari hal tersebut, Nola memulai bisnis jual beli aksesoris dan spare part untuk motor klasik di dunia online. Barulah pada agustus 2016 lalu, Nola memberanikan diri untuk membuat tokonya sekaligus sebagai bengkel. Bengkel yang diberi nama Central Classic Custom ini terletak di  Jl. Bukit Cinere No.58, RW.6, Gandul, Cinere, Kota Depok, Jawa Barat 16514, Indonesia.

Dengan bujet yang minim, Anda dapat membuat motor klasik seperti japstyle, scramble, cafe racer, dan lainnya di bengkel milik Nola ini. Bahkan, modal terkecil yang dibutuhkan untuk “membangun” motor modifikasi di bengkel ini adalah Rp2 juta.

Kalau ingin yang lebih keren lagi, sediakan tambahan Rp1,5 jutaan untuk bisa dapatkan full aksesoris. Terakhir, jika ingin mengganti warna cat, Bengkel milik Nola ini dapat mengerjakannya dengan harga kisaran Rp500 ribu hingga Rp800 ribu.

Mr.Classic

Toko sekaligus bengkel yang berada di daerah Lenteng Agung ini merupakan tempat untuk membuat motor custom gaya klasik, mulai dari cafe Racer, scramble, dan Japstyle.

Mr.Classic sendiri sudah berdiri sejak 2011 sebagai toko aksesoris dan pada 2016 bengkelnya resmi beroperasi. Berawal dari permintaan pelanggannya untuk sekalian membuat bengkel modifikasi motor custom, akhirnya dibuatlah bengkel tersebut.

Untuk membuat motor klasik di Mr.classic, siapkan saja budget sebesar Rp3,2 jutaan mendapatkan desain modifikasi café racer, japstyle, dan sejenisnya. Berminat untuk menyambangi tempat ini? datang saja langsung ke bengkelnya yang berlokasi di Jl. Lenteng Agung Raya No. 71, Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Gator (Galeri Motor)

bengkel motor japanese style

Dari namanya saja sudah cukup nyentrik, Gator atau singkatan dari Galeri Motor ini merupakan bengkel yang dirintis sejak  2010. Awalnya bengkel ini adalah bengkel speda fixie yang sangat terkenal di tahun tersebut pada tahun itu. Namun sejak 4 tahun yang lalu bengkel ini berubah menjadi bengkel motor yang dapat memodifikasi sesuai dengan keingnan pelanggannya.

Berlokasi di jalan Ir H. Juanda Ciputat Raya No 38 A., Tangerang Selatan, Bang Bule, panggilan akrab owner dari Gator mengungkapkan jika tidak punya ide untuk motornya, bengkel ini siap memberikan gambaran model modifikasinya.

Hasil karya Bang Bule kabarnya sangat diminati dan sudah menembus pasar Eropa. Tidak sedikit pelanggannya yang datang dari jauh hanya untuk memodifikasi motornya di Gator

Bagaimana, tertarik untuk menyulap motor klasik Anda menjadi motor Japanese style? Tentunya memiliki motor ini menawarkan prestige tersendiri bagi pemiliknya. Maka dari itu, lengkapi motor Anda dengan proteksi kendaraan dari Futuready agar kendaraan senantiasa aman dan terjamin.

Comments are closed.