Pahami Lebih dalam Seputar SIM Keliling

Mobil

Layanan SIM Keliling merupakan layanan yang disediakan Polri untuk memperpanjang masa berlaku SIM. Jadi, tak perlu lagi buang waktu untuk datang ke Samsat.

Bagi siapa saja yang sudah berusia di atas 17 tahun dan aktif menggunakan kendaraan bermotor, salah satu hal yang wajib dimiliki oleh orang tersebut tak lain adalah Surat Izin Mengemudi atau biasa disingkat SIM. SIM merupakan bukti registrasi dan identifikasi yang diberikan oleh Polri kepada seseorang yang telah memenuhi persyaratan administrasi, sehat jasmani dan rohani, memahami peraturan lalu lintas, dan terampil mengemudikan kendaraan bermotor. Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor di jalan wajib memiliki Surat Izin Mengemudi sesuai dengan jenis Kendaraan Bermotor yang dikemudikan.

Peraturan perundang-undangan terbaru adalah Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 yang menggantikan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 1992. UU No. 14 Tahun 1992 telah dicabut dan dinyatakan tidak berlaku, tetapi Peraturan Pemerintah Nomor 44 Tahun 1993 yang menjelaskan UU No. 14 Tahun 1992 dinyatakan tetap berlaku sepanjang tidak bertentangan atau belum diganti dengan yang baru berdasarkan UU No. 22 Tahun 2009.

Awalnya, jenis SIM hanya ada SIM A, B dan C saja, sebelum kemudian diberlakukan aturan baru dengan dibuat SIM D dengan golongan D2 untuk penyandang cacat (disabilitas) roda empat, lalu golongan SIM C dibagi menjadi tiga menurut kapasitas mesin yang digunakan yaitu C, C1, dan C2.

Baca juga: Ini Penjelasan Mengenai Pajak Progresif

Golongan SIM

Surat Izin Mengemudi di tanah air dibedakan menjadi dua golongan, yakni SIM perseorangan dan SIM umum. Keduanya memiliki fungsi dan syarat pembuatan yang berbeda. Mari kita simak bersama di bawah ini!

SIM Perseorangan

Golongan SIM berdasarkan Pasal 80 UU No. 22 Tahun 2009 yaitu:

  1. SIM A, untuk mengemudikan mobil penumpang dan barang perseorangan dengan jumlah berat yang diperbolehkan tidak melebihi 3.500 kg.
  2. SIM B1, untuk mengemudikan mobil penumpang dan barang perseorangan dengan jumlah berat yang diperbolehkan lebih dari 3.500 kg.
  3. SIM B2, untuk mengemudikan kendaraan alat berat, kendaraan penarik, atau kendaraan bermotor dengan menarik kereta tempelan atau gandengan perseorangan dengan berat yang diperbolehkan untuk kereta tempelan atau gandengan lebih dari 1.000 kg.
  4. SIM C, untuk mengemudikan Sepeda Motor.
  5. SIM D, untuk mengemudikan kendaraan khusus bagi penyandang cacat.

SIM Umum

Golongan SIM Umum berdasarkan Pasal 82 UU No. 22 Tahun 2009 yaitu:

  1. SIM A Umum, untuk mengemudikan kendaraan bermotor umum dan barang dengan jumlah berat yang diperbolehkan tidak melebihi 3.500 kg.
  2. SIM B1 Umum, untuk mengemudikan mobil penumpang dan barang umum dengan jumlah berat yang diperbolehkan lebih dari 3.500 kg.
  3. SIM B2 Umum, untuk mengemudikan kendaraan penarik atau kendaraan Bermotor dengan menarik kereta tempelan atau gandengan dengan berat yang diperbolehkan untuk kereta tempelan atau gandengan lebih dari 1.000 kg.

Baca juga: Sudah Tahu Apa Itu Pemeriksaan Pajak?

SIM Keliling

Mungkin sebagian besar dari Anda tahu bahwa untuk mengurus atau perpanjang SIM, kita perlu datang ke Samsat terdekat dengan tempat tinggal kita. Tapi, seiring berjalannya waktu, Polri pun memberikan kemudahan bagi para pemilik SIM untuk dapat memperpanjang masa berlakunya tanpa perlu datang ke Samsat, cukup datang ke mobil SIM Keliling.

