Dasar-dasar Nyetir Mobil Bagi Para Pemula

Mobil

Sekarang ini, sudah banyak orang yang bisa nyetir mobil. Namun, jika Anda belum bisa, ikuti saja tip menyetir yang baik dan benar bagi pemula.

Bagi Anda yang belum bisa mengendarai mobil, tentu Anda ingin bisa mengendarai kendaraan roda empat laiknya kebanyakan orang, atau bahkan orang terdekat Anda. Memang, belajar nyetir mobil tidaklah mudah, tapi juga tidak sulit. Ada hal-hal yang perlu Anda pelajari bila ingin nyetir mobil dengan mahir.

Sebelum membahas terlalu jauh seputar cara nyetir mobil, sebaiknya Anda pahami dulu dasar-dasar nyetir mobil yang baik dan benar di bawah ini!

Dasar-dasar Nyetir Mobil yang Baik dan Benar

Memasuki Mobil dalam Keadaan Datar

Dalam mengendarai mobil masuklah dalam posisi yang datar lalu kaitkan sabuk pengaman supaya perjalanan Anda lebih aman. Saat posisi mobil dalam bidang yang datar maka akan lebih mudah mobil untuk melaju, selain itu keberadaan sabuk pengaman tidak hanya berfungsi untuk menambah rasa aman selama perjalanan.

Akan tetapi saat menggunakan sabuk pengaman, lalu membuka kaca samping mobil maka akan terdengar suara mesin mobil yang lebih jelas, dengan demikian maka Anda dapat memperkirakan kapan waktunya mulai memasukkan gigi.

Atur Posisi Tempat Duduk yang Nyaman

Saat Anda ingin memulai mengendarai mobil maka tempat duduknya harus diatur terlebih dahulu agar nyaman dan perjalanan terasa menyenangkan. Tempat duduk nantinya akan berpengaruh terhadap kaki dalam menginjakkan rem, kopling, dan gas. Saat mengaplikasikan pedal yang ada di posisi kaki kanan, kiri, dan tengah pastikan Anda dapat menginjak sepenuhnya supaya perjalanannya selamat.

Kenali Semua Pedal yang Ada pada Mobil

Mengenali cara dan fungsi dari masing-masing pedal yang ada pada mobil harus dilakukan oleh pengendara. Pedal yang berada di kaki kiri atau sebelah kiri merupakan pedal untuk kopling, sementara pedal yang berada di tengah berfungsi sebagai rem, dan pedal yang berada di sebelah kanan adalah pedal gas. Saat Anda telah mengetahui fungsi dan keberadaan masing-masing pedal maka mengendarai mobil manual akan terasa sangat mudah.

Menguasai Kopling

Kopling mobil berfungsi untuk memutuskan putaran roda dan putaran mesin yang saling berhubungan, selain itu kopling juga digunakan untuk mengubah gigi baik ingin menambah atau mengurangi gigi tanpa merusak roda gigi dari masing-masing gigi transmisi. Perlu diperhatikan, saat Anda mengurangi atau menambah gigi maka harus menginjak pedal kopling. Jadi, hal pokok yang terdapat pada mobil manual adalah perputaran mesin mobil, transmisi, kopling, dan roda mobil.

Meskipun mobil belum berjalan sebenarnya mesin mobil telah mengalami putaran, akan tetapi karena putaran yang terjadi belum dapat terhubung dengan roda sehingga roda tidak dapat bergerak. Oleh karena itu, untuk menghubungkan roda ke putaran mesin harus dilalui dari rangkaian kopling yang ada pada mobil. Saat persneling terhubung di posisi 1,2,3,4,5 dan R maka mesin dapat berputar, kopling dan roda juga akan terhubung, pastikan kopling tidak ditekan. Sementara putaran mesin, kopling, dan roda yang tidak terhubung lantaran posisinya berada di posisi Normal (N).

Mengoperasikan Pedal dengan Baik

Mengoperasikan pedal harus dilakukan dengan konsentrasi penuh, terlebih saat mengingat jarak ayunan pedal, jarak pedal rem dan pedal gas. Saat mengemudi mobil manual pastikan Anda terbiasa melepas pedal kopling secara perlahan dan teratur.

