Sebelum Beli Mobil, Ketahui Beda OTR dengan Off The Road

Mobil

Saat ingin membeli mobil, cara apa yang biasa Anda ambil: OTR atau Off The Road? Tahukah Anda perbedaan keduanya?

Hanya sedikit yang tahu perbedaan antara OTR dengan off the road. Mungkin saja jika semakin banyak yang tahu perbedaan tersebut, orang akan berani membeli mobil baru meskipun bujet kecil.

Kebanyakan orang pergi ke diler untuk membeli mobil  baru. Dan mereka membeli dengan cara OTR. Apa itu? Ini kepanjangan dari on the road. Padahal, ada cara yang jauh lebih murah, yaitu off the road.

Meskipun demikian, bukan berarti Anda sebaiknya membeli mobil dengan cara off the road. Tidak harus seperti itu. Ada hal yang perlu Anda ketahui jika Anda membeli mobil dengan cara ini.

Alangkah bijak jika Anda ketahui dulu apa perbedaan antara kedua cara ini.

Baca juga: Potensi Untung-Rugi Kredit Mobil untuk Taksi Online

Beberapa Hal yang Membedakan Antara OTR dan Off The Road

Mungkin Anda salah satu orang yang asing ketika mendengar istilah OTR dan off the road. Maka dari itu, ketahui dulu apa perbedaannya.

OTR atau on the road adalah cara pembelian mobil yang paling banyak orang lakukan. Mereka datang ke diler lalu beli. Mereka bisa langsung bawa mobil pulang. Masalah surat-surat kendaraan, pihak diler yang bertanggung jawab.

Anda hanya perlu menunggu. Mobil  yang Anda beli belum memiliki surat-surat serta plat. Maka dari itu, Anda tidak bisa mengendarai mobil  tersebut di jalan raya. Anda harus tunggu beberapa hari. Terkadang, Anda harus menunggu hingga 2-4 minggu. Ini tergantung pihak diler.

Lalu, bagaimana dengan off the road? Anda datang ke bengkel dan surat-surat kendaraan Anda sendiri yang urus.

Wah, ribet ya. Kelihatannya memang ribet. Akan tetapi, ada kelebihannya jika Anda memilih cara ini. Ketika Anda membeli mobil dengan cara OTR, itu artinya uang yang Anda berikan ke diler termasuk biaya untuk mengurus surat-surat.

Sementara itu, jika Anda membeli secara off the road, harganya kendaraan lebih murah. Kenapa? Anda tidak perlu memberikan uang untuk mengurus surat-surat tersebut.

Jadi, jelas kan mengapa mobil  yang dibeli dengan cara off the road itu lebih murah?

Meski Lebih Ribet, Banyak yang Memilih Off The Road

Dari penjelasan di atas, Anda mungkin langsung bisa membuat kesimpulan. Lebih menguntungkan membeli mobil dengan cara off the road daripada OTR.

Mereka yang menggunakan cara off the road bukan hanya mereka yang ingin beli mobil dengan harga murah. Tidak hanya itu. Terkadang ada kendaraan bermotor yang di daerah di mana mereka tinggal harus inden. Padahal, mereka ingin sekali segera memiliki kendaraan tersebut.

Akhirnya, mereka rela pergi ke kota lain di mana mereka bisa membeli kendaraan impian tersebut tanpa harus inden. Dan karena mereka ingin plat nomor mobil sesuai dengan tempat mereka tinggal, otomatis mereka beli secara off the road.

Jika itu alasannya, banyak orang yang rela sedikit lebih ribet untuk beli mobil dengan cara ini. Jadi, bukan hanya karena harganya lebih murah tapi juga alasan lain.

Bagaimana dengan Anda? Apa tetap merasa lebih enak beli mobil OTR atau off the road?

Langkah-Langkah Mengurus STNK dan BPKB Sendiri

Jika Anda beli mobil secara off the road, otomatis Anda harus mengurus surat-surat kendaraan sendiri. Apakah sulit? Sebenarnya tidak. Anda hanya perlu menyediakan sedikit waktu dan tenaga.

Berikut ini langkah-langkah yang perlu Anda lakukan:

Datang ke Samsat

Hal pertama yang harus Anda lakukan adalah pergi ke Samsat. Di Samsat, silakan Anda temui petugas. Katakan bahwa Anda ingin melakukan registrasi kendaraan baru.

Biasanya, Samsat memiliki ruangan dan petugas khusus yang mengurus registrasi kendaraan baru. Petugas tersebut khusus agar prosesnya lebih cepat mengingat di Samsat sedikit yang mengurus registrasi kendaraan baru sendiri.

Baca juga: Samsat Online Jakarta Bisa Melayani Berbagai Wilayah

Siapkan Dokumen

Dokuman apa yang perlu Anda siapkan?

  • Faktur asli.
  • Fotokopi faktur.
  • Fotokopi KTP sesuai dengan faktur.

Dokumen tersebut sebaiknya Anda masukkan ke dalam map. Lalu serahkan pada petugas registrasi kendaraan baru di Samsat.

Bayar Biaya Formulir

Biayanya bisa berbeda-beda. Tergantung di mana Anda tinggal. Biasanya, biayanya sekitar Rp160.000. Sekali lagi, biaya ini berbeda di setiap tempat atau kota.

Cek Fisik Kendaraan

Setelah melakukan registrasi, maka Anda akan diminta untuk membawa kendaraan ke petugas untuk cek fisik kendaraan. Biasanya, cek fisik ini biayanya Rp40.000 hingga Rp50.000. Seperti hanya biaya formulir, biaya ini berbeda-beda tergantung kota di mana Anda tinggal.

Mengambil Nomor Registrasi BPKB

Biasanya, ada Samsat yang sudah terintegrasi. Artinya, Anda bisa mengambil nomor registrasi BPKB kendaraan di Samsat tersebut.

Baca juga: Simulasi Perhitungan dan Biaya Asuransi Mobil di Futuready

Temukan Asuransi Mobil Terbaik Anda

Rp

Bayar Pajak

Jika Anda sudah membawa semua dokumen termasuk sudah mendapatkan nomor registrasi BPKB, Anda tinggal bayar pajak kendaraan. Serahkan semua dokumen lalu Anda akan diberitahu berapa pajak yang harus Anda bayar.

Anda tunggu saja setelah pembayaran dan surat serta plat nomor akan segera Anda dapatkan.

Mengurus surat kendaraan sendiri, menurut Anda mudah atau ribet?

Banyak yang tidak mau melakukan hal ini. Alasannya klasik. Mereka tidak punya waktu untuk mengurus semua itu. Belum lagi ada ketakukan jika justru biayanya jauh lebih mahal dibandingkan jika dibuatkan oleh diler.

Itulah mengapa lebih banyak orang yang memilih beli mobil dengan cara OTR. Mereka tidak mau tahu, yang penting sudah bayar dan mobil bisa segera mereka gunakan.

Bagaimana menurut Anda?

Comments are closed.