Sebagaimana namanya, layanan ini memungkinkan Anda untuk melakukan perpanjangan SIM di lokasi-lokasi tertentu di ibu kota yang telah ditetapkan oleh pihak yang berwenang. Anda tidak perlu membuang sejumlah waktu dengan mendatangi kantor Samsat dan melakukan perpanjangan SIM di sana sebab mobil-mobil khusus untuk perpanjangan SIM ini bisa Anda temukan pada titik-titik tertentu yang dekat dengan lokasi Anda.

Baca juga: Samsat Online Jakarta Bisa Melayani Berbagai Wilayah

Namun, layanan ini hanya berlaku untuk perpanjangan SIM saja, sedangkan untuk layanan pembuatan SIM yang baru, tetap harus dilakukan di kantor Samsat yang telah ditentukan. Meski begitu, layanan SIM keliling ini dianggap sangat membantu dan menghemat banyak waktu, terutama oleh mereka yang berada cukup jauh dari lokasi kantor Samsat.

Ketentuan Khusus SIM Keliling

Di dalam layanan SIM keliling, tidak semua SIM bisa diperpanjang sebagaimana yang bisa dilakukan di kantor Samsat. Berikut ini adalah ketentuan khusus perpanjangan SIM yang bisa dilakukan di layanan SIM keliling:

  1. Perpanjangan SIM yang bisa dilakukan hanya terbatas pada SIM motor (C) dan juga SIM mobil (A), sedangkan untuk SIM lainnya harus dilakukan secara langsung di kantor Samsat.
  2. Proses perpanjangan di layanan SIM keliling bisa dilakukan sebelum masa berlaku SIM habis, hingga masa tenggang SIM yang mencapai 14 hari.
  3. SIM yang bisa diproses masa perpanjangannya di layanan SIM keliling adalah SIM dengan masa berlaku yang telah habis maksimal selama tiga bulan saja (terhitung sejak tanggal masa berlaku habis), sedangkan untuk masa berlaku lebih daripada itu, perpanjangannya harus dilakukan secara langsung ke kantor Samsat.

Temukan Asuransi Mobil Terbaik Anda

Rp

Prosedur Perpanjang Masa Berlaku

Sebagaimana proses perpanjangan SIM di kantor Samsat, layanan SIM keliling juga menerapkan sejumlah proses yang wajib dilalui oleh peserta yang akan melakukan perpanjangan SIM mereka di sana. Berikut ini adalah cara melakukan perpanjangan SIM di layanan SIM keliling:

  1. Datangi mobil khusus layanan SIM keliling terdekat. Hal ini bisa dilakukan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan oleh mereka, sebab bisa saja layanan tersebut hanya ada pada hari-hari tertentu saja di lokasi yang bersangkutan.
  2. Antre untuk mendapatkan formulir permohonan SIM.
  3. Mengisi formulir permohonan dengan data diri yang lengkap dan benar, dan jangan lupa untuk membubuhkan tanda tangan pada kolom yang tersedia di sana.
  4. Setelah semua kolom yang tersedia terisi dengan benar, lengkapi formulir tersebut dengan melampirkan data pendukung yang dibutuhkan, antara lain: SIM lama, fotokopi SIM, dan KTP.
  5. Tunggu giliran untuk melakukan proses selanjutnya. Ini akan sangat tergantung pada jumlah pemohon di sana, semakin banyak jumlahnya, maka akan semakin lama proses menunggu yang dibutuhkan.
  6. Setelah dipanggil oleh petugas, akan dilakukan penyamaan data diri dengan data pada formulir yang telah diisi, pemindaian sidik jari dan juga tanda tangan.
  7. Selanjutnya proses menunggu SIM tersebut selesai dicetak, dan semua proses ini  berlangsung di dalam kendaraan layanan SIM keliling, termasuk proses pembayaran sejumlah biaya yang akan dibutuhkan.

Sekarang, Anda tak perlu lagi menghabiskan waktu untuk datang ke Samsat hanya untuk perpanjang masa berlaku SIM Anda. Cukup datangi SIM Keliling di dekat tempat tinggal Anda, semua urusan perpanjangan masa berlaku SIM pun jadi lebih mudah.

Comments are closed.