Tuas Transmisi dalam Posisi Netral (N)

Sebelum mobil menyala maka pastikan tuas dalam posisi Netral (N). Tuas transmisi berfungsi untuk menambah atau mengurangi, saat ingin menambah gigi usahakan pedal telah terinjak penuh. Jika ingin memindah tuas transmisi maka harus dilakukan dengan hati-hati.

Nyalakan Mesin Mobil

Cara menyalakan mesin mobil dengan distarter yang ada pada kunci mobil, pastikan Anda juga menginjak pedal kopling secara penuh. Ketika mesin telah menyala maka lepaskan pedal kopling. Sementara tuas transmisi masih dalam posisi Netral (N).

Injak Kopling Secara Penuh

Cara terbaik dalam mengingat jarak dari ayunan pedal kopling, rem, dan gas adalah dengan menginjak kopling secara penuh dan ditahan. Lalu lepas pedal kopling secara perlahan dan teratur agar terdengar suara mesin saat mulai turun. Setelah itu Anda dapat melakukannya dengan menginjak pedal kopling berulang-ulang supaya lebih mudah dalam mengenali suara mesin mobil.

Temukan Asuransi Mobil Terbaik Anda

Rp

Jalankan Mobil dengan Hati-hati

Saat ingin mulai menjalankan mobil maka secara perlahan angkat kaki Anda yang ada di posisi kopling sampai putaran mesin menurun. Setelah itu injak pedal gas dengan hati-hati. Posisi mobil saat ini sudah berjalan, langkah selanjutnya Anda hanya perlu menyeimbangkan antara gas dengan kopling.

Cara menyeimbangkannya dengan latihan berkali-kali supaya tekanan saat menginjak gas dan melepas kopling dapat dilakukan dengan baik. Sekarang Anda harus lebih berkonsentrasi dan waspada terhadap rem tangan saat harus berhenti dalam keadaan tak terduga atau mendadak. Umumnya, orang saat menghentikan mobil maka akan melepas pedal kopling dengan sangat cepat, namun yang ada justru mesin mobil langsung dalam keadaan mati.

Perputaran mesin mobil secara berlebihan saat kopling diinjak maka bisa menyebabkan kopling mudah aus, selain itu juga akan mengeluarkan asap-asap seperti terbakar.

Memindahkan Tuas Transmisi

Cara belajar mobil manual membutuhkan pengetahuan yang lebih mendetail khususnya terkait dengan tuas gigi. Saat mesin telah menyala dan suara stabil maka pindahkan tuas transmisi dari posisi Netral (N) ke posisi gigi 1. Letak posisi gigi 1 berada di tuas transmisi bagian atas, tidak perlu khawatir karena di mobil manual juga sudah terdapat tulisan ataupun gambar dari masing-masing posisi gigi.

Sekarang saatnya mulai menjalankan mobil dengan cara menginjak kopling secara penuh, pindahkan persneling di gigi satu, kaki sebelah kanan berada di posisi gas, angkatlah kopling secara perlahan sampai mobil bergerak setelah itu Anda dapat mengangkat kopling dengan penuh hingga mobil berjalan. Saat mobil sudah berjalan maka bisa menambahkan gas dengan menginjak gas dengan pelan-pelan, saat ingin mengurangi kecepatan maka bisa angkat kaki yang berada di posisi gas secara perlahan.

Ketika mobil sudah stabil maka tambahkan gigi menjadi gigi dua, dengan memperhatikan indikator yang terdapat pada RPM mesin. Jika telah melewati angka 2 artinya melebihi 2.000 kali putaran dalam menit sehingga Anda sudah bisa menambahkan gigi 2.

Lalu, angkat gas dengan penuh supaya putaran mesin menurun setelah itu injak kopling secara penuh dan pindahkan pada persneling gigi 2. Angkat kopling perlahan hingga setengah, kemudian injak gas secara hati-hati bersamaan dengan saat mengangkat kopling hingga terangkat penuh.

Kenali Suara Mesin

Dalam mengenali suara mesin dapat dilakukan dengan menginjak pedal kopling secara penuh. Lalu, angkat kaki dengan hati-hati hingga terdengar suara mesin mobil Anda turun. Lalu jalankan mobil secara hati-hati dengan mengangkat kaki yang ada di pedal kopling dan injak gas dengan perlahan.

Bagaimana, tidak sulit bukan belajar nyetir mobil? Terapkan saja poin-poin di atas saat Anda belajar nyetir. Semoga cepat mahir ya!

Comments are closed.